21. Little Things

1.6K 145 9
                                        

Melihat Harry yang tiba-tiba bangkit dari sofa, membuat Tessa menghentikan acara menontonnya.

"Mau kemana?" Tanya Tessa ikut bangkit.

Harry tidak menoleh ataupun menjawab sama sekali, melainkan terus berjalan ke arah pintu.

Yaa, dia masih kesal.

"Aku ikut" ucap Tessa yang langsung membuntuti Harry dari belakang.

Padahal Harry hanya ingin pergi ke minimarket yang letaknya tidak jauh dari rumah mereka.

Sepanjang jalan Tessa terus membuntutinya dari belakang.

Sesekali Tessa merasa kedinginan karena salju yang sudah mulai turun. Ia lupa membawa jaket tadi, tapi untung saja ia memakai sweater yang cukup tebal. Jadi bisa menghangatkan dirinya sedikit.

Harry sesekali melirik kebelakang sekilas, karena khawatir dengan Tessa yang mulai menggigil.

Kring

Suara pintu minimarket yang terbuka. Harry pun langsung memilih keperluan yang ia inginkan. Sementara Tessa masih setia membuntutinya dari belakang.

"EH SELAI COK- ehm gak beli selai cokelat?" Ucap Tessa yang langsung mengecilkan suaranya. Ia lupa kalau Harry sedang marah padanya.

Harry hanya melirik kearah Tessa dengan datar, lalu kembali berjalan mencari sesuatu.

"TESSA!" Panggil seseorang dari belakang Tessa, membuat Tessa dan Harry menoleh serentak.

"E- ehehe Justin?" Tessa mengerutkan dahinya sambil menyengir kearah Justin yang mendekat.

Tessa langsung melirikan matanya kearah Harry yang tampak tidak suka melihat kehadiran Justin.

"Seneng bisa ketemu lo lagi" ucap Justin yang membuat Tessa semakin awkward.

"Sial banget gue ketemu lu"

Tessa semakin seram saja melihat Harry yang mulai mengeraskan rahangnya.

Harry semakin menajamkan tatapannya menatap Justin. Ia mulai mengepalkan tangannya yang tampak ingin memukul wajah Justin sekarang juga. Sontak hal itu membuat Tessa membulatkan matanya lebar-lebar.

"Hadueh pliss jangan tonjok-tonjokan"

"Lo pasti Harrykan? Kenalin gue Justin" ucap Justin sambil menyodorkan tangannya ke arah Harry tanpa rasa takut sedikit pun.

Tanpa basa basi Harry langsung menepis tangan Justin. Lalu menarik tangan Tessa menjauh darinya, seketika Justin terpaku kaku ditempat melihat punggung Harry yang mulai menjauh menggandeng tangan Tessa begitu erat.

Tessa hanya menggedikan bahunya acuh pada Justin. "Sorry." Lalu segera membalikan badannya, berjalan dibelakang Harry yang masih menggenggam tangannya erat.

~~~

"Udah satu hari kamu diemin aku" ucap Tessa disebelah Harry sambil menunggu salju yang mulai turun.

Harry masih diam, tidak berkutik sama sekali.

"Hazz" panggil Tessa menolehkan pandangannya ke arah Harry.

MY CURLY HUSBAND [REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang