J.W

7 2 0
                                        

Sudah sejauh ini. Hanya sisa-sisa kekuatan—ah bukan, sudah habis daya.

Berapa banyak harapan yang melambung tinggi? Berapa banyak hasrat mimpi?

Pedih diingat, sukar dilupakan.

Balok itu menghimpit relung, merintih ketika maaf hendak kutabur.

Semakin pahit itu berkembang, semakin kuat dia menjebak.

Jadi, detik ini,

Aku memaafkanmu.

J.W

W

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
CeriteraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang