'author pov'
"sialan ni bocah udah setengah lima belum juga dia jemput gue. .dasar kunyuk unyil !" gerutu el , merenungi kemalangan nasibnya.
"hai. .kita ketemu lagi. !" seru sebuah suara cewek dari belakang el. .el membalikan tubuhnya dan. . "eh. .hai. Juga, lo ngagetin gue aja !"kata el malu malu.
"em. .maaf kalo gitu. Aku ganggu kamu ya ?" tanya gadis itu lugu.
"kagak kok, eh aku belum tau nama lo. .kenalin gue el, loe ?" el mengulurkan tangan kananya hendak mengajak si gadis berjabat tangan.
"ng. .aku kiefani. .panggil aja aku fani . !" jawabnya seraya membalas uluran tangan el.
"ah. .namanya lucu. .fani. .em funi. .haha. .eh lo kok belum pulang ?" tanya el.
"lagi nunggu jemputan, kamu sendiri. ?"
"sama . .gue juga !" kata el.
Setelah perkenalan singkat itu ,mereka semakin akrab mereka menceritakan banyak hal yang pernah mereka alami sembari menunggu jempvanya masing masing.
"bum. .bum. .bum" suara sepeda motor berhenti tepat didepan mereka,
'nah ni kunyuk baru dateng, awas aja lo dirumah nyuk !' umpat el dalam hati.
"eh. .fan, adik gue dah jemput gue , gue pulang dulu ya? " el berpamitan.
"ya. .jemputanku juga udah dateng kok. .?" kata fani sambil menunjuk motor satria yang baru berjalan kearah mereka.
"pacarmu ya ?" tnya el.
"bukan. .dia kakakku. !"
"woy buruan kak" pedot jun.
"ah brisik lo nyuk. .ah gue duluan ya. .daa fan ? El menaiki motornya dan jun langsung tancap gas meninggalkan tempat itu.
"haha. .dasar cowok aneh. .ah hai kak !" sapa fani pada cowok yang baru saja berhenti dgan motornya itu.
"dah lama ya dek. Maafin kak adin ya ? Tadi tante nyuruh kakak nganter dia ke salon dulu !" celetuk cowok sambil melepas helmnya wah ternyata cowok tu adin.
"ah. .mamah dasar. .yaudah kak ayo pulang. !"
fani bersiap menaiki motor itu.
"ok. .pegangan ya?"
"ne. .oppa ?" jawabnya.
"jangan pake bahasa itu. .aku gak mudeng !"
"cih. .dasar bodoh. .hehe?"
"apa kamu bilang ha? "
"ah. .gak papa, ayo pulang ?" sahut fani lalu melingkarkan kedua tanganya ketubuh adin untuk berpegangan.
_____
#.rumah jun n el. .
Seorang wanita cantik paruh baya tengah duduk didepan tivi, wajahnya terlihat begitu gelisah dan agak pucat.
"bum. .bum. .bum. "
terdengar suara sepeda motor berhenti didepan rumah. Wanita itu langsung menghambur ke luar rumah dan ia sangat lega melihat dua anaknya pulang dengan selamat namun raut kegelisahan diwajahnya belum juga hilang.
"mah . .ada apa ? Pucat banget wajah mamah ?" tanya jun perhatian. Namun el dengan santainya hanya diam dan berjalan kedalam rumah.
"jun. .ayo kita segera kerumah sakit tante lysa kecelakaan ?" sahut wanita yang di panggil mamah oleh jun tadi.
"ha, .ayo ,eh tapi mah motorku masih di bengkel , dan in. ."
"sudah pake mobil mamah saja , ayo!" potong mamah jun.
El yang melihat percakapan itu dari balkon kamarnya tersenyum sinis.
"tidak buruk juga hidup gue, masih ada papa yang sayang ma gue , gak kaya lo mah cuma sayang sama jun !" gumam el, lalu masuk kedalam kamarnya.
______
20.00 wib.
"tok. .tok. .tok'
el merasa baru saja terlelap, tapi suara ketukan pintu kamarnya membangunkanya.
"hng sialan siapa sih" gumamnya jengkel "masuk. !"el agak berteriak.
'klek' pintu terbuka terlihat sosok jun berdiri ditengah pintu dan berjalan mendekati el yang masih dengan posisi tidurnya.
"kak. .ng. !" jun memegang pundak el yang memunggunginya.
"ngapai lo kesini. .jangan ganggu tidur gue. .keluar lo! !" gertak el dingin sambil menepis tangan jun dan tetap memunggungi jun.
"kamu. .dipanggil papa kak ?" jun lalu meninggalkan kamar el.
'hah papa dah pulang. .syukurlah!' kata jun dalam hati langsung mengubah posisinya menjadi duduk. Jun memandangi kamarnya sebentar, kamar sederhana dengan walpaper warna biru didindingnya, satu meja belajar berwarna putih terlihat di pojok ruangan.
'papah dah pulang. .berarti bentar lagi gue bakal pergi dari tempat ni dan gue bakal ninggalin semua temend yang gue punya ? Ah fani, semoga kita bisa ketemu lagi !' gumam el pelan.
Tanpa el sadari jun mendengar semua gumaman el dari balik pintu kamar el. "gue bakal kangen sama lo kak !" kata jun sambil tersenyum miris dan berjalan menuju lantai bawah.
.TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
Friends , Enemies and Love
Teen FictionKehidupan El perlahan berubah , da ia mulai terjebak diantara masalah di sekolah barunya namun El juga menemukan cinta barunya disana ? Let's read
