Penipuan publik Sandy

1.1K 49 0
                                        

Maapinn baru update lagi.. Hehe, tadinya aku sengaja sih mau nunggu readers nya 2k dulu. Cuma aku nyerah, ga kuat pengen nulis. Jadilah.. Jeng jeng..

*apasih thor geje deh.

Oke dari pada aku nya makin gatel nulis mending langsung aja yah.. Cekidot.

----

The Chainmokers - All We Know

Shiela mengerjapkan matanya beberapa kali. Mencoba mencari cahaya untuk melihat keadaan sekitarnya.

Namun nihil, tak sedikitpun cahaya masuk ke dalam dua pupilnya. Ia sangat yakin kalau pupilnya saat ini pasti sedang membesar.

Apasih jadi ngawur gini

Setelah mengedipkan beberapa kali, barulah ia sadar. Matanya kini sedang ditutup oleh seutas kain hitam. Ah, tangan dan kakinya juga kini terikat oleh tambang. Dan jelas ini sakit, karena ikatannya sangatlah kuat.

Ah, kenapa ia terlibat yang seperti ini sih??

"Ada orang ga?" tanyanya dengan nada yang lumayan besar.

Dan disitulah ia tau kalau ini sedang berada di dalam sebuah gudang. Karena suaranya terdengar memantul alias menggema. Dan untuk ke sekian kalinya ia menghela nafasnya.

"Oh, lo udah bangun ya?"

Suara wanita. Dalam keadaan tidak bisa melihat ini, otak Shiela terus berputar. Memikirkan siapa yang kira kira seseorang yang ada disekitarnya ini. Dan jawabannya hanya 1, Adrianna.

"Lo, Ardiana kan??"

"Adrianna, bukan Ardiana!!" Geram Adrianna setelah Shiela salah menyebut namanya. Sontak membuat shiela menyeringai.

"Kena jebakan. Gue tau kok. Gue cuma mastiin aja. Kalo gue ngomong Adrianna, lo bisa aja bilang bukan kan?" Ucap Shiela.

Di sisi lain, Adrianna merutuki kesalahannya. Niatnya ia akan menghabisi Shiela tanpa diketahui siapapun. Tapi, sama korbannya aja udah ketahuan. Kacau sudah rencananya. Sepertinya tidak akan lagi deh, ia menyepelekan otak genius nya Shiela.

"Jadi.. Lo ngapain nyekap gue gini?" Tanya Shiela dengan polosnya. Tentunya membuat geram Adrianna.

"Lo tuh bego atau apa sih, ya gue mau nyiksa elo lah!!"

"2-0. Haha, ternyata lo gampang ketipu juga. Kalo gue bilang ini iketan tangan gue iketan pangkal, lo jawab apa ya? Soalnya gue gatau ini iketan apa. Makanya gue gatau cara ngelepasnya"

Adrianna menatap korbannya itu tidak percaya. Kenapa gue gampang banget ketipu astogehh...

"Bodo amat!! Yang jelas gue mau lo jauhin Rhesa sekarang juga"

"Mau jauhin gimana, gue bini nya"

"Ya tinggal cerai-in apa susahnya"

"Kalo gue gak mau gimana?"

Adrianna menjambak rambutnya sendiri frustasi. Sementara Shiela tertawa keras mendengarnya.

"AHH PUSING GUE!! LO GAK BERUBAH SHIL, DARI DULU SAMPAI SEKARANG!! GUE YANG CINTA SAMA RHESA DULUAN, DAN LO DENGAN SEENAKNYA NGEREBUT DIA DARI GUE!!"

Shiela terdiam. Suara Adrianna, benar benar familiar ditelinganya. Iya, dia tau siapa Adrianna. Siapa sosok Adrianna yang sebenarnya.

"Lo Bella kan? Pasti Bella"

"Awh.." Ringisnya setelah sesuatu yang tajam tiba tiba mengiris kulit lengannya.

"Iya gue bella. SAHABAT LO, SHIELA NAYVE JUNICA." Ucapnya setelah berhasil mengiris kulit Shiela.

Dizzy alphabet, makes crazy coupleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang