[Judul lengkap: Chapter 4 Saat Memberi Main Character Menyiksa Tokoh Yang Dibenci Autor-san.]
Pagi ini adalah hari yang ditunggu oleh [Chef], pembukaan Festival musim gugur dimana secara serentak pertandingan pertama akan serentak dimulai pada hari ini. Total ada 1000 murid lebih yang mengikuti Festival ini, Ya karena kemungkinan jau cidera disini sangat-sangat tinggi dan panitia tak akan bertanggung jawab bila kau pada akhirnya cacat, terluka berat, meninggal karena kebodohanmu sendiri.
Sebenarnya dalam pertandingan ini cukup sederhana kau akan menang jika, membuat lawanmu tak bisa melawan lagi, menyerah, pingsan ataupun kondisi lainnya yang pastinya kalian tahu apabila melihat festival gelud ala School magic seperti gakusei tousick dan Rakuda kishi.
''jadi siapa lawanmu hari Lucil."
''seseorang bernama Mizutani."
Tanya Luka pada Lucil yang terlihat tersipu malu dengan pakaiaan pelayan tersebut dan jangan tanya pakaiaan dalam seperti apa yang ia pakai, beberapa hari lalu setelah Lisa dan Lay pulang dengan kejam Luka membakar seluruh pakaiaan dalam yang dibawanya dari kediamannya, lalu memperintahkan hanya memakai pakaiaan dalam yang kemarin mereka beli.
Luka mulai memberi tahu tentang Lifer seperti apa Mizutani ini, ia memiliki [Alma] berupa baju zirah yang meningkatkan kekuatan pemakainya, itu akan merepotkan untuk pengguna pedang seperti Lucil, andai saja jika kekuatan api ia bisa membuat besi itu melembek karena panas lalu menghancurkan dengan pedangnya.
''semoga kau sukses dipertandinganmu, nanti aku akan memberi hadiah jika kau menang."
''Lebih baik kau mengewatirkan dirimu sendiri Goshujin-sama, aku tak mau melihatmu jadi-jadi bulan-bulanan pria songong itu."
Ucap Lucil dengan nada marah, entah bagaimana ia tak bisa membiarkan kesatriannya ini kalah oleh pria songgong Shin Sasori, ia jadi panik sendiri entah bagaimana perasaan ini sulit dikenali yang Autor-san sendiri bukanlah tipe orang peka yang mengerti hati para gadis.
Luka membelai kepala budak bangsawan miliknya ini, lalu memijit-mijit bahu gadis ini dengan lembut, mungkin gadis bangsawan sepertinya tak biasa dengan pekerjaan berat, seperti mencuci baju membersihkan kamar mandi dan menyapu halaman sehingga ia mengalami kelelahan karena belum terbiasa.
''tenanglah aku pasti menang, kau istirahatlah sebentar bagaimanapun bertandingan hari ini juga kan."
''Go go goshujin-sama."
Wajah Lucil tersipu, tiba-tiba mulutnya tak bisa mengucapkan sebuah kalimat dengan benar, ia begitu malu saat majikannya ini memijit-mijit pundaknya, yang terasa kaku karena kegiatan rumah tangga. Ya biasanya dirumahnya hal seperti ini dilakukan pelayan bukan putri sepertinya. Jadi meski Luka membantunya rasa letih itu masih menyerangnya. Setelah dirasa cukup Lucil berdiri lalu, menghadap kearah majikannya.
''Kalau begitu aku juga akan memberimu hadiah, jika kau memenangkan pertandingan ini."
Ucap Lucil sambil memajukan jari kelingkingnya kedepan, berusaha mengikat janji pada pemuda yang menjadi majikannya ini, ia tak ingin pemuda ini kalah, begitu juga dengan Autor-san ia tak ingin Character nyampah seperti Shin memenangkan pertarungan ini. Luka menanggapi itu ia menjawab janji jari kelingking tersebut, dengan saling mengaitkan satu jarinya itu.
''Baiklah aku berjanji padamu Budak manisku."
₩
Lucil membuat seluruh area menjadi ladang Esketing, sehingga ia dengan mudah bisa menambah kecepatan sewaktu bergerak maju, mengarahkan [Zadkiel] miliknya menusuk baju zirah milik Mizutani memang tak akan menimbulkan luka yang serius tapi cukup untuk merusak keseimbangaan dari orang yang dijuluki [Knight of Metal] ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pychopath And Slave
FantasyYa mungkin kalian kira aku adalah orang bejat yang membunuh atau memperkosa budakku seenak jidatku, ya sebenarnya kuingin itu terjadi tapi Autor-san bilang sudah terlalu mainstream budak yang dijadikan pemuas nafsu aku Luka mungkin dan aku hanya dib...
