Little Ryth Mix

542 27 1
                                    

Author's Pov

Sudah 2 minggu Zayn di New York, tapi tetap saja ia tak bertemu dengan jejak Perrie.

Padahal, 1minggu yang lalu Zayn sempat datang ke Cafe dimana tempat Perrie bekerja,

Flashback..

"Niall!" Sapa Zayn saat sampai di Cafe tersebut

"Hey Zayn!" Niall melambaikan tangannya dan duduk di meja nomor 22, ia bersama salah satu perempuan cantik.

"Siapa ni?"tanya Zayn bingung saat melihat wanita disamping Niall

"Ini temen gue, namanya Jade, Jade ini Zayn" Zayn menyodorkan tangannya pada Jade "Zayn" "Jade" Jade membalas sodoran tangannya ramah.

"Jadi, siapa wanita yang kalian cari disini? Siapa namanya?"tanya Jade to the point

Sebenarnya Jade adalah teman baik Niall sejak tinggal di German, ia memutuskan pindah ke New York karena mengurus bisnis Restaurant nya di New York.

"Namanya--"ucap Zayn terpotong karena ponsel Jade berbunyi

"Maaf" Jade mengambil ponselnya di hadapannya

"Ya Jesy? Perrie sudah disana? Baiklah, bagaimana dengan Anne?"

"..."

"Anne sudah disana juga? Baiklah, aku akan kesana"

Untung saja Zayn sedang melamun saat Jade menelpon Jesy, dan mengucapkan nama Perrie, jadi ia tidak tersadar dan tidak mendengar.

Jade mengirim Perrie kesebuah butik ternama miliknya, Jesy dan juga Anne sahabatnya. Ia mengirim Perrie kesana karena telah memergoki Perrie sedang menggambar dan desainnya sangat bagus dan Jade merasa bahwa Perrie sangat dibutuhkan disana.

"Maaf, aku harus pergi, lain kali kita bertemu lagi ya!"Jade melambaikan tangannya dan bangkit dari tempat duduknya

"Jika butuh sesuatu, panggil saja Mommyku disana yang bernametag Norma Badwi, dan jika kalian haus atau lapar, kalian bisa memanggil Rety disana" ucapnya sebelum pergi

"Iya Jade, terima kasih, tentu saja aku akan memakan makanan Restaurantmu yang sangat enak ini!"gelak Tawa Niall disela sela pembicaraan mereka. Jade hanya tertawa kecil dan melanjutkan perjalanannya.

"Jadi bagaimana? Ms. Jade itu telah menarik hatimu?"ledek Zayn tertawa kecil

"Tentu saja, hey sob, lihat, wajahnya sangat manis bukan? Ia membuatku seolah tergila gila padanya, ah sudahlah"Niall terkekeh kecil
"Jadi bagaimana? Kau menemukan jejak Perrie?"tanya Niall, seketika suasana menjadi hening untuk telinga Zayn sendiri.

"Belum, tapi, 1 minggu yang lalu, aku mendengar suaranya lewat ponsel milik Mrs. Carol dirumahnya dan disitu tertera nama Mrs. Malik, ia menyebut bahwa Mrs. Malik itu adalah cucu perempuannya, bukankah malik adalah nama belakangku?, namun, ketika kudengar suaranya, ia mengucap bahwa ia diterima kerja di Piyorlinn Caffe dengan nada yang senang, suaranya juga sangat mirip dengan Perrie. Tapi aku tak percaya"Zayn menjelaskan apa yang telah terjadi padanya 1 minggu yang lalu

"Mungkin benar itu Perrie, berarti kita mempunyai 2 target" ucap Niall dengan serius

"2 target? 1 ni! Hanya Mrs. Carol!" Ralat Zayn seraya menjitak kepala Niall dan tertawa

"Aduh, ih Zayn!"
"Emang tadi lo gak denger di Telepon si Jade nyebut nyebut nama Perrie? Berarti Perrie itu teman baiknya bukan?"tanya Niall

"Apa?aku tak mendengarnya"

"Ah dasar bodoh!"

"Baiklah, aku akan kembali ke hotelku, jika dalam waktu 1 minggu, aku masih tak menemukan Perrie, aku akan pergi dari sini dan kembali melanjutkan pekerjaanku di Uk" kesak Zayn dan bangkit dari duduknya

Perjodohan (Zerrie Fanfiction)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang