Part 7

287 28 62
                                    

Bel pulang sekolah pun tiba. Semua murid sudah di perbolehkan pulang dari sekolah.

Harley yang ingin pulang dari sekolah tiba-tiba di hadang oleh sekelompok orang yang terlihat sangat marah dengannya.

Ia juga dapat melihat Cyclops seperti memimpin kelompok itu.

"Halo Harley, aku tidak menyangka kau menjadi kekasih Nana. Kau tahu? Banyak yang tidak suka kau berpasangan dengannya."
Ujar Cyclops.

"Memangnya kenapa? Itu juga pilihannya bahwa dia menyukaiku juga."
Tegas Harley.

"Tapi lihatlah dirimu, derajatmu itu sangat jauh berbeda dari pada Nana. Lebih baik kau mundur saja."
Ejek Cyclops.

"Aku tidak akan mundur. Aku yakin dia tidak akan memperdulikan derajatku. Yang terpenting, kita tidak masalah dengan derajat itu."
Ujar Harley.

"Dasar anak keras kepala. Kau harus mendapatkan pelajaran untuk hal ini."
Ujar Cyclops.

Cyclops memerintahkan kelompoknya untuk menyerang Harley secara bersamaan.

Harley pun langsung tidak berkutik karena mereka mengeroyoknya secara bersamaan.

Harley terus di pukuli bagaikan ia adalah seorang pencuri yang tertangkap basah dan di amuk masa hingga babak belur dan tidak berdaya.

"Inilah akibatnya jika kau berani melawanku Harley. Ini adalah sebuah pemukulan terbesar yang pernah aku rencanakan."
Ujar Cyclops yang hanya menonton kelompoknya memukul Harley.

Harley terus di pukulo hingga Harley benar-benar babak belur dan tidak berdaya sama sekali.

Beruntung, Nana melihat kejadian itu dan langsung melaporkan ini kepada semua guru.

Sontak saja tempat pemukulan Harley segera di kepung oleh para guru dari berbagai sisi dan para guru segera menangkap mereka semua.

"Awas ada para guru."
Teriak Cyclops.

Walau jumlah kelompok mereka lebih banyak, tapi mereka tidak berani melawan para guru dan semuanya dapat tertangkap. Kecuali Cyclops yang berhasil kabur dari sekolah.

"Kalian ini ya, bukannya pulang malah memukul murid dengan berkelompok begini. Kalian akan terkena skors 7 hari dan kami akan menghukum kalian sesuai peraturan nanti."
Tegas para guru

Siapa dalang di balik semua ini?"
Tanya para guru.

"Cyclops bu, dia memerintahkan kami untuk memukulinya."
Jawab salah seorang murid.

"Dasar anak nakal. Dia tidak boleh di biarkan. Kita harus mengeluarkannya dari sekolah ini."
Tegas sang kepala sekolah.

Para guru pun segera meringkus kelompok itu kedalam ruang guru. Sedangkan Harley segera di bawa oleh beberapa guru yang tersisa ke Unit Kesehatan Sekolah untuk mengobati semua luka karena di pukul oleh kelompok itu.

"Kamu yang sabar Harley, kami sangat minta maaf karena kelengahan kami telah membuat semua ini terjadi kepada dirimu. Kami akan segera menghukum mereka dan mengeluarkan Cyclops tanpa surat peringatan dan mengecapnya sebagai murid yang tidak akan mendapatkan sekolah dimanapun juga."
Ujar guru.

"Terima kasih bu. Aku lega karena di selamatkan oleh ibu dan bapak guru sekalian."
Ujar Harley.

"Ini juga berkat Nana yang melaporkannya segera kepada kami hingga kami segera menangkap mereka secara bersamaan."
Ujar guru.

"Baiklah, ibu pergi dulu. Ibu harus memberi mereka hukuman."
Sambung guru.

"Iya bu, sekali terima kasih ya bu."
Ujar Harley.

Unspecifed DestinyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang