Dikerasnya hentakan hujan.
Di sana, aku bersua.
Itu lebih baik, sungguh.
Biarpun kata-kataku dibungkus kebohongan,
tapi, biarkan kusimpan satu yang menjadi sejatinya.
Jangan ajak aku lagi dalam deburan itu,
rasa senang namun takut menghantuiku.
Tolong, lepaskan.
Y.A
P.S: Gue udah dengar siaran itu. Gue paranoid, entah kenapa. Ayo kita susul dia, gue rasa tulisan di lembaran terakhir itu benar-benar petunjuk.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ceritera
KurzgeschichtenBuku tua itu mempersatukan ketujuh anak muda yang menuangkan gelora rasa dalam tulisan. Mereka mengguratkan rahasia dalam kata-kata, menjadikan ruang, buku, dan pena saksi dalam keheningan. Bahkan mungkin merentangkan rahasia terkelam. Serta setiap...
