Jantung Nadine semakin berdebar cepat saat orang yang menculiknya memeluknya dengan erat, tentu saja ia begitu bingung. Dengan mata yang masih tertutup seperti ini ia sama sekali tak mampu menebak siapa orang yang sudah berani membawanya pergi, apalagi saat orang itu begitu lancang mencium bibirnya. Nadine segera menarik diri seraya mengigit tangan orang itu hingga suara ringisan pun terdengar disana.
"Aduh....."
"Rasain lo, makanya jangan kurang ajar ya pake culik gue segala. Kalau gue tau lo siapa bisa langsung gue laporin ke Daddy biar lo di penjara" omel Nadine, gadis itu pun segera membuka penutup matanya berniat untuk kabur dari tempat mengerikan ini, namun tatapannya seketika membulat saat pemuda yang mencoba menculiknya malah terduduk dengan ringisan yang terus keluar dari mulutnya.
"Makanya jangan bertindak kurang ajar, gue cewek baik-baik dan gue juga sudah punya pacar jadi lo jangan....." ujar Nadine tersentak saat menatap wajah pemuda di hadapannya kini, ia pun menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang ia lihat.
"James ka....kamu" ujarnya begitu kaget
"Maaf, aku gak bermaksud seperti itu" jawab James dengan raut datarnya, pandangan Nadine pun teralih pada tangan pemuda itu yang berdarah. Apa mungkin gigitan darinya membuat James terluka ? bukan kah ia sendiri tak begitu keras melakukan itu fikirnya.
"Ya ampun tangan kamu, kok tangan kamu bisa berdarah begini sih. Apa gara-gara gigitan aku tadi ? " Nadine meraih tangan pemuda itu yang memerah
"Bukan, ini karna aku jatuh dari sepeda tadi"
"Masa sih ? hmm tapi betul juga deh gak ada bekas gigitan aku disini. Habisnya kamu sih, kenapa menculik aku segala jadi jangan salahin aku kalau mengigit kamu"
"Aku-Kamu ?" ujar James mengerutkan kening yang membuat Nadine kembali menutup mulutnya
"Ih dasar ngeselin !! emang kenapa kalau Aku-Kamu, gak boleh ? ya sudah Gue-Elo !!"
"Tapi gak pake End kan ?" ucap James tersenyum, Nadine semakin manyun mendengar ucapan pemuda itu.
"Kamu lama-lama ngeselin ya. Lagian kamu kenapa mau menculik aku segala ? Sudah itu mengirim bunga, terus pake cium bi......" Nadine kembali menutup mulutnya, wajahnya pun seketika memerah mengingat tentang tadi, entah perasaan aneh apa yang menggelayutinya. Kenapa ia harus kehabisan kata-kata jika berbicara dengan pemuda ini. James pun segera memegang pundak Nadine meminta gadis itu untuk menatapnya, dengan jarak sedekat ini membuat Nadine bisa melihat dengan jelas wajah teduh James yang begitu tampan dengan mata coklatnya yang terpancar dengan tenang.
"Aku minta maaf soal kejadian di kampus tadi. Aku cuma ingin kamu tau, aku membantu kamu bukan karna aku ingin membalas dendam sama kamu demi Karine, aku melakukanya dengan tulus. Aku harap kamu percaya"
"Kenapa aku harus percaya ? kamu teman baiknya Karine kan ? Hhh sudah James aku malas ngomong sama kamu, apalagi kalau kamu membahas tentang gadis pengkhianat itu !!! Mending kamu sekarang pulang deh, jangan buat aku bete. Lagian apapun urusan kamu ? aku gak peduli karna kita gak ada hubungan apa-apa. Kamu paham kan, permisi"
"Siapa bilang kita gak punya hubungan apa-apa. Kamu tanggung jawab aku Nad" ujar James hingga Nadine menghentikan langkahnya, kembali perkataan itu keluar dari bibir James, yang membuat Nadine sendiri begitu bingung.
"Apa maksud kamu ? aku tanggung jawab kamu ? kamu jangan bercanda James. Aku aja baru kenal sama kamu, itu pun di kampus dan aku taunya kamu temannya Karine si pengkhianat itu"
"Iya kamu tanggung jawab aku, aku gak bisa menjelaskannya sekarang, aku cuma gak mau kamu kenapa-napa, itu aja. Maaf kalau aku menganggu waktu istirahat kamu, selamat malam" James meninggalkan Nadine yang terlihat mematung karna kepergiannya

KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Di Langit Senja
RomanceNadine merupakan Primadona di Kampusnya, kecantikan yang di milikinya pun membuat banyak pemuda berusaha mencari perhatiannya. Terbiasa hidup dalam kemewahan dan di perlakukan bak Putri Raja membuat Nadine menjadi gadis manja dan juga besar kepala...