(4) FLASHBACK

53.1K 2.1K 5
                                        

-Masa lalu biarlah berlalu, dan lupakanlah masa lalumu jika itu hanya menyakitimu-


Waktu istirahat sudah selesai dan semua siswa kembali ke kelas mereka masing - masing dan melanjutkan pelajaran.

Caitlin kembali ke kelas bersama Rachel dan Stella. Saat di koridor, Caitlin melihat Joshua yang sedang tertawa lepas bersama teman - temannya. Tanpa sadar Caitlin ikut tersenyum melihat tawa Joshua yang penuh bahagia.

Akhirnya aku bisa melihat tawa itu lagi. Tawa yang sudah hampir 3 tahun ini tak pernah aku lihat.

"Caitlin, lo kenapa?" tanya Stella yang menepuk pelan bahu Caitlin.

"Eh, enggak apa - apa kok. Udah yuk," tukas Caitlin yang kembali melangkah menuju kelas.

Saat Caitlin sudah duduk di tempatnya, Jasmin dkk kembali menghampiri dirinya. Caitlin merasa risih dengan kehadiran mereka bertiga, berniat untuk pergi namun Grace mencekal tangannya agar tetap di tempatnya.

"Ada apa lagi sih?" tanya Caitlin yang mulai kesal dengan tingkah The Red Velvet yang semena - mena pada dirinya.

"Kan gue udah bilang lo mau enggak gabung sama kita? Lo bakal rugi lho kalo lo nolak untuk gabung sama kita. Kita bisa bikin lo hits di sekolah ini," ujar Jasmin santai dan duduk diatas meja Caitlin.

"Gue enggak mau.  Dan gue butuh itu. Please stop untuk ganggu gue!" tukas Caitlin dengan menunjuk jari telunjuknya ke arah Jasmin.

"Lo kalo ngomong yang sopan dikit dong, anak baru kok songong," tambah Grace mencengkram dagu Caitlin kasar.

"LEPAS!" tukas Caitlin yang melepas cengkraman Grace dari dagunya.

Jasmin menarik rambut Caitlin yang terikat rapih.

"Berani banget lo? Anak baru!" ujar Jasmin yang menekankan kata 'Anak Baru'. Caitlin yang sudah tidak tahan diperlakukan seperti itu menarik balik kerah baju Jasmin.

"Lo bisa enggak sih? Enggak ganggu gue," seru Caitlin lalu mendekatkan wajahnya pada wajah Jasmin.

"Eh kalian tuh kenapa sih selalu gangguin Caitlin? Kalo dia enggak mau gabung sama kalian yah jangan di paksa dong!" timpal Stella yang mulai kesal melihat tingkah semena - mena Jasmin ddk pada Caitlin. "Lagian juga tanpa gabung sama kalian pun, Caitlin udah terkenal dan sering seliweran di TV. Nah lo pada mah apaan!" tambahnya diakhiri kekehan pelan.

"Diam! Dan enggak usah ikut campur!" bentak Fanny yang membuat Stella bungkam.

"Tapi, kalian selalu ngusik dia tau gak?" tambah Rachel sedikit teriak.

"Jasmin cukup! Kalo mau jadi jagoan jangan di sekolah," teriak seseorang dari belakang Caitlin dan menarik tangan gadis itu lalu menyuruhnya duduk. Laki - laki itu juga duduk di tempatnya yang ada di samping Caitlin. Yah, yang menghentikan perkelahian Caitlin dan The Red Velvet adalah David. David sih laki - laki yang cuek, jutek, dingin, dan aneh menurut Caitlin.

"Thank's," ujar Caitlin yang membuat David menatapnya tajam.

Aneh orang ngucapin terima kasih malah ditatap tajam gitu. Dasar sombong!

𝐒𝐔𝐑𝐕𝐈𝐕𝐄 (𝐄𝐍𝐃) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang