Kamu Season 2- 10

1.3K 165 26
                                        

Hai semua ❤.

...

Prilly menghembuskan nafas kasar, lembar demi lembar laporan penuh di atas meja. Hingga ketukan pintu membuyarkan lamunannya.

"Masuk." Suara lembutnya mendominasi ruangan bercat putih itu.
Gritte dengan cengiran khasnya menyembul di balik pintu. Mau tak mau Prilly tersenyum karena wajah konyol sahabatnya.

"Ada apa Te?"

"Ayo pulang, gak ada lembur ya beb. Kita harus persiapin acara pertunangan kita." Ucap Gritte semangat. Lain halnya dengan Prilly yang hanya menghela nafas panjang. Entah pertunangan yang dia impikan ini akan terjadi atau tidak.

"Lo duluan deh Te, ada yang harus gua selesain dulu."
Gritte mengerucutkan bibirnya sebal.
"No, kita pulang sekarang."

Gritte menarik tangan Prilly keluar ruangan. Yang ditarik hanya pasrah dengan tingkah sahabatnya. Toh dia tidak bisa menolak.

"Lo pulang bareng Ali gak ?" Gritte melirik Prilly yang hanya memandang ponsel doraemon miliknya.

"Gak tau deh, kalau gak dijemput gua bisa naik taxi kok." Jawabnya acuh. Gritte mengernyit tak suka.

"Dia kenapa sih, kok bisa-bisanya akhir-akhir ini nyuekin lo. Gua banting pakai kekuatan super gua baru tau rasa itu telor onta."

Prilly tersenyum kecil menggelengkan kepalanya. Dia tidak mau berfikir negatif untuk sekarang. Karena dia tahu Tuhan punya rencana indah untuk kehidupannya.

"Hai sayang." Barka yang baru saja datang dari belakang mereka merangkul Gritte mesra.

"Pulang sekarang." Gritte mengangguk menjawab pertanyaan Barka.

"Lo beneran gak bareng gua Bie?"

Dan sekali lagi Prilly menggeleng membuat Gritte merengut di pelukan Barka. Dengan berat hati mereka berdua meninggalkan Prilly sendirian di koridor rumah sakit.

Prilly memilih duduk di kursi tunggu, entah dia tidak tahu apa yang dia tunggu. Tapi hati kecilnya berharap Ali menjemput dan memberikan penjelasan padanya. Setelah kejadian tadi siang di kantor Ali, Ali masih belum menghubunginya.

"Bie."

Prilly mendongak dan tersenyum tipis melihat orang yang ditunggunya datang dengan penampilan yang tak bisa dikatakan baik-baik saja. Dan Prilly tahu itu.

"Aku kira kamu lupa kalau masih punya aku."

Kata-kata Prilly menohok hati Ali.

"Kamu ngomong apa sih Bie, ayo kita pulang. Maaf lama, tadi aku masih meeting." Jawab Ali pelan.

Prilly mengangguk meng iyakan. Setelah itu dia beranjak dari duduknya dan berjalan mendahului Ali.

"Bie."

Ali memanggil dan berusaha mensejajarkan langkahnya. Prilly hanya menoleh sekilas dan kembali menatap lurus ke depan.

"Aku minta maaf udah ngecewain kamu. Maaf pernah gak jujur sama kamu, Bie."

Prilly mengangguk mengerti.

"Aku tau Li, kamu terlalu banyak menderita selama bareng aku. Aku gak sepenuhnya menyalahkan kamu, kalau kamu sekarang terlena sama kesenangan sesaat."

Ali menelan ludahnya susah payah.

"Bie bu-."

"Mungkin, kamu udah ada di titik jenuh, bosan dalam hubungan kita. Tapi aku cuma mau mengingatkan sama kamu. Jenuh atau bosan bukan alasan untuk menghianati cinta tulus seseorang."

Prilly menepuk bahu Ali dan masuk ke dalam mobil. Sedangkan Ali mematung tak bisa mengatakan apa-apa. Bahkan keheningan masih terjadi sampai di depan rumah Prilly.

....

Ali masuk dalam rumah dengan langkah gontai. Perkataan kekasihnya masih terngiang jelas.

" shit."

Dia mengumpat keras melempar tangannya ke udara. Seolah dia melepas rasa sesak di dadanya.

"Bego banget sih lo, Li. Kenapa lo mau nyia-nyiain Prilly. Nggak Li nggak, lo harus pertahanin hubungan ini. Harus."

Tekatnya sudah bulat, bagaimanapun dia sangat mencintai Prillynya.

Tak lama dia menyuruh anak buahnya untuk mengantar undangan pertunangannya besok pagi.

Dering tanda telepon masuk memenuhi kamarnya. Ali mengecek siapa yang menelponnya malam-malam begini.

Barka calling...

"Halo. Kenapa Bar?"

"........."

"Udah, gua udah sebarin undangannya tadi, kok." Bohongnya.

"......."

"Oke, gua fitting baju besok." Ali mengusap wajahnya frustasi. Bagaimana mungkin dia bisa menyampingkan hal penting dalam hidupnya ini.

Besok, besok dia harus menyelesaikan semuanya. Hubungannya dengan Prilly, acara pertunangannya dengan Prilly, dan semuanya harus sudah selesai besok.

...

Maaf garing hehee ❤

Kamu Season 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang