Megan POV
Mobil Lucky langsung menuju Queen Walk. Dia memberiku jasnya untuk menutupi pundakku yang terbuka. Kami berjalan pelan sambil melihat pemandangan sungai Thames.
"Kenapa kamu sangat gemetaran tadi disana?"
"Pria itu namanya Luis Edge. Pria yang membuangku dulu"
"Luis? Mantan pacarmu itu. bukankah dia di New york?" Lucky melotot seakan tak percaya.
"Aku juga tak tahu kenapa dia disini"
Aku juga binggung ini tidak sesuai dengan yang aku fikirkan. Aku kira dia takkan kembali lagi ke London karena yang aku tahu dia sudah hidup mewah disana.
"Lucky aku harus bagaimana sekarang?" Aku jongkok dan menenggelamkan wajahku ke tanganku yang terlipat.
"Kamu terlalu lama mengulur waktumu" katanya kesal.
"Aku bukan mau mengulur waktu tapi..."
"Tapi apa? Buktinya jelas kamu jatuh cintakan dengan Ravid" Lucky memotong ucapanku dengan nada tinggi.
"Aku.. aku"
Aku terkejut Lucky membentakku. selama 7 tahun dia tak pernah berkata keras kepadaku. Yang aku tahu dia sangat lembut kepadaku.
Dia menyadari kesalahannya dan segera duduk jongkok di depanku.
"Alice..."
Aku mendorongnya kebelakang hingga dia jatuh. Aku berdiri dan meluapkan kemarahanku kepadanya hingga air mataku keluar "Jangan sebut nama itu lagi Lucky"
Lucky berdiri dihadapanku dan berkata tegas "Apa maksudmu? Nama aslimu Alice White dan Megan Kiley adalah nama pengalihan untuk membalas dendam mu"
"Alice White sudah mati namaku Megan Kiley sekarang. Alice yang dulu jelek dan diam saja saat dibully sudah mati saat dia bunuh diri di sungai Thames ini dan yang hidup sekarang adalah Megan." Aku berteriak didepannya. Aku rasa Ini pertengkaran hebat yang pertama kali kami alami.
Lucky mendekapku erat menenangkan aku yang menangis "Entah Alice ataupun Megan. Aku tak peduli aku tetap mencintaimu. Aku yang akan melindungimu"
Dia memundurkan tubuhnya dan mengangkat wajahku agar fokus melihatnya.
"Aku ingatkan Fedrick Winston telah membunuh keluargamu dan Mr.Darren. Dan membayar Luis untuk mendekatimu agar mendapatkan informasi tentang Mr.Darren agar dapat dengan mudah mendapatkan CC factory. Bukankah kamu ingin membuat Fedrick Winston merasakan seperti yang kamu rasakan. Kehilangan orang yang ia cintai"
"Aku akan membantumu. Hanya kamu yang aku punya" Lucky lalu memelukku erat.
****
Lucky mengantarku sampai rumah, aku melihat mobil Ravid sudah terparkir di garasi. Dia pasti marah besar.
"RJ sudah pulang,Apa perlu aku mengatarmu sampai masuk?"
"Tidak aku bisa mengatasi dia. Hati hati menyetirnya. Bye Lucky"
"Baiklah kalau dia menyakitimu. Segera telefon aku"
Aku segera keluar dan menunggu di depan pintu memastikan mobilnya sudah keluar dari halaman rumah ini.
Setelah Lucky benar benar pergi aku masuk kedalam rumah tapi justru kelihatan sepi. Lampu lampunya pun sudah redup mungkin Ravid sudah tidur.
Aku menuju lantai dua ke kamarku. Dan saat aku menyalakan lampu. Sudah ada Ravid disana duduk di sofa kecil yang kuletakkan disana untuk tempatku bersantai.
"Kamu terlambat Megan" nada kecewa yang terdengar di telingaku. Ia masih memakai kemeja putih yang ia pakai tadi tapi tidak berjas.
"Kamu tak berhak melarangku kemanapun yang aku mau" kataku dingin dan menaruh dompet ke meja riasku.
KAMU SEDANG MEMBACA
SeXy LiaR
Romansa[Complete] 19+ } cerita sudah tidak diprivate jadi bijaklah untuk membacanya sesuai umur. Dia adalah wanita yang cantik tapi juga sangat misterius. Ia membuatku setengah mati penasaran, sayangnya aku harus menerima kenyataan bahwa dia adalah istri...
