Part 15

1.3K 115 5
                                        

"Bi, kamu mau ngomong apa?"

"Hufftt.. ja... jadi, aku mau a.. k.. u.. r.. sama kamu"

Jessica yang mendengar hal itu, membelokkan matanya dan menatap Sinb senang.

"Hah? Se.. serius nih Bi? Berarti kamu tidak akan menyakitiku lagi?" Tanya Jessica senang

"Ya.. yaa. aku akan coba"

"Gomawo Sinb yaa!"

Setelah itu mereka makan dengan tenang.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

~Di Sekolah~

"Yerin!"

"Oh Sinb. Kenapa?"

"Aku sudah lakukan yang kamu suruh"

"Jinjja? Waah daebak"

"Ya. Bahkan tadi aku semobil sama dia"

"Kok kamu gak semangat sih?"

"Mau di taro dimana mukaku kalau semua murid disini tau aku yang memintanya akur" ucap Sinb sedikit kecewa

"Jangan pedulikan mereka. Kau sudah membuatku senang. Aku akan membelamu Sinb"

"Ya makasih Yer"

Mereka bertatapan sebentar lalu..

CHUP..

Yerin mencium bibir Sinb singkat lalu pergi ke kelasnya.

"Bye Sinb"

Sinb hanya bisa mematung. Ia tak sadar kalau pipinya sudah memerah.

"Yoooommss! Sinb! " ucap Umji

"Uh! Kau selalu membuatku kaget!" Omel Sinb

"Yaa! Yaaa! Kenapa mukamu?!"

"Hah? Kenapa emang?" Sinb bingung

"Mukamu merah kayak tomat. Hahaha"

"Yaak!!"

Mereka kejar-kejaran sampai masuk ke kelas. Umji segera duduk dan menutupi wajahnya pakai tas.

"Heiissh. Untung teman"

Sinb memutar badannya dan melihat ke arah mejanya. Seperti biasa, Sinb dapat kiriman bunga dari fans nya. Ada enam bunga di mejanya dan dua bunga di kursinya.

"Apa lagi ini? Disangka aku sudah mati apa?" Gumam Sinb

Sinb singkirkan semua bunga itu ke bawah meja. Ia mengecek lagi kolongnya dan ternyata ada satu bunga lagi.

"Ada lagi? Ayolaaah. Eh tunggu, ini ada suratnya"

To. My Sinb

Hi Sinb~ aku tau kamu pasti sudah baikan sama Jessica? Aku seneng dengernya. Akur terus ya sama Jessica. Love you Bi~

Dari tulisannya juga sudah ketahuan jelas kalau yang nulis surat itu Yerin. Sinb juga tau kalau Yerin yang pasti mengirim surat kaleng itu. Sinb jadi senyum-senyum sendiri.

"Hei. Kenapa kau? Senyum-senyum gitu? Oh surat ya"

Umji langsung merebut surat itu dan membacanya

"Yaa! Balikin!"

"Nih... Oooooh jadi Yerin yang ngirim surat ini lagi"

"Kok tau?"

"Ya elah Bi. Emang siapa lagi yang pernah nulis surat kek gini??"

I Hate My Twins [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang