✍ Chapter 28

3.4K 166 1
                                    

Tak terasa sudah 3 jam mereka berkutat dengan tugas mereka, dan kini mereka semua tengah bersantai di ruang perpustakaan. Karena diserang rasa bosan akhirnya salah satu diantara mereka memberi saran yang sukses membuat Amel melotot tak percaya pasalnya dia masih kesal dengan kejadian tadi sewaktu di perpustakaan saat bersama Vino.

"Guys dance kuy" ajak Angel pada yang lain kecuali untuk Vino.dkk

"Gak gue gak mau lagian kita juga kurang personil" tolak Amel langsung dengan alasan tak jelas

"Ya elah itu mah gampang,  bentar gue kabarin yang lain biar mereka dateng kemari, buat kalian para cowok mau disini apa ikut kita ke ruang dance?" tanya Angel pada Vino.dkk

"Kita pasti ikut lah" ucap Vino semangat dan tentunya membuat semua pandangan tertuju padanya

"Oke kita ke ruang dance, kuy lah gue mau bikin video udah lama kita kan gak upload ke channel youtube kita kan" ajak Angel dan diangguki yang lain kecuali Amel yang sekarang hanya bisa menghembuskan nafas pasrah

Tak butuh waktu lama akhirnya orang yang dipanggil Angel datang, langsung saja mereka semua bersiap-siap mengganti pakaian mereka. Setelah selelsai berganti pakaian akhirnya kini mereka keluar dari ruang ganti dengan menyisakan tatapan mupeng dari para cowok karena melihat penampilan Mereka yang super duper eerrr.... terlihat asoyy lah buat dipandang.

Demi apa mereka seksi sekalehh, batin Farel berteriak girang

Wadau mata gue gak suci lagi, batin Vino terkikik geli

Duh tuh si kunyuk ngapa pake pakean gitu sih gue kan gak rela aset adek gue dipandang orang, batin Jos geram

Wow sungguh menggoda iman permisa, batin Alex dengan tatapan mupeng

Setelah asik dengan berbagai pikiran mereka,  kini pandangan mereka kembali fokus kan gak elit juga ke pergok mandangin dengan tatapan mupeng ntar dikira mereka cowok cabul ya walaupun mereka juga agak cabul sih..

"Mau pakai lagu apa nih?" tanya Amel pada yang lain

"Gimana kalo kita pake lagu yang lagi hitz itu lho yang lagunya Sibad Lagi Syantik" usul Jessie dan langsung disetujui yang lain.

1

2

3

Terdengar alunan musik yang mengalun kini mereka Amel.dkk tengah berjoget mengikuti alur lagu dan dengan lihainya mereka berjoget tampa kesusahan menyesuaikan gerakan yang lain. Para cowokpun dibuat menganga pasalnya mereka sama sekali tidak merencanakan koreografi terlebih dahulu,  bagi mereka para cowok mereka wajib memberi acungan jempol karena bagi mereka itu sangat hebat.

"Gile keren banget coy" kagum mereka berempat

Akhirnya tarian mereka selesai juga dan mereka memutuskan beristirahat terlebih dahulu untuk mengisi tenaga karena mereka berencana melanjutkan tarian mereka lagi setelah ini. Namun ada yang berbeda dari mereka, belom sempat meminum minuman mereka tiba-tiba terdengar suara musik dan rupanya dipojok bagian selatan nampak Amel tengah menari dengan lihainya. Akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat sambil menyaksikan tarian yang Amel bawakan.

Tak lama suara musikpun berhenti begitu pula dengan sang penari. Terdengar suara tepuk tangan dan mau tak mau membuat sang penari tersebut membelakkan matanya tak percaya pasalnya dia kira tidak ada yang memperhatikannya.

Prokkk...

Prokkk...

Prokkk...

"Mantap jiwa dari dulu sampe sekarang dance lo tetep bagus bahkan malah tambah bagus Mel" puji Jessie dan membuat Amel menggaruk kepalanya tak gatal

"Biasa aja" kekeh Amel

"Mel tadi kan pas kita dance gue udah sempet rekam tuh, gimana kalo gue upload di channel youtube kita?" tanya Jessie

"Terserah lu aja deh"

Sementara dipihak cowok mereka masih saja diam tidak tau harus berkata apa dan bereaksi seperti apa karena mereka sudah kehabisan kata-kata.

"Hmm.. udah sore nih guys gimana kalo kita cabut?" usul Farel setelah melihat ke arah jam tangan di tangannya

"Eh iya ya,  udah sore nih kita balik dulu ya guys" ucap Alex meminta izin undur diri

"Oh iya oke,  makasih banget kalian udah capek-capek mau datang ke sini" kata Angel sambil menghampiri gerombolan Vino.dkk

"Santai aja kali gak masalah kok justru kita seneng-seneng aja. Yaudah kita balik dulu ya... " pamit Alex pada Angle

"Oke hati-hati ya... "

Selepas kepergian Vino.dkk Angel dan yang lain kembali melanjutkan kegiatan dance mereka yang sempat tertunda.
.
.
Sementara di tempat lain lebih tepatnya di dalam sebuah mobil yang saat ini dihuni Vino.dkk mereka tengah mengobrol ria membicarakan peristiwa tadi yang mereka alami di rumah Amel.

"Eh guys gue gak nyangka deh si Amel punya bakat ngedance juga ya padalal kan dia juga punya bakat nyanyi kan ya... Jujur gue salut sama dia dan buat lo Vin gak usah cemburu!" ucap Alex panjang lebar dan menyangkut pautkan nama Vino sehingga membuat sang empu mendelik sebal

"Lha ngapa jadi bawa nama gue monyet?" tanya Vino sewot

"Yee... begayaan lo, lo kan suka sama si Amel jadi ngaku aja deh lo !" perintah Alex pada Vino

"Yap bener banget tuh apa yang di bilang Alex, jujur aja deh Vin sama kita kalo lo suka sama si Amel toh kita juga gak akan ngerebut dia" sahut Farel tak mau kalah

"Ya gue emang suka sama Amel, sekarang kalian puas!!" tanya Vino sebal setelah mengatakan perasaannya

"Wkwkw puas bgt kakak, aqyuh aja sampe nagih" canda Marsel dengan nada jijay serta ambigu

"Njirr bahasa lo ambigu banget oncom" kekeh Jos yang menurut Marsel sangat menjengkelkan dimatanya

"Terserah lo aja tai" ucap Marsel pasrah

"Wkwk so pasti tai" balas Jos membuat Marsel semakin mendelik sebal

"Emang lagi manja.... lagi pengen dimanja... pengen berduaan dengan Jessie ku sayang....

Emang udah ganteng.... gantengnya dari lahir... ganteng-ganteng gini siapa yang gak suka aku.... " nyanyi Farel dan membuat perhatian yang lainnya terarah padanya

"Kenapa?" tanya Farel saat mengetahui pandangan yang lain tertuju padanya

"KOPLAKK..... " ucap yang lain bersamaan dan hanya ditanggapi Farel dengan mengangkat bahu acuh lalu lanjut lagi menyanyi

"Aa... Aa.... Jessy ku.... Ku jatuh cinta.... Pa.. Pa...  Da kamu... Ku jatuh jatuh cinta....

Wasekkkk....  Ihaaa....  Goyang coy jangan diem-diem bae...!!! " nyanyi Farel sepanjang jalan mereka melalui perjalanan
.
Ya tuhann kenapa engkau memberikanku   termat koplak,  batin Jos

Dosa apa gue sampe punya temen sedeng, batin Alex

Tuh bocah ngapa sih, batin vino heran
.
Ya begitulah isi hati dari ke-3 cowok itu yang merasa heran sekaligus malu karna melihat tingkah laku Farel. Akan tetapi bagi sang empu yang tengah dibicarakan tetap cuek-cuek saja.

Tuh bocah-bocah gak asik amat sih, batin Farel sambil mendengus.

B A D_G I R LTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang