9

90.3K 1.9K 10
                                        

RJ POV

Selama dua hari aku tak bertemu Megan, saat kutanya ke sekertarist nya dia sedang berada di Paris bertemu dengan client.

Kenapa dia pergi tanpa memberitahuku? Kenapa dia tak menghubungiku? Oh ya aku tak punya nomer ponselnya.

Aku berharap itu bukan sebuah alasan untuk menghindariku. Aku tidak bisa menghindari Kebiasaan burukku, saat aku benar benar mabuk aku akan menjadi amnesia waktu bangun pagi.

Tak ada lagi senyuman yang aku terima saat masuk dapur, tidak ada lagi sarapan dan secangkir kopi yang selalu disiapkan oleh nya. Dia begitu dingin tapi aku merindukan perhatiannya.

Tunggu kenapa aku tiba tiba seperti ini. Kenapa hanya beberapa hari tapi membuatku sangat kehilangan dia?. Aku harus berfikiran positive dia perhatian kepadaku karena itu tanggung jawabnya sebagai kakak ipar.

Walau aku berharap tidak seperti itu..

Aku meraih ponsel yang ada dimejaku "Mark kamu dimana? Baiklah tunggu disana akan kujemput"

Aku mengajak Mark ke club no.1 di London. Ministry of Sound Benar benar club istimewa. Dulu aku sering main disini untuk belajar sebelum aku kabur ke Amerika.

"Wah RJ klub ini sangat keren"

"Aku belajar DJ disini"

Kami berjalan menuju SideBar yang kosong.Mark sangat senang dan matanya berbinar binar melihat para wanita dan mulai mencari target.

"Hei kenapa denganmu RJ?"

"Kenapa apanya?"

"Ayolah aku tau kamu lihatlah expresimu tak akan seperti ini kalo memdengarkan suara DJ. Ada apa?"

Aku kalah,Mark tahu semua tentangku."Dia pergi ke Paris"

"Dia? Megan?"

"Lalu kenapa? Dia kan cukup umur untuk berpegian sendiri"

"Bukannya begitu. Aku menciumnya"

Mark tersedak mendengar apa yang kukatakan "Apa?! Bagaimana bisa?"

"kamu tau sendiri Malam kita bertemu itu aku sangat mabuk dan paginya aku melihat kissmark dilehernya"

"Dan kamu lupa telah melakukannya? Oh God kamu selalu seperti itu"

"Aku sungguh tak tahu karena itu aku binggung dia menghindariku sekarang"

"Tunggu kenapa kamu kuatir kalau dia menghindari mu? Jangan jangan kamu merindukannya" tuduhnya

"Tentu saja tidak" aku segera membantah tunduhan Mark.

"Tenang RJ wanita akan mudah memaafkan. Sudah tegakkan mukamu karena kamu sekarang banyak perempuan yang dari tadi melirikmu"

Aku tak minat dengan wanita saat ini. Mark frustasi membujukku.

"Ya RJ banyak sekali yang melirikmu daritadi"

Aku menoleh ke belakang dan aku melihat pria yang sangat modis dengan kemeja yang sangat pas dengan body nya. "Lucky?"

"Kebetulan sekali aku bertemu denganmu disini. Hari jumat HELENA akan membuat party. Aku mengundangmu Kamu mau datang kan?"

"Akan kufikirkan dulu" aku tak berminat datang tapi itu cara yang tepat untuk menjawabnya.

"RJ... sayang" aku dan Mark menoleh ke arah suara itu.

Rachel.. Ow tidak kenapa perempuan ini ada disini.

"Baby.. akhirnya aku menemukan mu aku mencarimu di NewYork" wanita berambut hitam itu menaruh kedua tangganya di dadaku. Dia adalah model hollywood.

SeXy LiaRTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang