El memandang makanan didepanya dengan tidak berselera didepanya duduk Alvin dan Angget.
" El lo gak suka ya, buat gue aja mana !" kata angget sambil menunjuk nunjuk makanan el. " aish kau ini !" alvin memukul kepala Angget dengan sendok yang dipegangnya " aduh sakit tau , emang apa salahnya daripada gak dimakan !" " halah ! Terserah !" Alvin pasrah dan kembali meneruskan makanya.
" haha , kalian akur dikit napa !" timpal El, sesaat setelah El berhenti berbicara keaadaan kanti yang tadi ramai menjadi tenang. " kenapa mereka semua ?" tanya El pada dua orang yang berada di hadapanya.
" noh , ada mereka jadi pada diem !" tunjuk angget pada sekumpulan siswa cowok yang baru masuk ke dalam kantin, mereka ada 7 orang kurang lebih dan El mengenal dua diantara mereka ' itu kan yang waktu diatap sekolah ' batin El.
" jangan ngliatin mereka terus nanti kita dikira nantang, ya gak vin " alvin mengangguk menyetujui kata kata Angget.
" memang mereka siapa ?" El masih memperhatikan mereka yang kini duduk disalah satu meja kantin paling pojok.
" Dwewan Muwyiyd " jawab angget sambil mengunyah makanan yang langsung mendapat hadiah pukulan dikepala dari Alvin " kalo ngomong makananya ditelen dulu , jorok lo " " Biarin, ehem maksutku dewan murid !" ulang Angget.
" oh, memang tugas mereka apa ?" tanya El yang memang sampai sekarang memang belum mengerti apa apa.
" nyiksa murid lain ?" celetuk angget. " hush ngawur lo , tugas mereka seaslinya membantu ketua murid tapi sayang kekuasaan mereka malah mereka selewengkan untuk menindas murid murid lain, ah semakin lama lo disini pasti lo bakal ngerti maksutnya deh!" terang Alvin , El terdiam sejenak lalu ia teringat Revo.
" Eh trus revo skarang gimana ?" tanya El.
" pulang " jawab angget sambil tetap makan.
" pulang , siapa yang nganter ?" " guru piket tadi !" jawab Alvin santai sedang El hanya ber oh ria.
Disisi lain kantin.
" dia murid baru ? " tanya salah satu dari mereka pada teman temanya, sontak teman temanya menoleh ke arah yang ditunju cowo tadi " kayaknya sih iya " jawab cowo berambut pirang " hey joe , lihat itu kan yang tadi sama revo ?" kata si cowo paling tampan kepada cowok disampingnya yang di panggil joe, joe menengok " iya " jawbnya singkat sambil tetap memandang kearah bangku El dan kedua temanya duduk .
" karel, lo kenal murid baru itu ?" tanya anak berbadan tambun ke cowo yang tadi bertanya pada joe , " gak , tapi gue ma joe pernah ketemu !" jawab karel.
Sementara itu El yang menydari kalo dia diperhatikan mulai risih.
"vin " "hem ?"
"mereka kok ngliatin gue terus ?"
" mau makan lo kali " jawab angget ngawur.
Alvin mendelik kearah angget yang langsung mengkeret.
" udah gak usah diurusin " Alvin memandang El " yaudah ayo ke kelas aja ?' lanjut Alvin.
----
KAMU SEDANG MEMBACA
Friends , Enemies and Love
Teen FictionKehidupan El perlahan berubah , da ia mulai terjebak diantara masalah di sekolah barunya namun El juga menemukan cinta barunya disana ? Let's read
