Untuk apa terbang sampai ke awan-awan hanya jika berpijak saja masih tak terartikan.
Tanganmu terentang. Kau buat aku salah mengartikan.
Kejam. Kau memang begitu tanpa kau tahu.
Bahkan matamu yang segaris itu seolah tak menahu, tapi... cukup!
E.M
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ceritera
Short StoryBuku tua itu mempersatukan ketujuh anak muda yang menuangkan gelora rasa dalam tulisan. Mereka mengguratkan rahasia dalam kata-kata, menjadikan ruang, buku, dan pena saksi dalam keheningan. Bahkan mungkin merentangkan rahasia terkelam. Serta setiap...
