(15) SINGING

41.5K 1.8K 0
                                        

-Perasaan apa ini? Apakah ini tanda bahwa aku menyukai laki - laki itu?-


Langkah Joshua terhenti saat ia melihat Caitlin sedang memegang ke rah baju Jasmin lalu mendorong gadis itu ke tembok. Caitlin pun mengambil ancang - ancang untuk memberi bogeman ke arah wajah Jasmin.

Ini enggak boleh dibiarin!!! Ini gawat.

Joshua melangkah ke arah tempat dimana Caitlin dan The Red Velvet itu berada.

"Jo? Jo? Lo mau kemana? Woi?" panggil Evan.

"Kenapa tuh anak? Aneh!" tanya Kevin

"Ada apa, Van, Vin?" tanya Olivia yang tiba - tiba muncul dari dalam kelas.

"Tau tuh, sih Joshua kayak lagi buru - buru gitu," jawab Evan tak yakin.

Olivia menatap punggung Joshua yang mulai jauh. Olivia melangkah mengikuti kemana Joshua pergi. Langkahnya terhenti saat Olivia melihat Joshua sedang menegur Caitlin yang ingin menonjok Jasmin. Olivia mengernyitkan dahinya bingung. Dirinya berada pada posisi bersembunyi untuk mengetahui apa yang Joshua lakukan.

Tak lama kemudian, Joshua menarik paksa tangan Caitlin dan membawanya ke koridor yang lumayan sepi. Caitlin menghentikan langkahnya dan melepas gengaman Joshua. Joshua membentak Caitlin atas kesalahan yang hampir ia lakukan. Namun, Caitlin tak terima dan menjawab dengan nada yang tidak kalah meninggi. Olivia mendengar semua pembicaraan mereka, hanya saja ia masih bersembunyi dari balik salah satu pilar yang ada di koridor itu.

Joshua keterlaluan!. Komentar Olivia dalam hati.

***

"STOP!!!"

Caitlin membelalakan matanya terkejut, ia sangat mengenal suara itu. Suara dari orang yang berusaha ia jauhi saat ini. Dengan cepat, Caitlin melepaskan tangannya dari kerah baju Jasmin dan melangkah mundur.

"Ikut gue!!!" pinta orang itu dengan menarik tangan Caitlin.

"Kak Willy lepasin!!!" pinta Caitlin dan melepaskan tangannya dari genggaman tangan Joshua.

"Maksud lo apa tadi? Hah? Mau jadi jagoan?" tanya Joshua dengan suara yang meninggi.

"Heh,, Kenapa? Apa aku enggak boleh membela diri aku? Aku cuma enggak suka mereka gangguin aku terus, yah. Aku risih. Mereka selalu berbuat seenaknya, sesuka hati mereka. Aku cuma enggak mau ditindas sama mereka. Itu aja! Apa enggak boleh?" jawab Caitlin tak terima.

"Tapi, jangan keterlaluan kayak gitu!!! Lo hampir aja nonjok dia. Seharusnya lo tahu tenaga lo sama dia itu enggak sebanding dengan lo yang terbiasa bela diri," jelas Joshua dengan menatap tajam Caitlin tepat di mata gadis itu.

"Oke, aku ngaku salah. Dan aku janji enggak akan ngelakuin hal itu lagi," jawab Caitlin dengan kepala menunduk. Setelah mendengar itu, Joshua pergi meninggalkan Caitlin.

"Tapi, aku enggak janji, aku bisa nahan diri kalo mereka ngungkit tentang keluarga ku lagi. Aku enggak akan tinggal diam untuk itu," bisik Caitlin yang masih bisa ditangkap oleh telinga Joshua.

Joshua mendadak menghentikan langkahnya dan membelalakan matanya terkejut. Joshua membalikan tubuhnya, namun gadis itu sudah tak ada lagi di tempatnya, Caitlin sudah pergi dari tempat itu.

Tapi, aku enggak janji aku bisa nahan diri kalo mereka ngungkit tentang keluarga ku lagi. Aku enggak akan tinggal diam untuk itu.

𝐒𝐔𝐑𝐕𝐈𝐕𝐄 (𝐄𝐍𝐃) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang