❝Nama ku Newt, senang bertemu dengan mu Greenie!❞
Sebuah Maze mengurung mereka-para Gladers-dengan Grievers yang siap menerkam satu persatu. Thomas datang dengan perasaan campur aduk mengapa memorinya menuntunnya untuk menjelajahi Maze, dan hati seo...
Mereka bilang pemandangan di luar Maze terbentang sebuah rerumputan hijau dengan pepohanan rindang dan bunga-bunga indah. Kata mereka.
Yang Thomas lihat malahan padang pasir yang sangat luas, beberapa bangunan roboh bahkan ada kendaraan tenggelam di lautan pasir. Ia duduk sembari memandang ke bawah, selama tiga minggu lebih ia menetap di Maze, sama sekali tak berpikir dengan keadaan di luar tembok. Satu dua anak bercerita penuh khayalan dan fantasy, Thomas hanya bisa berimajinasi tentangnya, mungkin memang benar ada penyihir.
Newt duduk di seberang Thomas, sedikit melamun, matanya pun menyimpan banyak pertanyaan saat ia menaiki helikopter ini. Mungkin Newt tidak berespektasi padang pasir sejauh beribu kilometer, atau mungkin kematian Chuck masih menghatuinya sampai sekarang. Chuck yang malang, air mata Thomas seketika terlinang sekali lagi.
Penghuni Maze lainnya ada di helikopter yang beberda, di helikopter yang ia hinggap ini diisi oleh dua militer, Newt, Thomas, Winston, dan Zart. Semuanya terdiam, tidak mengeluarkan suara apapun. Perjalan mereka sangat jauh Thomas duga, mereka kira-kira menghabiskan waktu empat jam sampai matahari mulai terbenam, Thomas waktu itu hampir tertidur tapi ia akan terus berjaga.
Tentu saja dirinya tak akan percaya dengan orang-orang ini!
Video yang barusan ia lihat—seorang wanita, mungkin profesor—mengatakan kalau mereka diserang sekumpulan militer. Thomas sendiri tidak tahu apakah militer ini sama dengan di video, ia berharap saja mereka menyiapkan tempat yang nyaman. Perjalanan mereka terhenti saat sang pilot berteriak untuk mulai penerbangan rendah kepada yang lainnya, suara 'ya, siap laksanakan pak!' terdengar di radio helikopter hingga semuanya pun terbang rendah.
Sebuah gedung menjulang tinggi, sekali lagi, ekhm, yangberadadi dalam dinding nampak kokoh di hadapan helikopter-helikopter ini. Thomas merenung sebentar, mengapa mereka membuat dinding yang sangat tinggi? Apakah ada serangan aneh di luar sini? Setau Thomas, hanya ada Crank dan Griever yang siap menyantap mereka. Memangnya di luar Maze ada Griever jalan-jalan?
Helikopter mereka terbang rendah di depan pintu besi kokoh bersamaan para militer yang keluar memegang senapan dan mulai menembak di belakang helikopter mereka. Thomas tentu menelan ludahnya, kira-kira hal buruk apa lagi yang akan mereka hadapi? Saat benar-benar rendah, dua militer yang duduk di samping Thomas berteriak untuk keluar, lekas mereka berlari dengan jantung berdetak kencang, Thomas pun sempat-sempatnya menoleh ke belakang.
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mereka di sambut oleh lelaki kurus.
Saat semuanya sudah berkumpul, mereka disuruh untuk berjalan menulusuri beberapa ruangan dengan jendela kaca untuk menemui lelaki ini. Ia nampaknya sangat senang melihat kehadiran mereka, beberapa penjaga berdiri di belakang lelaki itu, tangan mereka membawa senjata aneh.