Tessa mengambil hp-nya yang tergeletak diatas kasur. Lalu membaca beberapa pesan masuk dari Neels.
Neels: Sa
Neels: lo jadi pergi sama Justin
Tessa: jadi
Tessa: knp?
Neels: gue bingung sama lu
Neels: katanya sayang Harry
Tessa: y gue tetep sayang lah
Neels: lu berubah Sa
Tessa: b aja kali Neels
Neels: serius
Neels: lu berubah
Tessa: drama bet
Neels: lu gadenger apa kemaren Harry manggil lu kamu
Neels: dia teriak2 aku sayang kamu
Tessa: Neels udh deh
Tessa: gue capek Neels nangisin dia mulu
Tessa: lagian gue cuma pergi dinner doang
Neels: seriusan dinner doang?😒
Tessa: iya🙄
Tessa: gue masi setia sama Hazza kok
Tessa: Tenang
Neels: yaudah deh gue gabisa ngomong lagi
Read
Neels: buset diread doang sama si mba
Tessa: y trs bales apa lagi:)
Read
Tessa: soiya bgt lu woy
Tessa: sok2an ngikutin gue lagi ngeread doang
Neels: hehe:)
Read
Neels: jih njs bales dendam
Tessa: BODO AMAT.
Nanti malam Tessa akan pergi makan malam bersama Justin. Justin siapa hayo? Justin bieber dong pastinya.
Walaupun dihati Tessa masi ada rasa sedih, bingung, rindu, cemas. Semua tercampur menjadi satu. Tapi itu semua berusaha ditutupi olehnya. Tapi tetap saja tidak bisa. Dia terus memikirkan Harry. Dan Harry. Meskipun dia sedang berjalan dengan pria lain.
Skip seminggu.....
*Harry pov
Hari ini hari dimana Tessa meninggalkan rumah ini. Berarti sudah seminggu aku tidak berkomunikasi dengannya sama sekali.
Aku rindu saat dia memanggilku dengan sebutan Hazza. Apalagi saat dia bangun tidur dan menyapaku dengan panggilan Hazza. Karena hanya dia lah yang memanggilku Hazza. Ah! Aku benar-benar merindukannya.
"Hazzaaaaa gue mau curhat lagi dong"
Suara itu selalu mengingatkanku padanya. Aku juga merindukan momen-momen dimana dia menceritakan semua curahan isi hatinya padaku.
Sayang sekali waktu tidak bisa diputar. Andaikan doraemon ada pasti aku akan meminta bantuannya. Mengulang waktuku saat masih bersama Tessa. Melihat senyumannya kembali. Seperti dulu...
"Hazza ayo teriak juga"
"I LOVE YOU HA- eh keceplosan"
Tak sengaja tiba-tiba sudut bibirku tertarik ke atas saat mengingat kejadian itu.
"Aku tau kita udah lama gak ketemu. Dan kita juga udah lama gak bicara dalam beberapa waktu ini. Tapi, aku mau kamu tau. Bahwa sekarang aku sedang memikirkanmu dan merindukanmu. Aku nyesel atas apa yang udah aku lakuin. Aku cuma ingin melihatmu lagi. Melihat senyumanmu lagi. Hanya saja aku merindukanmu"
~~~
Selang beberapa menit kemudian tiba-tiba Mama dan Papa sudah ada didepan pintu rumahku. Aku pun langsung mencium mereka berdua.
Mama berjalan kedapur membuatkan makanan. Sementara aku dan Papa berbincang-bincang diruang tengah.
"Har, Kamu sayang Tessa? Pengen semuanya balik lagi kayak dulu?" Aku mengangguk dengan cepat.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY CURLY HUSBAND [REVISI]
Fanfiction(HARBARA) HARRY STYLES. Cowok dingin, cuek dan irit banget buat ngomong. Tidak terlalu membuka diri, kecuali sama orang yang dirasa nyaman baginya. TESSA HORAN. Cewek cantik yang punya sifat kekanak-kanakan, cengeng, suka curhat, perhatian, dan jug...
![MY CURLY HUSBAND [REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/111522250-64-k409974.jpg)