Bab.16

3.1K 480 84
                                        

Fika tiba di kantor dengan wajah letih dan lesu akibat kurang tidur. Ia pulang larut malam karena Cello mengatakan kalau Chica menginginkannya berada di sana sampai acara selesai. Alhasil Fika di sana seperti anak hilang. Sibuk sendiri. Ia hanya bersama Cello. Itu juga terkadang, Cello sibuk dengan beberapa tamu penting yang datang.

Fika masuk ke ruangannya. Di sana tentunya sudah ramai karena karyawan baru sudah masuk.

"Hai, Fika. Lesu banget," sapa Zacky.

"Iya. Aku kurang tidur, Ze." Fika menghempaskan badannya ke kursi.

"Hari ini perkenalan anak-anak baru. Udah pada kenalan belum, ini Fika. Salah satu drafter di senior di sini, ya," kata Zacky memperkenalkan Fika. Para karyawan baru itu pun bergantian menyalami Fika.

"Nina sama Dewi udah datang, Zea?" tanya Fika.

Zacky mengangguk."Udah. Lagi bantuin anak-anak baru itu kayaknya. Hari ini Lo ngerjain project apa?"

"Aku belum cek komputer, Ze. Lo apaan emang?"

"Aku masih lanjutin yang kemaren aja, sih, kalau lo enggak ada kerjaan, Lo bantuin anak-anak baru aja, kasih tau apa kerjaan mereka di sini," jelas Zacky.

Fika mengangguk."Oke. Aku tanya ke Pak Doni dulu deh. Kali aja Pak Doni lupa kasih liat kerjaan aku."

Baru saja Fika hendak membuka pintu, Doni sudah muncul di sana."Hei, Fika. Untung udah datang. Kamu ada kerjaan?"

"Lah ini saya mau nanya, Pak. Di komputer enggak ada keterangan kerjaan buat saya."

Donie mengangguk."Iya. Dialihkan ke anak baru dulu. Biar mereka terbiasa sama kerjaan. Masing-masing udah saya buat tugasnya. Tinggal lihat di komputer masing-masing. Tugas kamu Fika, bantu mereka kalau kesulitan. Kamu Zacky juga bantu kalau kerjaan kamu sudah selesai!"

"Baik, Pak," jawab Zacky.

Fika duduk santai sambil memperhatikan anak-anak baru tersebut. Sepertinya mereka semua sudah ahli sehingga tidak ada yang bertanya. Tiba-tiba komputer Fika berbunyi, dengan penasaran ia memeriksa komputernya. Ia cukup terkejut melihat ada perubahan di sana. Muncul satu pekerjaan yang ditugaskan untuknya. Baru saja.

"Ze," panggil Fika.

"Hmmm," jawab Zacky tanpa menoleh.

"Server utama siapa, ya? Pak Doni?"

"Iya. Kenapa?"

"Ada kerjaan, nih. Katanya enggak ada tadi," kata Fika.

"Ya mungkin baru aja masuk dari klien."

Fika langsung mengerjakan gmabar sesuai dengan perintah. Setelah selesai, ia memprint-out dan membawanya ke ruangan Doni untuk didiskusikan.

"Ada apa, Fika?" tanya Doni.

"Mau diskusi soal kerjaan yang baru aja Bapak kasih ke saya," kata Fika sambil menyodorkan gambar.

Kening Doni berkerut."Saya enggak kasih tugas ke kamu."

"Loh, terus ini?"

"Kayaknya Pak Cello deh," kata Doni.

"Loh katanya enggak masuk hari ini. Pak Cello ada?" Fika terkejut.

Doni mengangguk."Ada. Pas baru datang tadi, memang, sih dia pegang server. Mungkin ya itu dia kasih tugas buat kamu. Kalau dia yang kasih langsung kayaknya itu...kamu diskusikan aja sama beliau."

"Oke, deh. Saya permisi dulu." Fika keluar dari ruangan Doni. Ia berpapasan dengan Nina.

"Hai, Nin," sapa Fika.

Crazy BossTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang