"Kau tidak ingin hadiah berupa benda?" Chanyeol menyakinkan Baekhyun tentang hadiah yang di mintanya.
Baekhyun menggelengkan kepalanya menolak untuk meminta sesuatu kepada Chanyeol, "Kenapa tidak mau?"
"Karena yang ku mau sudah aku dapatkan, aku mau Chanyeol dan Chanyeol sudah ku dapatkan hehehe," jawab Baekhyun dengan cengiran bodohnya.
Chanyeol tertawa mendengar jawaban Baekhyun, sudah berkali-kali Chanyeol menjalin hubungan bersama beberapa perempuan, dan ini pertama kalinya Chanyeol menjalin hubungan bersama seorang laki-laki.
Laki-laki yang mampu membuat Chanyeol terpesona dengan sikapnya yang sederhana. Tidak ada satu hal pun yang mencolok dari Baekhyun, hanya ada satu hal istimewa yang Chanyeol lihat dari Baekhyun.
Baekhyun tidak pernah mengeluh kepada orang lain tentang masalah pribadi yang ia alami, ia selalu ingin memecahkan masalah pribadinya itu sendirian.
Ya walaupun, ujung-ujungnya masalah nya itu sendiri semakin besar. Buktinya, ia selalu terkena masalah.
Chanyeol tidak memperdulikan lagi tentang kirimin video yang tadi pagi ia terima, karena seseorang yang merekam video itu mengucapkan sebuah kalimat yang membuat emosi Chanyeol mereda sedikit.
"Untuk kau yang menonton video ini, Baekhyun sangat mencintai mu."
Chanyeol tau, Chanyeol akan dianggap begitu bodoh jika ia mempercayai perkataan itu begitu saja, tapi saat ia melihat Baekhyun menangis didepan ruangannya tadi. Chanyeol merasa kalau Baekhyun benar-benar mencintai nya.
Cuaca sore itu, mendung, seperti akan turun hujan. Sepertinya, cuaca hari ini tidak berpihak kepada mereka yang sedang merasakan kebahagiaan.
Ini masih mendung, mendung tidak berarti hujan, Chanyeol masih ingin berduaan dengan Baekhyun disini. Jika Chanyeol membawa Baekhyun kembali ke toko roti, Chanyeol yakin disana masih ada Seonna.
Chanyeol tidak ingin menyakiti Seonna, karena Seonna adalah orang yang berharga di masa lalunya.
"Baek dimana tangan mu?"
Baekhyun menatap Chanyeol aneh, kenapa Chanyeol menanyai tangannya? Padahal kan tangan Baekhyun tidak pernah lepas dari tubuh Baekhyun.
"Tangan ku? Kenapa kau bertanya seperti itu?" Baekhyun bertanya balik.
"Boleh aku menggenggam tangan mu?"
Pertanyaan Chanyeol sukses membuat kedua pipi Baekhyun merona lagi, Chanyeol meraih salah satu tangan Baekhyun dan menggenggam nya erat lalu genggaman tangannya itu dibawa masuk kedalam kantung jaket yang dikenakan oleh Chanyeol.
"Kenapa kita bergenggaman tangan di dalam kantung jaket mu?"
"Aku tidak ingin tangan mu kedinginan," Sahut Chanyeol.
"Jadi hanya tangan ku saja yang di biarkan hangat? Tubuhku tidak?" Baekhyun mulai menggoda Chanyeol.
"Jadi beginikah kau menggoda laki-laki? Pantas saja, banyak laki-laki yang menyukai mu."
Baekhyun menggembung pipinya kesal karena di sebut penggoda laki-laki oleh Chanyeol. Chanyeol melihat wajah Baekhyun yang sedang kesal dan itu membuat Chanyeol sangat gemas, "Wajah mu terlihat menyebalkan jika seperti itu." Ucap Chanyeol.
"J-jangan lihat wajah ku kalau begitu!" Ujar Baekhyun sambil membuang muka. Chanyeol semakin gemas dengan tingkah kekasih nya.
Ingin sekali ia memeluk nya, menciuminya terus menerus tapi ia tahan (karena ini bulan puasa) karena mereka baru saja memulai hubungan, jadi Chanyeol tidak ingin cepat-cepat melakukan hal yang lebih intim. Walaupun dulu pernah bercinta. Tetap aja, Chanyeol tidak ingin melakukan hal yang lebih intim dulu.
![Mine [CHANBAEK]](https://img.wattpad.com/cover/132417268-64-k736887.jpg)