"CHANYEOLLLLLL! PARK CHANYEOL!!!!!" Teriak Baekhyun yang sedang berlarian di koridor untuk menghampiri Chanyeol yang sedang berada di kelas.
"Apa?" Sahut Chanyeol.
"Cepat pakai jas osis mu dan bawa kartu identitas mu. Ketos killer itu sedang mengadakan rapat dadakan. Kalau telat, kau tahu bukan hukumannya apa..."
"Sial! Cenguguk itu benar-benar cari masalah ya?!"
"Ayolah! Bbali! Aku tidak mau dihukum nya karna telat."
.
.
.
.
Di ruang osis
Semua anggota osis telah berkumpul dan sudah duduk di tempat duduk grupnya masing-masing.
Seulgi dan Krystal sudah duduk di grupnya. Ketua osis juga sudah duduk di depan.
"Nah...karna kita sudah di sini semua. Bagaimana kalau mengabsen dulu. Ayo dimulai dari grup Twice." Suruh ketua osis itu.
"Oke, hanna dul set! "Ucap sang leader.
Lalu di sambut dengan anggota grupnya,
"ONE IN MILLION, ANNYEONGHASEYO Twice ibnida."
"Oke bagus. Apa kalian semua lengkap?"
"Anu, karna kurang sehat Momo tidak masuk sekolah hari ini."
"Ohhu yasudah. Berarti absen dia susah bolong 2 kali ya. Nanti kalo dia absen lagi, bilangin ke dia untuk menyerahkan jas osisnya dan kartu identitasnya. Mengerti?"
"Ya."
"Yasudah, selanjutnya!"
Seterusnya seperti itu hingga sampailah di grup EXO.
"Hanna dul set!"
"WE ARE ONE! ANNYEONGHASEYO EXO ibnida. "
"Oy Suho!" Panggil ketos.
"Ya?"
"Kenapa anggota mu sedikit sekali? Kemana yang lain?"
"Maaf ketua, tapi saya juga kurang tahu."
"Siapa saja yang belum datang?"
"Chanyeol, Baekhyun, Lay, Kai, dan Kyungsoo."
"Wahhhh dasar mereka itu sungguh keterlaluan! Nanti kalau kau ketemu dengannya. Suruh mereka untuk datang ke ruangan ku."
"Baik ketua."
"Oke kalau begitu saya akan membuka rapat."
"Annyeonghaseyo yeorobun, jo neun Taeyeon 2PM ibnida. Jadi saya mengumpulkan kalian semua kesini, karna saya ingin mengadakan training kepada anggota osis yang baru saja bergabung dengan kita."
"Dengan begitu, yang akan bertugas mentraining para wanita adalah grup Redvelvet, FX, Twice, dan Blackpink. Lalu kalau lelaki, grup Bantang, EXO, IKON, dan GOT7."
"Nah karna ada utusan dari kepala sekolah langsung, ada grup yang baru ataupun sudah terbentuk sebelum di training dengan kalian. Yaitu, NCT 2018, yang berpecah unit menjadi, NCT DREAM, NCT 127, dan NCT U. Jadi mulai sekarang mereka sudah resmi menjadi osis dan sudah membuat grupnya sendiri. Jika ada yang keberatan silahkan bilang."
"Anu ketua."
"Ya Jackson."
Sambil berdiri,
"Bukannya tidak adil walaupun itu dari kepala sekolah dengan tidak mentraining mereka?!"
"Yahhh saya juga berfikir seperti itu. Maka dengan begitu-"
Brakk!
Pintu ruang osis pun terbuka di tengah-tengah rapat, dengan munculnya sosok Chanyeol dan Baekhyun.
Semua tatapan langsung mengarah ke mereka berdua.
"Maafkan kami yang terlamabat." Ucap Baekhyun sambil membungkuk.
"Ya mwohae? Cepat membungkuk!" Suruh Baekhyun dengan berbisik.
Karna terpaksa Chanyeol pun membungkuk.
"Ck ck ck! Bagus sekali kalian ngaret ya?! Ya ya ya....memang kalian itu paling beda ya! Bersihin seluruh ruangan ini, lalu jika sudah selesai kalian bisa pulang dan besoknya buat surat permohonan maaf lalu kunpulkan di ruangan saya. Ngerti?!"
