"Hello Guys, gue sekarang lagi ada di lokasi photoshoot pre wedding Ocha - Daniel." Ochid ngomong ke kamera yang baru on ngerekam.
"Kita ke tempat mempelai pria nya dulu yok.." Ochid jalan ke salah satu ruangan dan nemuin Daniel.
"Hello, bro!" Ochid nyapa Daniel yang untuk beberapa detik terdiam sok terkejut.
"Ngapain lo di sini??" Daniel nanya sambil ngambil tangan Ochid dan menubrukkan bahunya ke bahu Ochid, macem bro hug gitu.
"Emangnya gue ga boleh ke sini?" Ochid protes. "For your information, bentar lagi gue jadi kakak ipar lo kali!"
"Correction: Adik ipar kali. Rosa kan kakak lo."
"Yeee, enggak! Gue kakaknya!"
"Ini sampe lebaran monyet juga kagak kelar debatnya kalo lo ngeyel." Daniel ketawa.
"Gue ga ngeyel, emang gue lebih tua dari lo. Udah ga usah ribut, masa' mau direkam malah ribut." Ochid mengakhiri debat dengan meminta Daniel menyapa di kamera.
"Hai.. gue mempelai pria nya.. ganteng kan?"
"Iye, ganteng.. Mempelai wanitanya mana nih? Pasti cantik banget."
"Baru ganti baju di ruangan sebelah.. Tapi bener loh, Chid. Rosa cantik banget! Nih gue lihatin photoshoot pertama tadi." Kata Daniel sambil memperlihatkan foto yang ada di ponselnya.
Ochid mendekat dan memposisikan kamera agar bisa merekam foto yang ditunjukkan Daniel.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Cantik banget, kan?!" Daniel ngomong penuh semangat.
"Yaiyalah! Kembaran gue!!" Kata Ochid sombong. Tapi abis itu dia ngejekin Daniel. "Tapi kenapa dia kayak galau gitu sih? Kayak yang 'nikah ga ya, nikah ga?'"