Eits! Holla.. Happy reading yak
Ketika semua orang sudah pulang menjenguk Thatha, namun tidak dengan Samuel. Ia masih bertahan untuk menjaga Thatha. Padahal Thatha sudah menyuruhnya pulang untuk beristirahat, karena mengetahui kondisi Samuel yang terlihat lelah. Tapi bukan Samuel namanya kalau tidak keras kepala. Thatha baru mengetahui sifat baru yang ada di diri Samuel yaitu keras kepala tersebut.
"Lo yakin beneran gak mau pulang, Sam?" tanya gue kesekian kalinya kepada Samuel, siapa tau dia berubah pikiran karena lelah dan akhirnya pulang.
"Enggak, Tha. Lo kok ngusir banget gue ya?" jawab Samuel melemparkan tatapan tajamnya —atau sengaja ditajamkan— ke arah gue yang sekarang malah terlihat gelagapan itu. Dalam hati Samuel tersenyum geli karena baru menjaili Thatha bisa semenyenangkan ini, bahkan Ia bisa melupakan sejenak masalah yang dihadapinya.
"Eh? Gak gitu maksud gue, Sam. Siapa tau lo capek, jadi butuh istirahat yang cukup." ucap gue dengan menggaruk tengkuk belakang leher gue.
"Gue bisa istirahat disini kali, Tha." jawab Samuel sambil beranjak dari duduk di samping gue lalu berjalan mematikan televisi yang sejak tadi menyala.
"Yaudah, sekarang lo tidur, Tha. Gue bakalan tidur di sofa aja."
Sia-sia. Membujuk Samuel untuk pulang dan beristirahat yang lebih cukup tidak akan bisa di dengarkan oleh Samuel sendiri. Ia mulai kesal karena keras kepalanya tidak ada yang bisa mengalahkannya. Termasuk gue.
Jadi dengan setengah hati gue menutup perlahan mata gue yang sulit untuk terpejam. Disana, Samuel mulai membaringkan tubuh atletisnya di sofa mencari kenyamanan untuk tubuhnya.
Gue menghela nafas panjang karena tidak tega dengan apa yang dilakukan Samuel sekarang. Tapi Ia juga tidak bisa menepis perasaan senangnya karena perhatian yang diberikan Samuel kepadanya.
Apalagi semenjak Samuel berbicara banyak dengan Mami, Samuel kembali bersikap hangat kepadanya seakan sikap dinginnya telah meleleh oleh pembicaraan yang dilakukannya tadi dengan Mami.
Tetapi mengingat Samuel yang juga merasa kelelahan karena terus-menerus menjaganya membuat hatinya berdegup sakit. Jenis degupan yang berbeda ketika melihat Samuel tersenyum manis kepadanya.
Ia juga tidak bisa memaksa Samuel untuk pulang ke rumahnya jika yang bersangkutan tidak menginginkan untuk pulang. Ia jadi teringat kepada Kak Sheen yang tidak pernah lagi dilihatnya. Ia memikirkan bagaimana perasaan Kak Sheen kepada Samuel yang jarang atau bahkan hampir setiap saat tidak pernah pulang. Ia merasa hatinya tidak enak kepada Kak Sheen yang seperti mengurung Samuel agar tetap bersamanya. Mungkin besok pagi akan Ia bicarakan dengan alasan seperti ini agar Samuel mau pulang ke rumahnya.
Terdengar dengkuran halus dari atas sofa yang menandakan bahwa lelaki yang berbaring di atasnya telah tertidur dengan nyenyak. Dari atas ranjangnya, Ia masih bisa melihat dengan jelas lingkaran hitam di sekitaran matanya yang mengganggu penampilannya. Walaupun hanya sedikit, tetapi jelas saja lingkaran hitam itu mengganggu. Melihat itu, semakin membuat degup jantung gue sakit dengan perasaan yang tidak karuan. Benar-benar menyiksa dirinya sendiri.
Ia juga berusaha untuk memejamkan matanya walau sulit. Ia mengantuk tetapi enggan untuk terlelap. Heran sendiri. Ia memiringkan tubuhnya menghadap Samuel yang ada di sofa itu. Mengamati wajah damainya ketika tertidur lelap seperti ini adalah kejadian langka yang tidak bisa Ia lewatkan. Rambut yang biasanya rapi tanpa perlu menggunakan gel khusus rambut sekarang terlihat kusam dan berantakan. Tangannya gatal untuk segera menghampirinya dan menata rambut itu pelan. Tapi Ia tidak bisa melakukannya mengingat infus yang terpasang selalu mengganggu aktivitasnya.
Tanpa terasa, matanya yang semula menatap kagum Samuel akhirnya mengantuk. Tidak membutuhkan waktu lama lagi akhirnya Ia tertidur dengan masih menghadap ke arah Samuel.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cold Boy
Teen FictionSemua berawal dari rasa penasaran terhadap cowok dingin dan datar yang sayangnya ganteng. Because a cold heart can be warmed by you - Samuel James Smith bahasa nonbaku ✔ instagram update ✔ unfaedah ✔ receh ✔ baper:v ✘ start [200917]
