15

6.4K 498 22
                                        

"Ingat! Perang akan berhenti sementara ketika matahari terbenam, dan akan dilanjutkan setelah terbit." Ucap Veronica sebelum berangkat perang.

"Baik nyonya!"

Semua penduduk Academiae Elementer sudah siap dengan armor, dan senjata lainnya, tak lupa masker putih yang mereka kenakan.

"Untuk para junior, kalian ku perintahkan untuk tak ikut berperang, namun kalian harus berpencar menjaga daerah Elementer, aku yakin ada Tenebrae yang menyelinap masuk. Kecuali Virtus Electam, kalian diwajibkan ikut, namun jangan sampai topeng kalian terbuka."

"Baik nyonya!"

Para junior sudah berangkat lebih dulu dari pada Virtus Electam dan para senior.

"Untuk kalian yang tersisa, aku tahu jumlah kita tak sampai 1000 Elementer, namun aku percaya kalian bisa melindungi alam semesta ini."

"Kenapa aku harus di masukkan ke kelompok yang berperang? Padahal aku tak ingin ikut perang." Ucap Lina yang dibalas sikutan oleh Hana.

"Aku sudah memerintahkan para guru untuk membuat tenda, untuk kita menginap, para guru melakukannya secara sihir, jadi tenda kalian tak bisa diserang."

"Jadi, ayo kita berangkat sekarang!" Teriak Leon.

Mereka berangkat menuju medan perang, yang sejengkalpun tak pernah terlewatkan dari sehelai rumput.

"Apa masih jauh? Aku lapar." Ucap Hana kepada Arha.

"Kau tahu, disana kau tak akan bisa makan hingga malam hari." Jawab Arha.

"Oh tidak!" Kata Hana.

"Hana, kau akan mati kalau begitu?" Tanya Aulia.

"Tidaklah! Aku bisa menahannya."

"Kalian bisa diam? Seharusnya kalian merasa gugup, posisi kita perang nanti berada di depan, sementara itu. Kita sudah sampai di medan perang."

Mereka memandang kedepan, terdapat banyak Tenebrae berpakaian hitam, bedanya mereka tidak bertopeng.

"VERONICA!! LAMA KITA TAK JUMPA!! KENAPA KAU TAK MAU MEMBERIKAN VIRTUS ELECTAM UNTUK KAMI?! KAMI HANYA INGIN MENGUASAI DUNIA, ITU SAJA." Teriak pemimpin pasukan Tenebrae.

"XAVIOR!! KAU TAK PERNAH BERUBAH! KAU TAK BERPIKIR JIKA NANTI, APA YANG TERJADI JIKA SELURUH DUNIA MENJADI BUDAKMU! BODOH!!"

"KAU BILANG AKU BODOH! KAU YANG MINTA HAL INI TERJADI, JANGAN SALAHKAN AKU JIKA KAU DAN MURID- MURIDMU, AKAN MATI!!"

Perang telah dimulai, Arha, Hana, dan Aulia kewalahan untuk membunuh setiap Tenebrae yang minta nyawanya dicabut oleh Virtus Electam.

Lina? Jangan ditanya, dia sudah menggunakan Invisibilia Transparant nya, dan duduk di bawah pohon besar sambil melihat sahabat- sahabatnya terserang, dan menyerang.

"Waaah! Aku tak menyangka jika menonton lebih seru dari pada bermainnya, kekuatanku terlalu berbahaya jika digunakan. Aku kan cinta damai." Ucap Lina untuk dirinya sendiri.

Egois memang, namun Lina juga berpikir, jika dia menggunakan kekuatannya maka bukan Tenebrae saja tapi klan Elementer juga akan terhisap menjadi debu.

"Nanti saja aku gunakan, jika sudah 99% Elementer menang. Sisanya akan kuhisap."

Perang terus berlangsung, hingga sore hari.

"Dimana Lina? Ini sudah sore tapi aku tidak melihatnya." Ucap Arha kepada Aulia.

"Aku tak tahu, apa kau terluka?" Tanya Aulia.

Academiae ElementerTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang