Pokemon Go

1.5K 86 2
                                        

Jangan lupa vomment ya.. Maapin kalo typo bertebaran wkwk..

***

"lo kenapa? Gue kan cuma benerin seatbelt lo doang"

Pikiran shiela terlalu jauh. Sepertinya dia tak ingin kejadian sebelumnya terjadi lagi.

Pipinya memerah, dia benar benar malu saat ini. Dia tak berani menatap cowok dihadapannya ini.

Dalam hatinya rhesa tersenyum. Sudah cukup lama dia tak melihat gadis itu blushing seperti saat ini.

Setelah membenarkan seatbelt, rhesa tidak kembali duduk dikursinya, dia terdiam dalam posisi itu. Lalu menoleh ke arah shiela yang masih menutup mulutnya sambil melihat ke bawah.

"turunin tangan lo"pinta rhesa membuat shiela sontak memelototi cowok didepannya itu. Mulutnya tidak berkata apa apa, namun cowok itu mengerti maksudnya.

"buka, gue ga lagi hilaf sekarang. Gue cuma mau liat luka lo tadi" jelasnya sambil menatap mata gadis itu. Shiela yang asalnya tidak percaya, jadi percaya saja.

Buktinya sekarang tangannya tidak menutup bibirnya lagi.

"mana sih, katanya luka kok gaada?!" ketus rhesa semakin mendekatkan wajahnya, membuat shiela menelan saliva nya susah payah.

Rhesa yang agak kesal tak kunjung menemukan luka nya, beralih menjadi menatap mata rhesa, dengan niat bertanya.

Tapi, tatapan mereka malah terkunci. Dan..

7cm

5cm

3cm

2c-

"ASTAGFIRULAH, MATA GUE GA SUCI LAGI YA ALLAH..!!!!" teriak diana yang tiba tiba saja nongol dari kaca sebelah kursi kemudi yang seharusnya ditempati oleh rhesa.

Teriakan itu sontak membuat keduanya tersadar, dan kembali ke tempat duduknya masing masing. Lalu menoleh ke arah dianna yang masih memasang tampang kagetnya.

"lo ngapain disini di?"

Pertanyaan bodoh memang. Pertanyaan yang memberi kesan, bahwa dianna mengganggu aktivitas mereka.

Tapi itu pertanyaan yang keluar dari mulut rhesa. Sedangkan shiela masih menatap dianna dengan tatapan polos, seakan tak ada yang terjadi.

"mmm, tau kok yang gamau diganggu. Tapi ini tas nya sil sil ketinggalan dikelasnya, ampe ngos ngosan gue ke sini, nyari lo berdua dan apa yang gue liat.. Astagfirulah, hampir aja. Gue masih dibawah umur. Kalian mending balikan deh.. Terus abis itu ke KUA, nikah, dan hidup bahagia selamanyaaaa" tutur dianna dengan nada dramatis nya.

"ini juga mau ke KUA." balas rhesa datar. Shiela yang mendengarnya sontak membulatkan matanya, lalu menoleh horor ke arah rhesa.

Sedangkan yang ditatap tak peduli apa pun tentang yang diucapkan shiela, karena sebelumnya rhesa menatap shiela dengan tatapan
'anceman tadi masih berlaku'

Shiela bungkam. Lebih baik diam dibanding harus merelakan second kiss dihari yang sama dengan first kiss.

"jadi beneran mau lo bawa ke KUA sekarang? Daebak lo keren keren.. Umur 15 tahun udah mau kawin aja lo ya.. "ledek dianna, yang jadi bersandar dimobil rhesa.

"capek gue lari lari ih.. Ahh sopir gue juga, pake ga jemput segala lagi.. Bete gilaaa" ucap dianna melirik lirik rhesa yang mendelik ke arahnya malas.

"kalo ngode pinter dikit dong di, keliatan banget minta tebengan tau gak" tukas shiela yang asik memainkan game diponsel nya.

"tau aja lo shil.. Hehe.. Gue nebeng ya sa" dianna memasang puppy eyes nya pada rhesa. Rhesa menggerakan dagunya ke kanan, dengan maksud menyuruh dianna naik ke mobilnya.

Dizzy alphabet, makes crazy coupleTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang