fourteen

1.1K 192 46
                                        

~Uuhh uuuhh~
~uuuhhh uuuhh ye~

Irene membuka matanya kaget, dering ponselnya membangunkan tidurnya.

~You say you love I say you crazy, we are nothing more than friends~

Mengernyit sebentar, karena kepalanya terasa pusing. Juga karena ruangan itu terlihat asing. Irene lalu menyambar ponsel disampingnya.

"Halo" suara Irene terdengar serak. Khas orang bangun tidur.

"Heluu Irene ini gue Seulgi"

"Oh elu Seul, kirain siapa pagi pagi begini. Ada apa?" Irene mengedarkan pandangannya ke sekitar, nyari jam dinding.

"Lo mau balik kesini kapan? Udah selese acara nikahannya kan? Gimana? Lo gak papa?"

"Haduu tanya satu satu deh. Mmm, ngga tau nih Seul. Kayaknya gue masih agak lama stay disini"

"Yaudah si nggapapa Rene, cuma, emang lo ngga kangen sama katniss?"

Ah iya katniss! Udah lama banget Irene ngga ketemu katniss rasanya.

"Katniss baik baik aja kan?"

"Baik kok, rajin diajak jalan jalan sama Hoony"

Hoony, tiba tiba Irene inget sesuatu.

"Eh Seul, Hoony a.k.a Seunghoon ya? Itu temennya Mino bukan? Song Mino?"

"Loh kok lo tau Mino sih Rene" suara Seulgi terdengar excited disana.

"Euuumm..." Irene masih ragu mau jawab apa. Ngga mungkin banget mau cerita kalo cowo bernama Song Mino mau dijodohin sama dia.

"Ekhmm, bau bau udah move on nih"

Irene mau menjelaskan panjang lebar tapi niatnya diurungkan pas dia liat Mino udah berdiri di ambang pintu kamar.

"Nanti gue telfon lagi ya Seul, bye" klik.

"Udah bangun Rene?" Sapa Mino sambil senyum, yang cuma di bales anggukan oleh Irene. "Telfon dari siapa?"

"Tetangga" jawab Irene singkat. "Kenapa gue bisa disini?"

"Lo ngga inget? Semalem pulang dari acara nikahan lo ketiduran di mobil. Jadi gue gendong lo kesini abisnya rumah lo dikunci" jawab Mino enteng.

Lalu Irene mencoba mengingat kejadian semalem. Setelah liat Mino yang lagi mesra mesraan sama Jennie, dia pergi ke luar hall niat nyari udara seger. Eh malah abis itu dia kerasa agak pusing trus pamitan pulang.

"Lo gendong gue?" Irene syok seketika.

"Eum yaa iyaa" jawab Mino santai.

"Tapi lo ngga ngapa ngapain gue kan No?" Irene panik lalu meneliti bajunya takut ada yang kurang.

"Yeu lo kira gue mau ngapain? Gue juga tidur dikamar sebelah kok"

"Oohh" Irene menghela napas lega. Syukurlah.

"By the way, gue mau pergi" kata Mino.

Paham seolah kaya lagi diusir, Irene buru buru sewot. "Iya iya ini gue juga mau pergi"

"Oke sampai jumpa ntar malem"

"Ntar malem?" Irene terlihat bingung.

"Iya ntar malem" Mino menatap Irene lekat. "Lo lupa semalem ngajak gue dinner?"

"Ah! O..Oke, I'll cook" jawab Irene.

"Bye" kata Mino singkat sambil membukakan pintu buat Irene. Jelas banget ngusirnya.

better than cashmere - endTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang