Prologue

203 24 5
                                        

Sekolah masih sepi, mungkin Eunji datang terlalu pagi. Hanya ada dia dikelas ini. Biasanya waktu dia datang, sudah banyak teman-temannya dikelas.

Eunji tau sekarang siapa Jungkook itu. Ternyata ia cowok yang digemari oleh hampir semua siswi disekolahnya ini.

Harusnya pertemuan pertamanya dengan Jungkook waktu itu, Eunji minta id line cowok itu, bukan malah menanyakan namanya. Masa cowok most wanted saja Eunji tidak hafal mukanya? Padahal ia kan penikmat cogan.

"Ngelamunin apa si kamu, Ji?"

Seseorang menepuk bahu Eunji, sontak Eunji pun mendongakkan kepalanya dan melihat temannya—Shin Ririn—sedang duduk disampingnya.

"Anjir, kaget tau gue." ucap Eunji sambil menatap Ririn tajam.

"Abis kamu sih, kok ngelamun gitu. Kalo kesurupan gimana?" jawab Ririn.

Eunji memilih untuk tidak menanggapi Ririn. Ia pun mengeluarkan earphone dari saku rok-nya dan memilih lagu.

***

Koridor sekolah terlihat penuh dengan siswa siswi yang tidak sabar ingin pulang. Melihat itu, Eunji memilih diam sebentar dikelas. Menunggu koridor sepi, jadi ia tidak perlu berdesak-desakan dengan yang lain.

Saat koridor sudah agak sepi, ia pun memutuskan untuk pulang. Waktu sampai gerbang sekolahnya, Eunji menunggu abangnya yang katanya akan sampai lima menit lagi.

Satu motor berwarna hitam mendekati Eunji. Perasaan motor Abang gue gak kayak gini deh, batin Eunji.

"Lo Eunji,kan?" tanya seseorang yang mengendarai motor itu.

"Iya." balas Eunji agak bingung, orang itu tidak asing tapi Eunji tidak bisa melihat mukanya karna orang itu memakai helm. "Siapa ya?"

"Hm.. ini gue, Jungkook. Lo lupa?" jawab Jungkook sambil melepaskan helm-nya. "Gue mau ngajakin lo pulang bareng." lanjut Jungkook.

Hah? Eunji hanya bisa menatap Jungkook dengan heran.

Jungkook terkekeh melihat Eunji yang seperti orang linglung didepannya. "Mau gak?" tanya Jungkook.

"E-eh nggak makasih, Kook. Gue dijemput abang gue." jawab Eunji kikuk.

"Yaudah."

"Yaudah?" tanya Eunji heran.

"Iya, yaudah besok minta abang lo jangan jemput dulu. Gue besok mau ngajak lo ke suatu tempat, gue harap lo mau ikut." tanya Jungkook sambil menatap mata Eunji.

"Hah?" jawab Eunji. Ia masih tidak menyangka yang didepannya adalah Jeon Jungkook.

"Gue anggap itu iya, gue duluan. See you." ucap Jungkook sambil tersenyum kepada Eunji.

Saat motor Jungkook sudah tidak terlihat, Eunji masih heran dengan sikap Jungkook tadi.

"Mungkin kepala dia kejedot kali ya." gumam Eunji.

[]

UntrueTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang