Ending

1.5K 66 0
                                        

When you miss me                     close your eyes
I may be far but never gone

never be alone ~ shawn mendes
.
.
.
.
"Orang yang nemu gue sih bilangnya nama gue Rhesa. Dan dia nunjukkin Kartu pelajar yang ada nama gue nya. Dan kayanya nama gue Rhesa"

Shiela membulatkan matanya lebar lebar. Menolehkan kepalanya dengan cepat untuk melihat wajah orang yang duduk disebelahnya.

He's back

Air matanya kini mencelos begitu saja keluar dari kelopak matanya. Melihat wajah cowok di depannya ini. Ia tak mungkin salah, dia Rhesa!! Rhesa suaminya!!

"Loh, lo kok nangis git--"

Ucapannya terpotong setelah Shiela langsung memeluknya erat. Dan menangis sejadi jadinya dibahu cowok itu.

"Saa.. Lo kemana ajaa.. Kenapa lo baru muncul sekarang sih.. Gue gak mimpi kan?! Ini beneran lo kan sa.. Lo-lo kenapa ngilang selama 2 tahun. Lo kenapa ilang pas kecelakaan saa.. Lo gak tau gue kesiksa saa.. Lo dengan mudahnya ngorbanin nyawa lo buat gue, dan lo biarin diri lo jatuh gitu aja ke jurang.. Asal lo tau gue takut.. Gue takut kehilangan lo.."

"Ooke.. Gue gak ngerti lo ngomong apaan shil.. Gue sama lo kan baru kenalan beberapa menit yang lalu. Dan lo tanya gue kemana aja selama 2 tahun? Gue gak ngerti"

Shiela yang mendengarnya sontak melepaskan pelukannya. Lalu menatap cowok bernama Rhesa itu tepat di manik matanya.

Ini emang Rhesa. Gak ada yang beda sama sekali. Bahkan sorot matanya ini emang punya Rhesa.

"Lo, nggak inget gue?"

Rhesa menggelengkan kepalanya. Ia benar benar tak mengerti semua ini. Tentang siapa dirinya, siapa gadis dihadapannya. Dan berbagai tentang dirinya.

Yang ia tau, 2 tahun yang lalu, ia terbangun dan menemukan dirinya di sebuah rumah minimalis. Dan ia tak mengingat apapun yang terjadi. Hingga sampai saat ini ia hanya menjalankan hidupnya, dengan nama yang ia dapat dari kartu pelajar SMA yang ditemukan oleh seseorang yang menemukannya.

"Lo- lo bawa kartu pelajar lo gak?" tak mungkin jika Shiela menanyakan tentang KTP nya. Karena 2 tahun lalu, umur Rhesa baru saja menginjak 17 tahun. Dan belum sempat membuat kartu tanda kependudukan itu karena terlalu sibuk mengurusi banyak hal.

"Kalo gak salah sih gue bawa." Rhesa pun mengambil dompet yang ada disaku belakangnya. Lalu mengambil sebuah kartu pelajar yang ada disana.

"Ini"

Shiela tidak mengambilnya, melainkan membalikkannya hingga menghadap ke arah Rhesa.

"Lo cukup perhatiin bener atau engga yang ada disana"

"Nama lengkap, Rhesa Manuel Irzena. Tempat tanggal lahir Bandung, 29 Juni. Sekolah di SMAN 3 Bandung."

Rhesa memandang Shiela penuh selidik, "bener" ucapnya. "Tapi kenapa lo bisa apal?"

Shiela menghela nafasnya lega. Ternyata cowok dihadapannya ini benar benar Rhesa. Dan Shiela benar benar tidak bisa menahan hasrat ingin menci*m Rhesa saat ini juga. Namun teringat Rhesa yang sepertinya lupa ingatan ini, membuat dia mengurungkan niatnya kembali.

"Apa lo tau, status gue saat ini apa?"

Rhesa mengernyitkan dahinya heran.

"Nikah. Gue udah nikah. Gue nikah saat umur gue baru aja 16 tahun" tuturnya, "dan apa lo tau siapa yang jadi suami gue?"

"Elo. Elo suami gue"

Rhesa membulatkan matanya. Bagaimana mungkin, ia yang baru mengenal gadis ini, ternyata adalah suami nya? Rhesa benar benar kehilangan akalnya saat ini juga.

Dizzy alphabet, makes crazy coupleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang