Q: 5SOS or ATL?
Me: Issues. hAhAhA
___________________
Ashton, Calum, Bella dan Victor segera berangkat ke rumah sakit karena panggilan Luke yang sudah mereka terima. Ketika mereka sampai kesana, yang dilihatnya hanyalah Luke, Chrissy, Mandy, Abe, Sarah dan Acher yang menunggu di depan ICU.
"Michael kritis." Ucap Luke ketika teman-teman bersama anaknya datang mendekat.
"Kritis? Apa yang terjadi? Kenapa wajahmu bisa babak belur begitu? Wajahmu membengkak seperti habis disengat seratus lebah Luke. Astaga! Kau menggganggu sarang lebah ya? Kemudian mereka mengejarmu dan menyengatmu sampai seperti ini." Ashton menghujani Luke dengan pertanyaan-pertanyaannya.
"Tidak papa." Ucap Luke menenangkan agar Ashton tak mencemaskannya.
"Kau berhutang cerita pada kami Luke." Kali ini Calum.
Luke, pria yang sudah mendapat peringatan dari agen zero dan agen B tentang apa yang sebenarnya terjadi dan semuanya, hanya bisa diam. Ia telah mendapat peringatan keras untuk tidak membocorkannya pada orang awam.
"Tidak ada yang terjadi, kami kecelakaan sebelum menjemput Mandy." Ucap Luke dengan senyum palsu kemudian menoleh ke arah gadis kecil yang menangis dalam pelukan ibunya tersebut.
"Abe kau selamat!" Bella yang melihat sahabatnya berdiri bersama Sarah segera menghambur untuk memeluknya reflek.
Abe sempat kaget kenapa tiba-tiba Bella memeluknya, ia terdiam beberapa saat tapi akhirnya ia membalas pelukan erat itu dengan senyuman yang mengembang.
"Hm." Dehamnya seraya mengeratkan pelukannya pada Bella.
Victor yang melihat kedua sahabatnya berpelukan pun ikut bergabung dalam pelukan itu. "Gue suka moment begini!"
Ketiganya berpelukan dengan suka cita.
Chrissy tersenyum menatap Abe dan kedua temannya. Ia lalu melirik Acher dan Sarah yang berjalan menuju daddy mereka. "Daddy I miss you!" ungkap keduanya kemudian memeluk Ashton bersamaan.
Ashton membalas pelukan kedua anaknya hangat. Tak lupa menciumi kening masing-masing anaknya. Membuat Calum kemudian menyeletuk, "Gigi sama Victoria lagi ngapain ya sekarang?"
Luke yang mendengarnya kemudian menyahut. "Lagi dengerin pillow talk terus joget-joget." Cibirnya yang langsung disusul death glare dari Calum.
Agen zero, yang juga merupakan dokter yang mengurusi Michael keluar dari ICU. Ia masih menggunakan masker dan pakaian steril dan hanya memanggil Chrissy, Abe dan Mandy untuk masuk.
Chrissy dengan perasaan gundah, ingin menangis, takut kehilangan segera masuk ke dalam diikuti kedua anaknya. Mereka memakai pakaian steril ketika masuk. Dilihatnya sang suami masih tak sadarkan diri di dalam sana dengan alat bantu yang terpasang di sekujur tubuhnya.
"Keadaannya sudah stabil. Dia kehilangan banyak darah. Tapi sudah tidak papa sekarang. Tinggal menunggunya sadar dari obat bius." Ucap agen zero pada Chrissy.
Rasa lega luar biasa merayapi hati wanita itu. Ia menangis bahagia ketika mengetahui Michael akan baik-baik saja. "Syukurlah.." ucapnya lirih.
"Chrissy, ada yang perlu ku tanyakan padamu. Ini penting sekali."
Chrissy menatap agen zero dengan tatapan penuh tanya, menerka-nerka apa yang akan dikatakan oleh wanita hebat di depannya ini.
"Apakah ginjal Michael hanya tinggal tersisa satu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Safety Pin [Cliffostanza]
FanfictionDimana Chrissy Costanza telah resmi menjadi Chrissy Clifford dan juga seorang ibu dari anak-anak Michael. Copyright © 2016 Todos los Derechos Reservados por: JOSIE
![Safety Pin [Cliffostanza]](https://img.wattpad.com/cover/71030838-64-k193944.jpg)