Part 19

478 77 18
                                        

Hay selamat malam... aku baru update ini..hehee masih ada yang menunggu story ini kah??hahaha

Story ini tinggal beberapa part lagi neh..hehe

Jadi jangan sampe kelewatan ya.. dan jangan lupa..

LIKE

KOMENTAR KALIAN..

MAKASIIH

Happy Reading guys...!!! Cuuus...!!

______________________________________________
*maaf jika ada adegan kekerasan sesikit dan menyerempet hal 18+. Untuk beberapa part akhir ini...makasiih!!!

***

"terimakasih tuhan, telah berikan aku orang-orang yang terbaik dan sangat aku sayangi. Semoga aku bisa menentukan keputusan tepat dalam hidupku tanpa kehilangan salah satu dari mereka termasuk Fathir dan Ashila" batin Ajeng dengan senyum yang mengembang dibibirnya.

---------

Keesokan harinya, Ajeng pergi ke sekolah diantar sama sopirnya, karena buat saat ini gak mungkin ia minta jemput siapa pun. Dijalan ia kaget melihat Fathir yang mengendarai motornya.

Tapi Ajeng tak berniat menghampirinya, setelah 10 menit akhirnya Ajeng sampe juga di sekolah. Ajeng keluar dari mobilnya dan disambut oleh sahabat-sahabatnya tak terkecuali Al yang tersenyum saat Ajeng berjalan kearah mereka. Setelah Ajeng sampai ke dekat mereka, pengelihatan mereka beralih ketika mendapati Fathir yang datang dengan motornya.

Fathir turun dari motornya, dan langsung menghampiri Ajeng, tanpa bicara apupan Fathir menarik Ajeng dan berlalu dari sahabat-sahabatnya.

Ajeng yang masih kaget gak tau apa apa hanya mengikuti Fathir, sampai Fathir membawanya ke taman belakang sekolah. Berhenti ditempat biasa mereka duduk lalu dia melepaskan tangan Ajeng dan berbalik menghadap Ajeng.

"Fathir ada apa? Kamu kenapa?" tanya Ajeng khawatir

"kamu khawatir sama aku?" tanya fathir.

"pasti aku khawatir dong, kamu ini kenapa?" tanya Ajeng lagi.

"kalo kamu khawatir sama aku, harusnya kamu tahu jelas aku kenapa, Ang!!" jawab Fathir sambil memejamkan matanya dan mengambil nafas panjang.

"Oke,, aku harus gimana?" tanya Ajeng.

"pertanyaan yang salah sayang!!" batin Fathir. "Aku mau kamu pindah duduk disamping aku, selalu bersama aku, dan jaga jarak dengan mereka!!" ungkap Fathir.

"mereka? Siapa?" tanya Ajeng

"semua sahabatmu dan tentunya AL!" jawab Fathir.

Ajeng terkejut, tak habis pikir apa yang terjadi sama perubahan Fathir, kenapa ia harus menjauhi sahabatnya dan tentunya sahabat dia juga, kalo Cuma Al dia ngerti.

"aku gak bisa" ucap Ajeng lirih

"kenapa? Kamu gak bisa jauh dari si AL itu? Kamu udah mulai jatuh cinta sama dia, heuh?" ucap Fathir meninggi seraya memegang bahu Ajeng dengan kencang. Pikiranya tak bisa berpikir jernih, perlakuannya itu akan membuat Ajeng kesakitan.

"sa..kitt!!" ucap Ajeng pelan dan mencoba menjauhkan tangan Fathir, tapi fathir makin mengeratkannya.

"aku bisa berlaku lebih ke kamu, bahkan nyakitin diri aku sendiri aku sanggup" ucap Fathir tajam.

"le,,paas, aku mohon!!" mohon Ajeng yang mulai tak bisa menahan sakitnya.

"jawab dulu!! Kamu udah ngerubah aku kaya gini, atau aku perlu lakuin sesuatu sama sahabat-sahabat tercinta kamu?" Ajeng tetap diam. "termasuk AL" lanjut Fathir. Ajeng menatap Fathir terkejut dan ia semakin berpikir

just LoveWhere stories live. Discover now