"Kapan Kamu bakal publish-in hubungan kita? Ngga mungkin 'kan kita gini-gini aja." Prilly menghentikan langkahnya. Menatap Ali dalam, terlihat jelas ada sayat kesedihan diraut wajah Ali.
Prilly mengangkat kedua bahunya. "Aku ngga tau. Aku takut," lirih Prilly.
"Udah lupain aja." Ali melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti, meninggalkan Prilly yang masih terdiam ditempatnya.
Prilly berlari mengejar Ali yang sudah jauh didepannya, mencoba mensejajarkan tubuhnya dengan Ali kemudian menggandeng tangan Pria itu.
"Kamu marah?" tanya Prilly mendongakan wajahnya menatap Ali. Ali menggeleng pelan.
"Kita bisa 'kan kayak gini dulu?"
"Iya ngga apa-apa. Terserah Kamu aja." Ali tersenyum sekilas kemudian kembali berjalan.
"Maaf," lirih Prilly mengikuti langkah Ali dari belakang.
***
"Menurut Lo apa Gue perlu publish-in pernikahan Gue sama Ali?" Prilly membuka suara. Mila yang sedang berada didepannya mendongak. Ponsel yang berada digenggamannya di letakkan di meja, keningnya mengerut.
"Lo mau publish-in pernikahan Lo sama Ali?" Mila balik bertanya. Ditatapnya lekat Prilly yang sedang memutar mutar botol air mineral.
Prilly mengangkat kedua bahunya. "Gue ngga tau.. Gue bingung,"
"Gue saranin, mending Lo cepet deh publish-innya.. lebih cepat lebih baik.." Mila mengambil alih botol yang dipegang Prilly dan meneguknya.
"Hemm.. Gue rasa juga gitu."
"Jadi ini semua benar? Lo udah menikah?" Seseorang dari arah belakang menyaut, membuat mereka berdua menoleh cepat.
"Kak Fani?" ucap mereka hampir bersamaan.
"Lo mau jelasin yang mana dulu?" Fani. Wanita yang sudah tiga tahun terakhir ini menjabat sebagai manager Prilly, menyerahkan beberapa artikel tentang Prilly.
'PRILLY LATUCONSINA MENGGANDENG SEORANG PRIA DI TAMAN, KEKASIH ATAU SUAMI?'
'KABAR PERNIKAHAN MODEL CANTIK, PRILLY LATUCONSINA'
'PENGUSAHA MUDA, BERINISIAL 'AS' TERTANGKAP KAMERA SEDANG BERMESRAAN DI TAMAN DENGAN AKTRIS CANTIK PRILLY LATUCONSINA'
'SUAMI PRILLY LATUCONSINA SEORANG PENGUSAHA?'
'BAGAIMANA DENGAN 'CN' YANG PERNAH DIKABARKAN DEKAT DENGAN PRILLY?'
'PRILLY LATUCONSINA TERNYATA DIJODOHKAN OLEH ORANG TUA'
Mila bergidik ngeri membaca satu persatu artikel yang sedang di pegang Prilly. Sedangkan Prilly hanya menghela nafas, dia tau ini adalah resiko yang akan diperolehnya.
"Gimana?" tanya Fani memecah keheningan.
"Sebenarnya Aku emang udah nikah Kak," lirih Prilly menundukkan kepalanya.
"Semua artikel itu benar," tambahnya. Prilly siap menerima amarah Fani. Bagaimanapun ini kesalahannya.
"Kenapa ngga bilang dari awal, Prill?" Fani menghela nafas panjang. Prilly bahkan sudah dianggap sebagai adiknya sendiri.
"Maaf kak."
"Gue bener-bener ngga habis pikir Prill, Gue manager Lo aja nggak tau!"
"Lo juga kenapa ngga kasih tau Gue, Mil?" Fani kini beralih menatap Mila.
"Maaf Kak.." sahut Mila ikut menunduk.
"Kapan Lo bakal klarifikasi semua berita ini?" tanya Fani menatap tumpukan tabloid di tangan Prilly.
