Ruby hanya mengerang ketika Aberlem melemparkannya ke sel bersama yang lain. Ia jatuh tersungkur, dengan wajah membentur lantai terlebih dahulu. Darah mengucur dari hidung gadis itu.
"Teman teman?" Seorang pemuda bangkit dari duduknya.
"Kenapa kalian bisa ter-"
"Hematite!"
Citrine, Shapphire, Ruby serta Emerald berhamburan, memeluk erat Hematite.
"Bodoh! Kenapa kau bisa tertangkap!?" Bentak Citrine.
"Oh ayolah; kalian juga tertangkap kan?" Balas Hematite datar.
"Kita harus keluar! Apa kita hanya akan menyerah?" Tegas Shapphire.
"Mereka memang mengambil senjata kita, tapi-"
"Shapphire"
Pandangan Shapphire lalu beralih ke Ruby yang sibuk memegangi hidungnya.
"Aku..." Ruby duduk, "aku tidak tahu apa yang harus kita lakukan sekarang" katanya kemudian.
"Mereka akan mengeksekusi kita besok, di depan para rakyat"
Emerald berteriak penuh emosi.
"Ini semua salahku" Citrine mulai terisak. "Seandainya aku tak membawa kalian ke hutan.."
"Ini bukan salahmu, Citrine"
Mereka berlima saling berpelukan. Ruby benar benar tak bisa menahan air matanya.
"Lihatlah kita-pasrah akan kematian"
"Setidaknya kita mati bersama,kan?"
"Betapa polosnya dirimu"
Mereka tertawa, lalu sedetik kemudian berubah menjadi tangis yang menyedihkan.
"Ini semua salahku! Salahku" Ruby tak lagi perduli pada hidungnya yang terus meneteskan darah, menggantung di dagu bersama tiap tetes air matanya.
"Bukan" kata Hematite, "ini salahku"
"Salahku juga" kata Shapphire dan Emerald.
"Salahku" timpal Citrine.
"Salahku" Dust berlari dan ikut memeluk Ruby.
"Aku tahu" Ruby berbisik lirih. "Ini salah kita semua"
Gadis itu lalu membenamkan diri dalam pelukan Dust dan teman temannya yang hangat.
Aku yakin kita akan bertemu lagi.
Saat mereka larut dalam tangisan dan lamunan mereka, secercah cahaya muncul, lalu membesar dan mulai menyelimuti kelima orang itu.
Kita adalah sahabat
Apa yanga tidak bisa kita lakukan bersama?
Menghidupkan orang mati?
Membuat emas?
Memang tidak bisa;
Tapi kita bisa berbahagia bersama.
Dust terlempar ketika cahaya itu menghilang. Rubah itu kaget akan apa yang dilihatnya.
Dihadapannya terdapat seorang gadis--yang mungkin juga seorang pria- bersurai pelangi, bermata perak, dan berbagai macam batu permata tersebar di seluruh tubuhnya.
"Apa yang?"
Bismuth.
Namamu Bismuth.
Bismuth bangkit, memegangi kepalanya dengan bingung. Dust ternganga keheranan, tak bisa berkata kata.
"Kita bergabung?" Ucap bismuth pada dirinya sendiri.
"Tapi bagaimana mungkin?"
"Aku tidak tahu!"
"Apa apaan ini?"
Bismuth mengomel sendiri. Namun itu terasa sangat aneh. Ia merasa berbicara pada teman temannya; atau bahkan dirinya, tapi hanya ada Dust di situ.
"Sihir penggabungan!"
"Ratu pernah cerita tentang ini padaku"
"Sihir apa? Apa maksudmu?"
Ia lalu berlari menuju jeruji, lalu mencoba membukanya. Tentu saja, besi itu bengkok dengan mudahnya.
"Dust, ayo"
"Dust, ayo ikut kami"
Si rubah yang masih bingung, berlari lalu memanjat punggung Bistmuth.
"Aula di sebelah sana"
"Belok kiri dari sini"
BERHENTI!
Bismuth berbelok, lalu terjatuh dan memegangi kepalanya.
Tiba tiba, cahaya mengelilinginya, dan mengubahnya kembali menjadi lima orang.
"Apa apaan itu tadi?" Shapphire kaget.
"Kita bergabung! Fusion magic!"
"Maksud mu, kita menjadi satu dalam satu tubuh dan pikiran?" Tanya Ruby.
"Ya!"
Wajah Ruby memerah. Ia mulai memikirkan hal lain.
"I-itu aneh, karena penggabungan antara pria dan wanita hanya bisa di capai apa bila..." wajah gadis itu semakin memerah.
Hal itu membuat kelima orang itu menjadi canggung dan malu.
"Tapi ini kan beda" Citrine membela diri. "Kita tidak benar benar bergabung"
"Tetap saja aku bisa merasakan tubuhku! Tubuhku! Bahkan tubuh Hematite dan yang lainnya!" Protes Ruby.
"K-kita tidak punya waktu untuk ini" giliran Hematite yang terbata bata.
"Penggabungan ini membuat kita semakin kuat. Apa salahnya dicoba?" Kata Emerald.
Sayangnya, perkataan Emerald sangat sangat sangat benar.
"Tapi, bagaimana cara kita bergabung lagi?"
"Sejujurnya" kata Shapphire, "aku ada ide"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Maaf yaaa udah lama ga udate
Reader nya jadi dikit dong, hehehe
Sebenarnya update gara gara seseorang :-/
Namanya ****a
*dihajar*
Nyurufufufu~~~~~ (◎<◎) /
Ngomong ngomong, ceritanya hampir tamat, lho~
To be continued!
KAMU SEDANG MEMBACA
ELECTUS
Fantasy[COMPLETE] #224 in Fantasy (25-05-2017) Pada suatu masa, tersebutlah sebuah kerajaan sihir bernama Encastia, yang dijaga oleh lima pengendali elemen terpilih dari masing-masing klan mereka; klan Redwood, Evergreen, Skyfall, Minerva, dan Chaos. Dibaw...
