Rasa kesal rhesa tak kunjung berhenti sejak kejadian itu. Padahal itu sudah seminggu yang lalu.
Maklum sih, dalam seminggu ini, shiela dan alki sering bermesra mesraan di hadapan rhesa. Siapa yang tidak kesal, istrinya bermanja manja dengan laki laki lain?
Ditambah rhesa yang sangat mencintai shiela *mungkin.
Keringat rhesa terus mengalir bebas dari pelipisnya. Tapi dia tak kunjung berhenti memukuli objek dihadapannya.
Dia marah.
Saat ini dia sedang berada di rumah Nino. Rhesa sedang butuh pelampiasan untuk semuanya. Dia bisa saja langsung menghabisi Alki. Tapi sangat tidak memungkinkan karena disatu sisi dia akan masuk penjara karena melakukan pembunuhan, dan disisi lain shiela tentu akan membencinya.
Jadilah Nino sebagai sahabat yang baik hati dan tidak sombong, menyediakan tempat serta samsak untuk pelampiasan sahabat tercintanya.
Seolah yang menjadi samsak itu alki, rhesa memukulnya sangat kuat, penuh emosi. Tepatnya, seluruh emosi ia luapkan lewat setiap pukulannya.
Sedangkan nino duduk santai di samping rhesa sambil meneguk lemon tea nya. Menonton pelampiasan rhesa.
Nino teringat sesuatu, dan menggapai ponselnya yang berada di meja sebelahnya.
Lalu merekam rhesa yang sedang meluapkan seluruh emosinya itu.
"Mm, gue kirim bini nya ah.." gumam Nino, sembari menggerakan jaru jari lincahnya
Ke keyboard ponselnya.
NinosygAdhi : send a file
NinosygAdhi : lu apain lagi laki lo shil? Ngamuknya edan begete
ShielaNJ : sedang menjalankan tugas negara dari si saya
NinosygAdhi : ga ngerti dd ama elu
ShielaNJ : nnti jg ngrti, antepin aj. Gw cm ngtst dia doang kok
NinosygAdhi : lu kan tau otak gue bukan titisan einstein😭😭
ShielaNJ : kgk prlu einstein lh. Ank sd aj ngrti begok!!
NinosygAdhi : yaudah deh, dd kgk ngerti mau lu. Dd kgk ngerti sama otk einstein lu.. Bhay!!
Nino kembali menaruh pomselnya dan kembali memperhatikan rhesa.
"Tugas negara ya?"
---
Cowok itu membiarkan air dingin mengalir dikepalanya. Sudah setengah jam dia dalam keadaan seperti ini.
Setelah melampiaskan semua, dia langsung pulang dan membersihkan tubuhnya dibawah shower. Namun sudah setengah jam lamanya, dia tak kunjung berhenti.
Pikirannya masih belum jernih. 'Apa ini yang shiela rasain dulu waktu gue terpaksa jalan sama bella?' 'apa ini yang dirasain shiela waktu liat dupliat gue ciuman sama bella yang dia kira itu gue?'
Dan juga pertanyaan terakhir
"Apa shiela ingin membalaskan dendam lamanya? Atau dia benar benar akan kembali pada si cowok yang berhasil bikin gue nafsu?"
Tangannya yang mengepal, sontak meninju dinding kamar mandi cukup keras. Tak peduli kalau dinding itu akan runtuh.
Dia dipenuhi emosinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dizzy alphabet, makes crazy couple
Ficção Adolescente"jodoh lo berdua" 1 kalimat, 3 kata, 13 huruf. Mungkin hanya kata yang simple, tapi sangat berpengaruh pada cowok dan cewek satu ini. 'Rhesa Manuel Irzena' 'Shiela Nayve Junica' Bayangkan saja, kedua makhluk yang tak pernah akur ini, terus menerus...
