"Sometimes life like strawberry cheesecake, too much flavor but they just a piece of cake." -Anonymus-
Bian nggak pernah tahu kenapa Bundanya nggak menyusulnya kerumah Eyang Jangkung. Dia tahu Bundanya pelupa, tapi kenapa Bunda bisa lupa setiap hari...
Aku, Eyang Jangkung, Eyang Putri dan Pak Yoyo hari ini pergi menuju Bandung. Kami berangkat subuh-subuh karena Eyang Jangkung bilang kalau kesiangan bisa macet. Aku pikir, mungkin kalau siang orang-orang lebih suka di jalan ketimbang di rumah. Jadi macet, deh ... hehehe ....
Sementara aku melihat pemandangan dari kaca mobil, Eyang Putri sibuk bertelepon dengan Om Ghani. Kayaknya, sih, Om Ghani juga sudah di jalan seperti kami.
"Ghina ikut juga, kan?"
"Hah?"
"Oke, nanti Mama bilang sama Brian."
Aku nggak tahu siapa Ghina yang Eyang Putri maksud. Aku juga sedang nggak ingin bertanya karena pemandangan di kota Bandung yang ramai.
"Eyang, disini ramai. Aku suka. Kayak di rumah Bunda." Kataku saat aku melihat orang lalu lalang di jalanan.
"Bian lebih suka di tempat sejuk seperti rumah Eyang atau disini?"
"Bian suka semuanya. Di rumah Bunda kamar Bian bagus. Bian suka. Di rumah Eyang kamarnya seram. Bian nggak suka."
"Gimana kalau nanti kamar Bian kita dekorasi biar mirip kamar di rumah Bunda?"
"Dekorasi itu apa?"
"Dekorasi itu menghias, merubah, jadi nanti kita hias dan rubah kamarnya biar sama seperti kamar lama Bian di rumah Bunda, gimana?"
"Oke!" Sahutku bersemangat.
******
Sebelum melanjutkan perjalanan, kami berhenti di rumah makan khas sunda. Eyang Putri memesan banyak makanan untuk kami.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku, Eyang Putri, Eyang Jangkung dan Pak Yoyo (supir yang ikut setiap kami pergi pakai mobil) menikmati sayur asem yang ternyata nggak asem. Ikan bakar, ayam goreng, timun mentah (lalapan) dan beberapa sayur mentah lainnya. Aku nggak makan sayuran mentah itu. Cuma Eyang Jangkung dan Pak Yoyo yang memakannya.
Setelah makan, kami melanjutkan perjalanan. Eyang Putri bilang kami akan ke Kawah Putih di Ciwidey. Aku nggak bertanya lebih lanjut mengenai tempat itu karena aku ngantuk dan akhirnya ketiduran.