"Baik ketua." Balas Baekhyun.
"Sudahlah tegakkan kepalamu dan duduk sana bersama grup mu. Jangan lupa untuk menjalankan hukuman nya ya!"
"Ya ketua."
Baekhyun menegakkan kepalanya dengan menarik tangan Chanyeol untuk mengikuti nya.
"Et et et! Baekhyun kau boleh balik, tapi tidak dengan Park Chanyeol." Ucap Taeyeon.
"Aish hyung! " Protes Chanyeol.
"Mwo?!"
"Kau sebenarnya ada masalah apa sih dengan ku sampai sebenci ini dengan ku?!"
"Hahahaha benci? Aku tidak membenci mu, dan aku tidak punya masalah dengan mu. Tapi kau tahu? Aku sangat kesal ketika kau melanggar peraturan dan masuk ke ruang BK."
"Lah itu kan bukan urusan mu kalau aku masuk BK?"
"YA BRENGSEK! Asal kau tahu ya, setiap kau masuk ruang BK atau setiap para anggota osis yang masuk ruang BK. Pasti selalu ketua osis yang kena batunya juga. Kami juga yang mendapat hukuman dan ocehan para guru sial itu yang sangat sakit untuk didengar tahu! Jadi tolong, berhentilah berbuat ulah. Taatilah semua peraturan yang ada dan baik-baiklah kau belajar, brengsek!"
"Kenapa tidak memberitahu ku?"
"Aku hanya memlilih diam waktu dulu, karna memang salah ku tidak bisa menjaga mu. Tapi sekarang aku sudah sadar, untuk apa aku menerima semua hukuman itu jika aku tidak melakukannya. Bahkan aku tidak tahu apa masalah mu. Makannya aku baru memberitahu mu sekarang."
"Mian."
"Aku tidak butuh permintaan maaf sial mu itu Chan! Aku hanya butuh untuk kau tidak berbuat ulah lagi. Tolonglah! Apa kau tidak kasihan dengan aku yang sebagai ketua osis dan siswa dulu-dulu yang juga menjabat sebagai ketua osis?! Hah?!"
"Ne..."
"Nah karna aku juga sudah memberitahukan semuanya. Jadi tolong bagi semuanya, bukan hanya Chanyeol untuk tidak berbuat ulah dan baik-baiklah di sekolah. Mengerti?!"
"Ne~" Ucap mereka semua serempak.
"Baiklah rapat selesai. Kalian semua boleh kembali ke kelas. Untuk berita terbaru tentang NCT aku akan memberi tahunya ke leader masing-masing grup. Oke?"
"Sip ketua."
"Yausdah sana bubar. Baekhyun Chanyeol lakukan apa yang tadi ku suruh!"
Semua pada berdiri dan berhamburan keluar untuk menuju ke kelas.
Tapi tidak dengan wanita yang bernama Im Nayeon itu. Ia lebih memilih untuk tetap tinggal disitu dan menghampiri Chanyeol.
"Chanyeol kan?" Tegur Nayeon.
"Ya benar. Ada apa?"
"Apa kau butuh bantuan?"
"Tidak perlu. Kau balik saja sana ke kelas.
"Kenapa?"
"Karna aku tidak mau kau melihat ku basah karna keringatan."
"Lah kan tidak apa."
"Bagimu tak apa-apa. Tapi bagi ku apa-apa. Karna jika kau melihat ku seperti itu, image keren ku akan hilang. Jadi baliklah sana ke kelas dan terimakasih juga karna sudah menawarkan bantuan." Tambah Chanyeol dengan mengedipkan sebelah matanya di akhir kata.
"Ahhhh sayang sekali, padahal aku ingin melihat mu keringatan seperti itu karna bagiku kau terlihat seksi jika basah. Yasudahlah karna kau tidak mau, aku tidak akan maksa. Selamat bekerja, kau juga Baekhyun selamat bekerja! " Kata Nayeon dengan ramah.
"Eum!" Balas Baekhyun.
Tak lama Nayeon pun pergi dari ruang osis meninggalkan mereka berdua di sana.
Baekhyun dan Chanyeol pun juga karna tidak ada yang mau diomongin lagi, mereka langsung dengan sigap memulai untuk membersihkan ruang osis.
_______
