"ireona.." bisik Hanbin untuk ke empat kalinya pada sosok malaikat manis yang masih setia,menenggelamkan diri di dadanya itu.
Hanbin tersenyum geli saat Jinhwan bergumam malas karena matahari sudah menerobos kamar hotel mereka.Hanbin sudah bangun sejak setengah jam yang lalu tapi si manisnya yang biasa bangun lebih awal malah memilih untuk tidur kembali.Mungkin dia kelelahan karena selama perjalanan di pesawat selalu mengomel tanpa henti.
Salahkan saja Hanbinnya,dia bilang akan mengajak bulan madu. Oke,bulan madu dalam artian Jinhwan adalah pergi ke pulau jeju hanya mereka berdua, namun tidak bagi Hanbin. Hanbin pikir ia bisa menghemat dengan ikut dalam syuting music videonya yang juga akan diadakan di jeju. Dan karena itulah Kim Jinhwan si 'istri' termanisnya tak henti-hentinya mengomel selama perjalanan.
"silau biin~" ujar Jinhwan parau saat Hanbin sengaja membuat wajah Jinhwan terkena sinar matahari.Hanbin terkekeh lalu mencium pipi Jinhwan gemas.
"Bangunlah..ini sudah jam sepuluh dan petugas hotel sudah mengantarkan sarapan sejak empat jam yang lalu.."Hanbin menarik Jinhwan agar duduk,dengan enggan Jinhwan membuka matanya. Matanya padahal masih sangat mengantuk. Hanbin dengan sabar menyodorkan segelas air putih hangat untuk Jinhwan.
"Uuuuh..aku pusing.." Jinhwan memegangi kepalanya, pantas saja pusing. Ia tidur hampir empat belas jam sejak semalam.
"Nanti siang aku akan memimpin syuting, tak apa ku tinggal..?" Tanya Hanbin sambil mengambili beberapa barang yang mungkin akan ia butuhkan saat syuting music video nanti. Jinhwan yang masih sibuk mengumpulkan kesadarannya hanya bisa mengguk lemas.Hanbin tersenyum sambil mengacak lembut rambut Jinhwan.
"Bangunlah..nanti siang kau bisa tidur lagi.."Jinhwan mengangguk lalu tersenyum sambil menggaruk lehernya. Kebiasaan saat bangun tidur.
"Hanbin gendooong~" Jinhwan merangkul leher Hanbin paksa membuat Hanbin hampir terjungkal ke ranjang. Hanbin hanya bisa menggeleng-geleng, kadang Jinhwan memang begitu. Super manja saat baru bangun tidur dan berubah kembali seperti semula saat keluar kamar mandi.
"Mandikan aku yaa ?"Pinta Jinhwan sambil mengeratkan tangannya di leher Hanbin. Seakan mendapat lotre di siang bolong, Mata Hanbin langsung berbinar mengalahkan sinar maatahari pagi itu.
"dengan senang hati Kim Jinhwan.."
"Aiish manusia mesum sialan.."Jinhwan mondar mandir masih dengan bathrobenya. Ia terus saja memegangi perutnya yang keroncongan karena tidak sarapan ditambah digempur Hanbin habis-habisan di kamar mandi hingga Hanbin terlambat berangkat. Dasar suaminya benar-benar super pabo. Salah dia juga sih yang memancing, tapi Jinhwan tidak meminta untuk melakukan empat ronde dalam waktu singkat bukan ?
KAMU SEDANG MEMBACA
Apartemen No.292. (END)
FanfictionJUNHWANBIN comedy romance Hidup Kim Jinhwan kini berubah,Ia yang dulu gendut dan dijuluki Kim Dwejinhwan itu kini berubah menjadi kurus dan tampan,tidak..tepatnya manis. Jinhwan bekerja disebuah kantor penerbit majalah yang cukup terkenal di Seoul.H...
