Mine [24]

24.3K 1.7K 85
                                        

"Kita bercinta, di depan pria yang kau cintai."

Aku membulatkan matanya kaget saat mendengar keinginan Kai.

Keinginan nya hanya satu tapi keinginannya itu sangat konyol.

Aku masih terdiam, belum menjawab ucapan Kai.

Orang yang Ku cintai,

Chanyeol.

Aku tidak ingin melakukan hal menjijikan di depan Chanyeol!

Apalagi keinginan Kai adalah bercinta didepan pria yang ku cintai.

Itu berarti, aku harus bercinta didepan Chanyeol? Bersama Kai?!

Apa yang akan di katakan Chanyeol terhadap ku jika aku melakukannya?!

"Ti-tidak ada pria yang ku cintai!" Ucapku mengelak.

Kai tertawa mendengar ucapan ku, "Aku tau kau bohong." Kai menarik tangan ku, "Ayo kita melakukannya."

***

KAI POV

"Ayo kita melakukannya," aku menarik paksa Baekhyun ke kamar ku.

"Le-paskan aku!"

Keinginan ku sangat gila! Hahahaha!

Aku tidak bersungguh-sungguh untuk bercinta didepan orang yang ia cintai.

Coba pikirkan, apakah enak jika ada salah satu orang yang menonton kalian ketika kalian sedang bercinta? Itu sangat tidak enak! Itu sangat menganggu!

Aku menutup pintu kamar ku dan menarik Baekhyun ke tengah ranjang ku dan menidurkan badan kecilnya. Aku menindih badan kecil nya itu dan menatap wajahnya dalam-dalam, "Kau sangat menarik," ujar ku.

"Sialan! Lepaskan ak—mmhh!!"

Aku mencium bibir nya supaya dia berhenti berteriak seperti orang gila.

Bibirnya.. sangat membuatku candu.

Aku memghisap bibir atas Baekhyun dan melumat nya, Baekhyun mencoba mendorong badan ku, segera kedua tangannya ku tahan dengan tangan ku yang lebih besar.

Baekhyun menggelengkan kepalanya menolak ciuman dari ku, kedua matanya di tutup rapat-rapat olehnya, aku melepaskan ciuman ku dari mulutnya dan menatap wajahnya yang memancarkan aura ketakutan.

"K-kai.. lepaskan aku—kumohon.." dia menatap ku dan matanya mulai berkaca-kaca lagi, sepertinya dia akan menangis.

Aku mendekati wajahnya dan mengecup pipinya singkat, "Tidak akan." 

Mata Baekhyun mulai mengeluarkan air mata nya lagi dan itu membuat ku tambah menyukainya. Aku melepaskan sabuk yang sedang ku pakai, dan segera mengikat kedua tangan Baekhyun menjadi satu.

"Apa yang kau lakukan?!" Baekhyun kaget dengan perlakuan ku terhadapnya, aku tidak menyahuti perkataanya.

Aku bangun dan berdiri disamping ranjang, Baekhyun mencoba membuka ikatan yang ada di kedua tangannya, tapi tidak berhasil.

Aku membuka pakaian yang ku kenakan hingga menyisakan boxer ku saja dan aku mendekati Baekhyun lalu membuka celana panjang yang ia kenakan, "Jangan sentuh aku bajingan!" Dia berteriak dan kakinya mulai menendangi ku supaya aku Suli membuka celananya.

"Kau bisa diam tidak hah?!" Aku mulai sedikit kesal dengan sikap nya yang memberontak.

Dia masih mencoba menendangi ku dan aku masih berusaha membuka celananya, "JANGAN SEN—"

PLAK!

Aku langsung menampar pipinya, "Bisa diam tidak?!"

Baekhyun langsung bungkam saat aku menamparnya, aku langsung melepaskan celananya saat dia sedang diam.

Nafas Baekhyun mulai sesegukan, saat aku melihat wajahnya dia mulai menangis tanpa suara dan badannya gemetar.

Celana Baekhyun sudah berhasil aku lepaskan sehingga dia tidak mengenakan apapun di bawahnya, aku pun ikut melepaskan celana ku dan segera mendekatinya.

Kedua kaki Baekhyun aku lebarkan dan aku mulai mengarah kan penis ku kearah lubang miliknya.

Tanpa pemanasan, tanpa pelumas dibagia lubang Baekhyun, aku langsung memasukan penis ku kedalam lubang Baekhyun dengan paksa.

"A-aakhh! Sa-sakithh.."

***

Author POV.

"Ah! Ah! C-cukup! Berhen—ahh! Ah!"

Sudah hampir satu jam Kai menggauli Baekhyun tanpa ampun, Baekhyun di buat tak berdaya oleh Kai dengan kedua tangan yang terikat sehingga membuat Baekhyun tidak banyak berontak.

Sudah lima kali Baekhyun keluar dan dua kali untuk Kai tapi Kau masih belum menandakan kelelahan. 

"Oh.. Baek.. Aku ingin keluar.."

Kai semakin erat mencengkeram pinggul Baekhyun dan ia mempercepat lagi pinggulnya dan tak lama kemudian, merasa ingin keluar, Kai mencabut penis nya dan dia langsung mengarahkan penisnya kearah dagu Baekhyun.

Kai mengocok penisnya sebentar dan cairannya keluar memyembur daerah dagu Baekhyun, "ohh.. Baekhyun.." Kai menggeram keenakan, Baekhyun sudah kelelahan menanggapi kelakuan Kai yang sangat gila.

Setelah cairan yang dikeluarkan selesai, Kai bangun dan berjalan menuju lemari pakaian, Kai mengambil salah satu kamera kesayangannya dari lemari dan dia berjalan kembali mendekati Baekhyun yang terlihat sangat sangat kelelahan.

"Baek? Masih ingat dengan keinginan ku?" Ujar Kai.

Baekhyun hanya diam mengatur nafasnya yang berantakan dan menatap sayu kearah Kai, Baekhyun sudah tidak mengerti apapun perkataan Kai. Karena ia sangat lelah.

Kai menyalakan kameranya dan memulai merekam sesuatu dari kameranya,

"Salam kenal kau orang yang di cintai Baekhyun," Kai mulai berucap sambil merekam video, lensa kamera yang ia pegang, di hadapkan kearah Baekhyun yang sedang terlihat berantakan dengan cairan sperma di dekat muaknya, kedua tangan yang terikat, bagian bawahnya yang terekspos, dan wajah Baekhyun yang terlihat sangat sexy bagi Kai.

"Baek? Bagaimana rasanya bercinta dengan tuan mu?" Kai mengarahkan kameranya kedaerah selangkangan Baekhyun dan Kai melebarkan kedua paha Baekhyun sehingga penis Baekhyun terlihat sangat jelas, Kai tertawa saat melihatnya dan ia masih merekam videonya, ia mengarahkan kameranya kedaerah selangkangan Baekhyun.

"Be-berengsek.." ujar Baekhyun pelan, Kai langsung mengarahkan kameranya ke wajah Baekhyun, "Kau bilang aku berengsek hmm? Oh lihatlah wajahmu, ada cairan ku disini, hahahaha!"

Kai mengarahkan lagi kameranya kearah lubang Baekhyun, Baekhyun tidak ada tenaga lagi untuk memberontak terhadap Kai, "Lubang mu sudah berapa kali memuaskan pria hidung belang hm?" Kai berucap sambil masih merekam.

Kai memutuskan untuk mengakhiri rekaman videonya dan sebelum rekaman videonya berakhir, tak lupa Kai berucap, "Untuk kau yang menonton video ini, Baekhyun sangat mencintai mu."

Kai menyimpan rekaman itu dikameranya dan dia langsung mengambil selimut dan menyelimuti seluruh badan Baekhyun.

Baekhyun masih terlihat setengah sadar, "Baek, aku akan mengirim rekaman tadi ke orang yang kau cinta, tidak apa kan?" Tanya Kai dengan smirknya, "Oh ya, satu hal lagi yang ingin ku katakan kepadamu," Kai menggantung kalimat nya.

"K-kau.. Sialan.." ujar Baekhyun dengan nada lemah.

"Pria yang pernah ku temui didepan tempat kerja mu, itu adalah orang yang kau cinta. Yakan?"





----

TBC

Maaf ya kalo makin aneh.

Kalo aneh, bilang aja ya.

Oiya dikit lagi bulan puasa, chapter selanjutnya gada adegan dewasa lagi yaa hehehe

Mine [CHANBAEK]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang