Revenge! 🔥

69 11 10
                                        

Malam harinya, Taehyung menjegat mobil Namjoon dan Irene yang tengah melaju di jalan sepi.

Taehyung muncul secara tiba-tiba, lalu memukulkan kayu dengan keras pada kaca depan mobil itu dalam sekali pukulan hingga kacanya pecah dan mobilnya terbalik menabrak pagar jalan.

Gemasnya Taehyung, langsung saja ia menyeret Namjoon dan memukulinya. Beralih pada Irene, usai memukuli Namjoon, ia menarik Irene agar keluar dari mobil. Kemudian menyobek kedua lengan baju gadis itu.

"Tidak, tidak!" Irene melarikan diri, namun Taehyung berhasil menangkapnya.

"Lepaskan aku, Taehyung-ah!" jeritnya.

Taehyung tuli, ia tidak perduli teriakan gadis itu. Irene dibawa masuk ke dalam gudang, Taehyung berusaha ingin menciumnya secara paksa namun dicegah oleh kehadiran Namjoon.

"Keparat, kau lebih buruk dari binatang!" Dengan pukulan secara bergantian mereka melukai satu sama lain, hingga akhirnya berhenti karena mendengar suara peluru yang ditembakkan oleh polisi.

"Inspektur, dia adalah keparat yang mengganggu kehidupan anakku. Tangkap dia!" kata Tuan Kim.

"Ayo, tangkap bajingan itu!" perintah Inspektur.

"Cepat jalan!"

Sementara Taehyung dibawa oleh polisi, Namjoon menghampiri Irene yang masih menangis seraya memeluk lututnya.

"Lihat, Namjoon, dia mencoba untuk memperk***ku. Aku tidak akan pernah mema'afkannya. Aku tidak akan pernah mema'afkannya." Irene menangis dalam pelukan Namjoon.

🍃🍃🍃

Hari Pernikahan

"Impian kita sekarang menjadi kenyataan, Joo Han! Kita sekarang menjadi keluarga. Anak-anak kita akan menikah!"

"Ya, Hyun Jo, rencana kita telah berhasil. Kita menang, Hyun Jo!"

Mereka saling berpelukan sebentar, kemudian Joo Han melepaskannya.

"Kita berpesta di sini, dan bajingan itu sedang tersiksa."

...

Kantor Polisi

Taehyung sudah terlihat tidak berdaya, dia hampir kehilangan kesadarannya karena saat ini kedua polisi tengah memukulinya dengan kedua tangan Taehyung yang diikat ke atas.

"Jangan memukulinya ... tolong jangan memukulinya! Dia tidak melakukan kejahatan. Taehyung tidak bersalah, jangan memukulinya."

Jihyo mencoba membujuk polisi itu.

"Dia bersalah, dia pemerk***, dia tidak akan keluar hidup-hidup dari sini. Hajar bajingan itu!"

Jihyo segera berlari untuk meminta bantuan Tuan Kim, agar segera membebaskan Taehyung kalau tidak dia akan mati.

"Tuan, dia akan mati, Tuan. Kumohon selamatkan dia! Polisi di sana akan membunuhnya, Tuan. Aku mohon tolong selamatkan dia." Jihyo mengatupkan kedua tangannya di depan dada.

"Keparat itu layak dihukum. Dia berani menentang kita. Kami akan menyiksanya sampai dia mati."

"Aku mohon jangan, Tuan. Kumohon, tolong selamatkan dia. Aku mohon, tolong ampuni dia, Tuan."

Serupa Tapi Tak Sama [ END ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang