20. ayah???

194 41 11
                                        

"Malam ini kita ngobrolin mantan."

Elang yang baru duduk diatas kasur terkejut. Natap istrinya yang lagi pasang muka serius.

Ini malam ke 15 mereka di Padang, keduanya menjalani dan menikmati masa-masa berduaan sebagai sepasang suami-istri.

Hari-hari nya begitu, kadang masih canggung, tapi juga beberapa sifat asli keduanya udah mulai keluar.

Seperti Mawar misalnya yang sering random dan suka banget nyanyi 24/7. Sedangkan Elang yang ternyata lumayan serem kalo lagi pundung.

Perkenalan kemarin sebelum mereka menikah juga gak bisa disebut 'pacaran' karena Elang apalagi Mawar gak pernah nembak. Jadi maklumi saja kalo sifat-sifat asli itu baru ketahuan setelah menikah kurang lebih 2 mingguan ini.

Setiap hari juga Mawar bakal masakin sarapan buat Elang, buatin Elang kopi dan bekal. Walaupun skill memasaknya ngga yang jago banget, tapi Elang selalu puji dan habisin makanan yang Mawar masak.

Bikin Mawar jadi semangat buat belajar masaknya.

Nah terus malamnya setelah Elang pulang kerja, keduanya bakal quality time. Ngobrol sambil nonton kadang, atau sesekali keluar kalo weekend.

Kaya sekarang, ketika Elang selesai mandi dan bersiap untuk ngobrol sama Mawar sebelum tidur seperti biasanya, padahal biasanya mereka cuma cerita-cerita tentang kegiatan keseharian mereka, keluarga dan teman.

Tapi Malam ini Mawar malah pengen nyoba cari topik keramat. Nyeritain mantan.

"Sayang, mantan itu masa lalu... Gak usah bahas-bahas yaa." Balas Elang, tersenyum minta pengertian ke istrinya.

Sementara Mawar malah bersidekap, "Kenapa? Kan cuma pengen tauu aja. Misalkan nanti ada yang ngaku-ngaku mantan kamu kan aku jadi bisa tauuu." Kata Mawar dan emang ada benernya sih.

Elang jadi berpikir ulang, dan pada akhirnya laki-laki itu menghela nafas. "Kamu percaya ga kalo mantan ku cuman satu?."

Gak perlu nunggu jawaban, karena respon mulut Mawar yang mengaga dan bola mata perempuan itu yang mau hampir keluar udah menjawabnya.

"Gak mungkin!." Katanya.

"Bohong kan?? Pasti banyak yang nembak kamu!." Lanjut Mawar, matanya memicing.

Elang menampilkan wajah sombongnya, dan ini merupakan sifat yang baru Mawar tau. Ternyata Elang orangnya gak se kaku itu, dan malah pede parah.

"Iya memang banyak yang nyatain perasaannya ke aku, aku kalo valentine juga paling banyak dapet coklat." Ujarnya

"Nah kan terus kenapa bisa mantannya cuman satu? Jangan-jangan kamu..." Mawar gak mau nerusin prasangkanya.

"Aku kenapa? Gay?." Tanya Elang, berpikir kalau itulah yang Mawar pikirkan.

"Bukan aku yang ngomong ya." Kata Mawar yang ngebuat Elang ketawa.

"Ngga lah sayang, aku cuman punya mantan satu ya karena waktu itu gak tertarik aja buat pacaran."

"Jadi kamu tolak semua cewek yang nembak kamu?." Tanya Mawar yang diangguki Elang.

"Brengsek..." Lanjutnya.

Elang malah terkekeh, menarik Mawar lebih dekat dan mendekapnya.

"Daripada aku respon mereka, terus merekanya berharap kan malah lebih kejam. Jadi ya udah waktu itu seringnya aku tolak langsung, tapi baik-baik kok... Aku juga bilang makasih ke mereka." Kata Elang, menjelaskan.

Mawar cuma berdehem, terus menatap Elang dari samping. "Terus mantan kamu tuh gimana? Siapa yang nembak duluan? Jangan-jangan kayak yang di film-film? Kamu dikejar-kejar banyak cewek, tapi kamunya ngejar-ngejar satu cewek?."

nikah randomCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang