21

1.9K 269 18
                                        

WARNING! ALUR CEPAT! BXB!

.
.

Bass membawa mobilnya dengan kecepatan sedang, ia kini menuju kampusnya untuk meneruskan pendidikannya yang sempat tertunda setelah mengantar kedua anaknya bersekolah.

Bass memakirkan mobilnya di parkiran VVIP milik kampus yang didirikan oleh jaejoong.

Mengingat jaejoong bass mood bass jadi jelek, suami mesumnya itu kapan ia tak mesum?! Pagi ini ia bangun terlambat karena suaminya mengajaknya berolahraga semalaman bahkan dirinya baru tidur 3 jam!

Namun bass merasa senang karena dapat memeluk kembali suaminya, setelah enam bulan tidak bangun akhirnya suaminya itu terbangun di pelukan sang ibu.

Bass saat itu hanya bisa tersenyum melihat suaminya yang menjadi semakin dekat dengan sang ibu, mereka juga akhirnya saling terbuka dan menceritakan kebenarannya pada jaejoong. Dan kini sudah 6 tahun berlalu changmin sekarang audah berumur 7 tahun dan baru masuk sekolah dasar sedangkan jiyoung dengan kepintarannya ia sudah menduduki kelas 3 Junior High School di umurnya yang ke-12 ini.

Bass juga akhirnya menceritakan apa yang di lakukannya saat ia masih berada di thailand bersama 4 temannya kepada jaejoong yang hanya bisa menggelengkan kepalanya dan terkekeh tak menyangka

Karena dulu sekali mungkin saat pertama ia masuk kedunia yang semakin dalam ia menyewa jasa bass dan teman temannya.

Dunia sungguh sempit.

Kini jaejoong dan bass hidup bahagia

Hubungan jaejoong dengan keluarganyapun sudah membaik, mereka sering datang dan menginap di mansion kim baru yang jaejoong buat untuk sang ayah dan ibu.

Jaejoong tak ingin kenangan lama muncul dan membuat kuarganya takut.

Ahra noona juga sudah melahirkan seorang anak laki laki tampan namun manis yang diberi nama Sandeul yang kini berumur 4 tahun.

"Pagi bass" sapa seorang gadis berambut merah kecoklatan saat bass melewatinya

Gadis tersebut mengapit tangan bass tanpa perduli bass yang risih padanya.

"Lee sohyun-ssi, bisakah anda tidak mengangguku?" Ujar bass dingin

"Kenapa kau dingin sekali padaku! Apa ini karena pengusaha itu?! Bass jangan mau dengannya! Dia pembunuh! Dia membunuh ayahku!" Serunya membuat bass menatapnya datar

Bass menghempaskan tangannya membuat genggaman tangannya pada bass terlepas. Gadis itu menatap tak percaya pada bass.

Bass tanpa perduli gadis tersebut kembali berjalan menuju kelasnya meninggalkan gadis tersebut yang kini tersenyum psikopat.

.

.

.

Pagi telah bergati siang, bass dengan tenang berjalan menuju kantor suaminya dengan aura mencengkam menghiraukan tatapan orang orang sekitarnya, beberpa orang yang mengenalnya langsung membungkuk hormat saat melihat bass.

Tanpa mengetuk pintu bass masuk kedalam kantor suaminya aura iblis bass semakin kental saat melihat sekertaris suaminya dengan tak tahu malunya menggoda suaminya.

Dengan langkah lebar bass berjalan menghpiri suaminya dan duduk dipangkuan jaejoong lalu mencium bibir sang suami yang kini menyeringai tak perduli tatapan kaget sang sekertaris yang langsung buru-buru keluar dari ruangan tersebut.

"Pecat dia!" Seru bass membuat jaejoong terkekeh

"Kenapa hmm? Bahkan aku tak perduli dengan bola besar hasil suntikannya" ujar jaejoong

"Milikmu lebih menggugah seleraku" lanjut jaejoong sambil mengelus perut bass membuat bass menjitak kepala sang suami

"Aku lapar... Hyung sudah janji akan makan di luar bersama dengan jiyoung dan minnie" rengek bass menghiraukan jaejoong yang kesakitan karena pukulan mautnya

Jaejoong hanya terkekeh melihat bertapa manisnya pria mungilnya ini, ia jadi mengingat bagaimana wajah manis bass yang berlinangan air mata saat ia terbangun dan terlihat tak ingin berpisah darinya yang dimonopoli oleh ibunya yang benar benar merindukan jaejoong.

"Baiklah tuan putri ayo kita pergi" ujar Jaejoong sambil mengacak surai abu milik bass

Ia heran semakin hari semakin pula pria mungilnya itu nakal, tapi itu tidak akan ia larang. Untuk apa di larang jika ia sendiri suka?

Lihat saja pearcing yang di pakai si 'manis' ini

Bass merenggut saat jaejoong mengacak tatanan rambutnya membuat jaejoong segera aja mengecup bibir pria mungilnya yang kini merona

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bass merenggut saat jaejoong mengacak tatanan rambutnya membuat jaejoong segera aja mengecup bibir pria mungilnya yang kini merona. Bass bangun kemudian menarik jaejoong bangun dan berjalan keluar.

Di luar ruangan bass melihat sekertaris jaejoong yang sedang berkomat kamit seperti dukun.

Ntah telinga bass yang memang sensitive atau 'manusia' itu memang berbicara sangat kencang.

Yang jelas bass mendengar kata

'awas kau!'

'dasar pengganggu!"

'padahal sebentar lagi aku dapat menarik perhatian presdir'

Oke sudah cukup bass sudah jengah dengan semua mantra mantra dukun plastik tersebut.

Dengan langkah anggun bass menghampiri meja sekertaris jaejoong dan duduk di atas meja tersebut membuat sekertaris jaejoong kaget.

"Aww... Ahjumma banyak sekali make up mu? Apa kau berniat membuka salon?" Tanya bass saat melihat banyak make up di atas meja sekertaris milik jaejoong

"Padahal di meja Taeyeon noona hanya banyak kertas" gumam bass pelan sambil memainkan Lipstic merah milik Hyuna -sekertaris jaejoong-

"Lipsticmu luntur ahjumma sini bass benarkan" ujar Bass sambil mencengkram dagu Hyuna lalu mengoleskan lipstic merag itu ke bibir hyuna

Sedangkan jaejoong hanya menggeleng sambil menyenderkan tubuhnya di pintu masuk ke ruangannya

"Sajangnim tidak menghentikannya?" Tanya taeyeon

"Biarkan, aku juga sudah mual dengan godaannya" ujar jaejoong yang di angguki taeyeon karena setuju dengan bossnya itu

"Ah ya sajangnim, beberapa saat lalu Mr. Park datang namun saat melihat Tuan bass beliau mengatakan akan menemui anda di rumah" lapor Taeyeon lagi yang di angguki jaejoong yang mulai melangkah kan kaki menuju bass

"Sayang, apa sudah selesai mewarnainya? Changmin dan Jiyoung kasian menunggu lama" ujar Jaejoong membuat bass yang sibuk 'mewarnai' menolehkan kepalanya kepada suaminya kemudian kembali melihat hasil 'karyanya' dan bertepuk tangan sebelum pergi mengajak jaejoong menjemput buah hatinya meninggalkan hyuna yang terisak dan sekertaris jaejoong yang menertawakannya.

Ups sepertinya bukan hanya sekertaris jaejoong tapi semua pegawai kantor jaejoong yang tertawa.

Berterima kasihlah kepada Ny. Park / Mr. Kim Junsu yang kini sedak cekikikan karena mengupload foto 'cantik' Hyuna di Grup Staff kantor jaejoong.

Aww...

Malangnya nasibmu nak...

Belajarlah dari pengalaman nak

Kucing tidak semanis kelihatannya loh

TBC

He's My Mafia [COMPLITE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang