"Alva? ..." Panggil Sania membuka pintu kamar sang putra, kamarnya sepi dan rapi, ia lupa putranya rekreasi hari ini, padahal semalam ia yg mengantar anak itu dan Dela, berangkat rekreasi berkumpul di sekolahnya.
Study tour akhir sebelum ujian kelulusan, yap benar, kelulusan Alva tinggal menghitung bulan, dan study tour itu memakan waktu tiga hari tiga malam di hitung dari semalam.
"Nyariin siapa kamu?" Tanya Ayu terkekeh melihat Sania di depan pintu kamar Alva yg terbuka,
Sania ikut terkekeh, "Aku lupa kalau Alva rekreasi hari ini,"
"Makanya ni anak tumben banget nggak turun-turun, ternyata akunya yg lupa dia rekreasi hari ini." Ujar Sania lagi dengan kekehannya.
Ayu menggeleng-gelengkan kepala, lalu mengajak Sania turun, Rere sudah menunggu di bawah setelah menyiapkan makanan bersama kakaknya.
"Sepi banget gak ada dua tuyul itu." Ujar Rere
Ayu tertawa menanggapi, "Yg bikin rame itu Alva, banyak celotehnya, Dela mah banyak diemnya, ngikutin obrolan."
"Ini misal kita nggak disini, kasian kak Sania sendirian di rumah, plonga-plongo gak ada Alva." Ujar Rere
Sania tertawa, "Udah pernah, waktu dia SMP kemaren kan juga study tour ke jogja dua hari satu malam, bener-bener sepi banget rumah,"
"Pulang-pulang anaknya tepar, kecapekan." Ujar Sania lagi dengan kekehan.
"Sama kayak kamu dulu, Rere sama Dela juga, study tour nya sehari, teparnya dua hari." Ujar Ayu di sambut kekehan kedua putrinya.
Hingga sampai di hari ketiga, kini anak-anak itu sedang perjalanan pulang dari Disneyland sebagai tujuan akhir dari study tour, banyak tawa bahagia terkuar di dalam tiga bus itu, walau badan di sertai pegal-pegal, dan beberapa teman yg mabuk kendaraan, tapi tawa bahagia tidak dapat di elakkan.
"Sayang banget tadi lu gak nyobain seafood nya disana, padahal enak banget walau agak mehong, tapi worth it!"
"Iya, anjir. Empat ratus ribu lewat, tapi perut kenyang, lidah puas, hati seneng, mantap jiwa!"
"Kalian jangan gitu lah, kan gw nyesel pengen balik kesana!" Ujar Alva, masalah makanan, dia paling lihai untuk mencicipi.
"Lu sih, Va. Ngejar motret, jadi gak bisa cobain makanan khas sana kan." Ujar Rendi menyahut di belakang kursinya,
"Buat kenangan anjir, Ren. Di abadiin, tanda gw pernah kesana."
"Kapan lagi kita bisa ke Disneyland. Jarang-jarang program sekolah berani bawa siswanya kesana, kalo bukan karna study tour juga gw yakin kita gak akan pernah kesana." Ujar Alva (Anggap saja di indo ada Disneyland 🗿)
"Ya, bener sih." Sahut Rendi di belakang
"Va, coba lihat foto lu yg di depan castil Slytherin." Ujar teman di sebelahnya,
"Slytherin ndasmu! Hogwarts castil anjir, Slytherin itu nama tim, sama kayak pasukan pengintai, pasukan polisi, pasukan penjaga kalo di Attack on titan." Ujar Alva
"Ya, intinya itulah, mana coba lihat."
"Ada gw post di Ig gw, cek." Ujar anak itu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.