PERJALANAN #2

559 5 4
                                        

Bimo terbangun tepat saat bus berhenti , ia melihat teman temanya mulai menuruni bus. Bimo berdiri dan memandang El , mata El masih tertutup rapat , bimo tersenyum dan menggoncang tubuh El.

" el . . El bangun ! El . . ?" kata bimo pelan tapi El tak kunjung bagun.

" el !" bimo mulai panik , ia memegang leher El , dingin.

" aish , El kau kenapa ?" bimo sangat panik ia memandang sekeliling sudah sepi. Bimo langsung turun di luar ia melihat pak anto dan bayu sedang berbincang , bimo langsung menghampiri.

" kamu kenapa bim ?" tanya pak anto .

" El , pingsan cepat bantu saya !" nada bicara bimo sangat khawatir , pak anto dan bayu langsung mengangguk dan mereka bertiga berjalan kearah bus.

Banyak siswa memandang heran kearah bimo dan bayu yang sedang membopong El.

Tak sengaja angget melihat El tengah dibopong oleh bimo dan bayu , angget langsung pergi dari tempat itu.

____

Diruang itu tengah duduk tiga orang laki laki dengan santainya ,

brakk

tiba tiba pintu ruangan itu terbuka , tiga laki laki itu lantas menengok.

Nafas angget tersengal sengal.

" lo kenapa ?" tanya revo santai.

" lo kaya maling di kejar kejar ma orang ! Hahaha " celetuk alvin asal. Sedang jan hanya tersenyum melihat teman temanya.

" hah. . Hah. . Hah. . Terserah kata kalian tapi el. . El pingsan ?" kata angget. Mendengar kata kata itu revo dan alvin lantas berteriak.

" apa ?" teriak mereka bersamaan.

Angget hanya mengangguk.

Jan lalu berdiri

" ayo kita lihat dia ?" jan meninggalkan ruangan itu diikuti ketiga orang tadi.

+++

" dia kenapa ?" tanya bayu pada bimo sambil memandang el yang tergeletak lemah ditempat tidur , untunglah mereka tidak bermalam di tenda tapi bermalam di penginapan dan setiap kamar diisi 3 orang, dan El sekamar dengan bimo dan bayu.

" Entahlah , tadi dia sempat sesak nafas dan ah. . .sudahlah !" bimo tetap tak mengalihkan pandanganya dari El.

" hah saat pertama melihatnya , juga saat melihatnya berkelahi saa ia pertama datang ke sekolah ini , aku seperti mengenalnya ?" kata bayu jujur.

" Benarkah ?" tanya bimo santai sambil tersenyum 'aku juga merasa begitu' batin bimo.

" ya begitulah " kata bayu sambil mengedikan bahu.

_____

" hah. . Hah . .hah" el tiba tiba terbangun dan memandang sekitar. Matanya terbelalak saat melihat bimo dan bayu memandangnya.

" kau sudah bangun , bagaimana keadaanmu ?" tanya bimo sambil membantu El yang hendak duduk.

" yah , aku tak apa ?" jawab El.

" ini , hey tadi kau kenapa sih ?" tanya bayu sambil memberikan segelas air ke El. El menerima gelas itu dan meminumnya.

" gue tadi . . Ah asma gue kambuh ya . . Haha gue malu maluin !" kata el agak berjenaka tadi bimo dan bayu dapat melihat gurat kesedihan di tawa El.

" udahlah yang penting kamu gak papa sekarang kamu istirahat aja, aku sama bayu bakal temenin kamu disini. Ok !" kata bimo sambil melirik bayu yang tengah tersenyum dan El hanya mengangguk ,

Jan melihat El bersama dua orang yang sangat di bencinya dari pintu kamar El yang agak terbuka. Ada rasa aneh di diri jan , ia merasa iri memandang El bisa seakrab itu dengan bimo dan bayu sedang ia tak bisa seakrab itu dengan El.

" lo gak ingat gue El , lo gak ingat bimo dan bayu juga El , dan sepertinya mereka gak ngenali loe ?" gumam jan tapi masih agak dapat didengar oleh revo.

" lo ngomong apa bro ?" tanya revo pada jan.

"gak papa ayo pergi " kata jan lalu pergi dari tempat itu diikuti oleh ketiga temanya .

Bayu merasa ada yang berbicara diluar , ia lalu menengok kearah pintu kamar yang sedikit terbuka. Bayu melangkah kearah pintu dan menengok keluar.

" gak ada siapa siapa ? Kayaknya tadi ada yang ngomong ?" bayu lalu menutup pintu kamar yang tadi agak terbuka itu.

" kenapa bay !" tanya bimo.

" ah gak papa kok tadi kayaknya ada orang diluar mungkin orang lewat !" jawab bayu sambil melangkah ke ranjangnya yang ada dipojok kanan. Bimo sedang membongkar isi tasnya yang ternyata berisi banyak makanan itu , dan el juga sedang membongkar isi tasnya yang hanya berisi beberapa pakaian.

Bayu melihat psp putih milik el yang tergeletak di tempat tidur El, ia lalu berjalan kearah el.

" boleh aku pinjam ?" tanya bayu sambil menunjuk psp el. El tersenyum

" pakai saja !" kata El " hey gue kira kalian itu galak ternyata gak juga " lanjut El.

Bimo tersenyum memandang El

" haha mereka itu tidak mengenal kami , kelak kamu pasti tau makstku ? Ya kan bay ?" kata bimo menerangkan sambil memandang bayu meminta persetujuan.

Sedangkan bayu malah hanya mengangguk dan tetap sibuk memainkan psp El.

" hah kalian aneh , ?" El berdecak , tapi detik berikutnya El dan bimo tertawa bersama.

" kalian kenapa ?" tanya bayu tiba tiba, sesaat hening karena pertanyaan bayu itu.

Krik. .

Krik. .krik.

Krik. . Krik. .krik

" hahahahaha " tawa mereka bertiga meledak.

__

makin aneh aja cerita ini, tapi keanehan cerita inilah intinya.

Friends , Enemies and LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang