Yang jadi nino dia aja ya,, nemu di foldernya yang itu, kalo ga setuju ga maksa kok, terserah kalian mau berimajinasi siapapun..
Terus enjoy ceritaku yaa...
---
"si dianna mana sih, katanya jam 4"
"iya ih,, apa dia lupa sama janji dia dateng sejam sebelum mereka dateng?"
Adhi dan nino memang datang tepat jam 4 sore bersamaan. Tapi dianna tak kunjung datang, padahal sudah jam 4 lebih 15 menit.
Penasaran gak, kenapa mereka berdua bisa dateng bareng? Nanti aja ya bahasnya, hehe
Denting bel pun berbunyi, pertanda seseorang baru masuk ke kafe itu. Membuat adhi dan nino menoleh ke sumber suara dan mendapatkan dianna yang terengah engah sambil menghampiri meja keduanya.
"sorry guys, gue telat.. Huh huh... Capek banget.. Gue abis dikejar kejar anjing tetangga dulu tadi, mana harus mentok gang buntu lagi. Untung pemiliknya dateng tadi.. " jelasnya lalu menyeruput ice cappuchino milik adhi.
"gue kira lo abis dikejar satpol pp.. Ga jauh beda lah.. " cibir nino, yang ikut ikutan menyeruput minuman adhi setelah dianna.
Eeeettss, tenang. Nino pake sedotan punya dia sendiri kok. Tenang aja..
"minuman gue jadi korban.. " ucap adhi dengan wajah memelas.
"cape gue.. Hehe" adhi mencibir pada dianna yang terkekeh.
"oke, jadi gue mulai dari mana?" tanya dianna. Membuat adhi dan nino bertukar pandang, mencari ide.
"semuanya aja lah, dari awal sampe akhir, penasaran gue.. Gimana sih cerita dua manusia yang sadis dan selalu mengibarkan bendera perang itu, punya cerita sweet banget.. "ujar adhi dengan nada dramatis nya.
"jadi nih ya, shiela itu dulu ketua geng yang hobby nya ngebully. Dia langsung famous gitu aja walaupun baru kelas 7, lo tau kan dia cantik nya ga ketulungan, pokoknya shiela sekarang berbanding terbalik banget sama sekarang"
"terus ya, geng kita itu punya anggota 4 orang. Shiela, gue, abella, sama dita. Pokoknya geng kita itu paling sadis karena ada shiela. Shiella dulu itu friendly banget, ga jutek, ramah tapi sangar juga, pokoknya perfect lah"
"anjir.. Gue gak nyangka, seriusan si shiela gitu di? Kalo soal komik sama novel dia yang pshyco itu emang dari dulu ga sih? Penasaran juga.. " celetuk adhi memotong penjelasan dianna.
"wettss, shiela dulu gak pernah punya novel kek gituan. Semua novel, komik, film dia semuanya mengandung unsur romance. Inget, romance."
Ucapan dianna benar benar membuat keduanya sukses melongo. Benar benar kebalikan shiela yang mereka kenal.
"rhesa. Dia itu badboy disekolah. Cuma ga kaya sekarang. Dia dulu badboy ramah loh.. Cogan se sekolah diamah. Tapi emang kaya sekarang, yang ga tertarik cuma shiela doang. Yaa, biasa lah benci jadi cinta gitu."
"awal cerita mereka itu, ketemu, eh ga deng.. Semenjak rhesa dipindahin kelasnya gara gara kelewat jenius, jadi sekelas sama geng gue. Dan setelah absem diurutkan berdasarkan abjad, mereka atas bawah dan-"
"wah.. Sampe sekarang masih gitu dong di.. Emang jodoh mereka" ucap nino memotong dianna. Membuat adhi mendelik ke arah nya.
"eh sorry sorry, lanjut di" tambahnya.
"dan karena bangku di kelas gue diatur pake absen, alhasil mereka duduk sebangku. Dan perang ampir tiap hari terjadi."
"sekarang juga masih gitu sih di" ujar adhi berkomentar. Dianna menggelengkan kepalanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dizzy alphabet, makes crazy couple
Teen Fiction"jodoh lo berdua" 1 kalimat, 3 kata, 13 huruf. Mungkin hanya kata yang simple, tapi sangat berpengaruh pada cowok dan cewek satu ini. 'Rhesa Manuel Irzena' 'Shiela Nayve Junica' Bayangkan saja, kedua makhluk yang tak pernah akur ini, terus menerus...
