.NOT BAD-3.

1K 6 0
                                        

'EL POV'

"el. .el bangun kita sudah sampai !" suara itu ngebangunin gue dari tidur gue . .gue rasa gue baru tidur 40.menitan . .

"eng. .dah sampai ya pah !" gue buka mata gue perlahan. .udah sepi didalem pesawat.

"iya. .ayo turun atau kamu mau disini saja ?" kata papah yang sedang sibuk merapikan bajunya.

"ng. .nggak , mau ngapain disini ?" jawabku dingin lalu pergi meninggalkan papah.

"ish. .dasar !"

"kenapa ?" tanyaku sambil menengok kearah papah.

"tak apa ayo cepat !"sahut papah sembari menarik 2 koper besar , ish gue anak durhaka kali koper gua aja yang bawain papa gua.

"mana pah koperku , biar ku bwa sendiri !"

papah cuma menjawab dgan anggukan lalu menyerahkan salah satu koper yang dibawanya ke gue.

oh. .ini , bandara ahmad yani keren juga. . Ah bodo ah gue capek gue pengen cepet ampe rumah .

______

sampai didepan bandara , udah ada mobil yang jemput gue ma papah, jadi gue gak perlu nunggu lagi ,

"el kenalin ini supir papah, namanya pak yan !" kenal papah ma orang yang lagi masukin koper gue ma papah ke bagasi, orangnya sendiri malah senyum ramah ma gue, jadi gue juga bales senyum aja .

. . . .

Perjalanan kerumah papah kayaknya lama banget ya dan sekarang gue lagi ada dijalan depan bangunan tua nan megah , bro pintunya banyak banget. .

"itu namanya lawang sewu , el !" kata papah tiba tiba yang membuat gue beralih memandang papah yang duduk disamping supir.

"oh !" jawabku santai seolah tak tertarik, padahal gue pengen banget masuk kedalem situ.

"kalo kamu pengen masuk , kapan kapan kamu bisa maen kesini sama pak yan atau sama papah ?" jawab papah seolah tau yang gue pikirin.

"hmm !" jawabku sambil mengangguk dan kembali mengalihkan pandanganku kearah bangunan tua itu, gue pernah denger nama bangunan ini tapi baru kali ini gue liat secara langsung.

Semakin lama mobil yang gue tumpangi semakin menjauh dari gedung itu, gue takjub ma kota semarang kotanya rame tapi juga gak seramai and polusinya gak kaya jakarta , kayaknya gue bakal betah disini.

___________

pukul 10.00 mobil papah memasuki sebuah kompleks perumahan, eh menurut gue ini bukan kompleks soalnya bangunan rumahnya ukuranya beda dan letaknya agak jauh jauh so kita sebut aja perumahan (apa bedanya el ?). Mobil papah berhenti tepat didepan gerbang rumah berlantai dua bercat kuning, rumahnya kayaknya gak terlalu besar tapi menurut gue bagus gak beda jauh sama rumah yang di jakarta.

"tin. .tin. .tin" pak yan , neken neken klakson mobil , trus gak berapa lama gerbang kebukak. .dan terlihat disitu wanita paruh baya pake daster biru berdiri dipojok

gerbang.

Setelah mobil masuk kedalam halaman rumah, gue denger lagi suara gerbang ditutup.

''ayo el turun !" kata papah sambil membuka pintu mobil hendak keluar.

"ya !" jawabku singkat sembari membuka pintu mobil.

Wow udara disini lumayan juga, bahkan bisa dikatakan bersih untuk daerah kota. Aku memandang sekeliling dan pandanganku berhenti dibalkon rumah tetangga papah, ada gadis yang sedang berdiri disitu rambutnya diikat satu , ia memakai kaus pink . .ia melihat kearahku lalu tersenyum , manis.

"el. ."

"a. .e. .iya pah !"suara papah mengagetkanku.

"ayo masuk, nanti biar pak yan yang membawa barang barangmu. .eh dan ini mbok yem , istri pak yan dan pembantu juga disini ?" kata papah sembari mengenalkan wanita yang membuka gerbang tadi kepadaku. .dia tersenyum dan lagi lagi gue juga tersenyum.

"yaudah ayo masuk !" ajak papah sambil melangkah masuk kedalam rumah.

Aku mengangguk sebagai jawabanya, aku menengok kembali kegadis tadi, dia masih disana dan tersenyum lagi kearahku, aku membalas senyumya sekilas lalu melangkah masuk kedalam rumah.

"NOT BAD" gumamku.

. . .

Friends , Enemies and LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang