Lo itu terlalu bodoh dalam urusan cinta, tapi gue yakin lo gak akan bertindak bodoh dalam mencintai seseorang.
"Perhatian, semua siswa diharapkan berkumpul , karena ada kegiatan di malam ini" ucap pak Fahri dengan nada tegas.
Semua siswa berjalan memenuhi lapangan .
"Ok, karena semua sudah lengkap disini saya akan memberikan kepada Ketua untuk melanjutkan acara" ucap pak Fahri.
"Baik, terima kasih teman-teman semua , jadi kegiatan malam ini akan ada materi dan diselingi beberapa games agar teman-teman tidak bosan" ucap Tommy selaku ketua .
"Jadi, Materi pertama akan dibawakan oleh gue , selanjutnya materi dibawaiin oleh Wiliam" jelas Tommy.
Setelah materi dari Tommy, games dan materi dari Willy (bayangin aja gimana yah Willy ngasih materinya? Biasa aja tuh. Heheh😄 )yang cukup diikuti semua dengan tidak bosan karena menatap wajah tampan sang pangeran, rasanya rela malam ini nggak tidur demi melihat wajah tampan lelaki tersebut.
"Terimakasih untuk partisipasinya malam ini, silahkan semua boleh kembali ke tenda untuk beristirahat dan besok kita lanjutkan lagi kegiatannya" ucap pak Fahri.
Semua siswa kembali ke tenda masing- masing.
"Kar, temenin gue ketemu ama Tommy yah ?" Pinta Heni.
"Yaudah, tapi jangan lama gue malas nunggu disini dingin" ucap Karin.
"Iya, gue cuma mau ngebahas ini aja . Tapi lumayan penting sih, heheh. Gak apa-apa kan ?" Tanya Heni.
"Ok, udah sana. " ucap Karin.
Karin mengambil headset lalu memasangnya ditelinga, mendengar musik sambil menunggu Heni.
"Aduh, Heni lama banget sih" ucap Karin.
"Ehm" deheman seseorang yang berada di sebelah Karin.
Karin terlihat masih sibuk dengan handphonenya dan tidak tahu keberadaan sesorang disampingnya.
"Lo bisa diculik kalo musiknya dikencengin gini, gak sadar apa ada orang disini?" Ucap Willy sambil membuka headset dari telinga Karin.
"Mm.. maaf gu gguue nggak tau kalo lo ada disini" ucap Karin terbata-bata melihat mata tajam Willy saat membuka headset di telinganya.
"Nggak ke tenda ? Udah malam lo." Ucap Willy.
"Gue lagi nungguin Heni lagi ketemu ama Tommy" ucap Karin.
"Ka kakak sakit?" Tanya Karin.
"Nggak cuma flu aja" ucap Willy.
Lelaki itu hebat ya! Nyatanya sakit, tapi masih bisa sok kuat di depan semua orang dengan berlaga baik-baik aja.
"Kenapa?" Tanya Willy membuyarkan lamunan Karin.
"Gak suara kakak beda, terus kakak pucat" ucap Karin.
"Oo, mungkin kecapean kali ngurusin acara kemping bahkan nggak sempat tidur" ucap Willy.
"Oiya kak, Heni udah datang tuh . Kita balik ke tenda ya kak" pamit Karin.
"Emm, kak?" Karin berbalik arah ke Willy.
"Iya?" Jawab Willy.
"Jaga kesehatan kakak, istirahat ya kak biar cepat sembuh" ucap Karin lalu berlalu dari hadapan Willy karena gugup dan tidak ingin mendengar jawaban Willy.
Deggg
Jantung Willy berdetak lebih cepat, Willy kini hanya mematung melihat Karin yang sudah pergi dari hadapannya.
"Apa gue suka ama dia?? Atau mungkin aja karena dia cewek pertama yang bicara gitu ke gue setelah mama?" Willy berargumen dengan pikirannya.
"Ngapain bro? Ditinggal Karin langgsung benggong gitu?" Tanya Tommy.
"Gak, gue heran aja ama tuh cewek. Tapi, aah apalah udah yuk ke tenda . Ngantuk nih" ucap .
Lo itu terlalu bodoh dalam urusan cinta, tapi gue yakin lo gak akan bertindak bodoh dalan mencintai seseorang. Batin Tommy
"Gue rasa lo suka ama dia deh bro. Baru kali ini lo benar merhatiin cewek segitunya" ucap Tommy.
"Gue juga nggak tau Tom, gue rasa dia itu beda aja" ucap Willy.
"Ciee, ada yang mulai beda nih, Hahaha. Yaudah, gue doain deh. Yuk ke tenda. Gue juga ngantuk" ucap Tommy tertawa.
Hello, whats up ?
Gaje yah?? Maaf 😁😁. Btw, jangan lupa vote yah. Dtunggu yah part berikutnya😊😘.

KAMU SEDANG MEMBACA
STAY
Ficção AdolescenteCINTA ?? Apakah setiap hati akan merasakan arti cinta dalam hidupnya ? Tidak semua yg dirasakan oleh orang lain dengan cinta itu sama, Setiap hati berbeda dengan tanggapan terhadap cinta begitupula dengan Karin yg baru pertama kali merasakan Jatuh...