Pukul lima sore datang begitu cepat tanpa aku sadari. Perasaan tak tenang yang terus melekat sejak aku membaca pesan Troy tadi siang, semakin bertambah dengan degupan jantungku yang menggila. Belum lagi getaran dijari-jariku dan juga keringat di telapak tangannya.
Oh astaga, aku sangat gugup. Belum pernah aku merasa gugup sampai ingin kejang-kejang ditempat seperti ini sebelumnya. Detakan dijantungku saat ini lebih cepat berganti dibandingkan saat bos dikantor memanggilku.
Tenang, tenang, Hana.
Aku hanya perlu mengambil dompet dan setelah itu, aku bisa pulang dengan santai. Tidak ada lagi Troy Trenton yang mengganggu hari-hari berhargaku di Manhattan. Tidak ada.
Hah, memangnya kenapa kalau aku bertemu Troy? Kami tidak ada hubungan apapun selain kejadian ganjil yang menerpa diantara kami. Belum lagi getaran seksual yang kuat dan panas, menarik kami satu sama lain hingga—tidak! Bukan itu yang harus kupikirkan sekarang. Itu omong kosong dan konyol. Tidak mungkin aku merasakan dorongan seksual padanya.
Sebaiknya aku perlu ke toilet sebelum menemui pria sexy bermata biru itu. Aku perlu mental sekuat baja agar bisa bicara padanya dengan dagu terangkat.
"Hana, ayo pulang." Rendra berdiri di belakangku, tepat saat aku berdiri dari kursi.
"Eh." Aku menggaruk telingaku, "kamu tunggu aku di lobby ya. Aku masih ada urusan sebentar."
"Urusan apa?" Rendra menaikkan sebelah alisnya penasaran. Tentu saja dia penasaran, kami selalu pergi dan pulang berdua, jadi tidak heran jika dia curiga padaku.
"Urusan sama Gemma, bentar aja kok. Paling lama dua puluh menit." Aku mengembuskan napas lega saat Gemma tidak ada di sini. Ia tadi pergi ke toilet sebentar untuk membetulkan make up karena ingin makan malam bersama pacarnya.
"Dua puluh menit ya." Rendra mengancamku dengan matanya yang melotot.
"Dua puluh menit tidak lebih sedetik pun bos!" Aku hormat padanya seperti sedang hormat ke bendera. Ia pun tertawa dan mengacak rambutku. Setelah itu, ia pergi menuju lift dan menunggu di sana.
Aku mengembuskan napas lega sekali lagi. Akhirnya masalah Rendra bisa kuatasi untuk sementara. Namun sama seperti sebelumnya, aku merasa bersalah padanya karena tidak memberitahu soal dompetku di Troy. Aku takut kami akan mendapat masalah kalau aku bertingkah semaunya.
Walaupun ancaman dalam pesan itu masih tidak jelas kepastiannya, tapi aku bisa menangkap kesan sungguh-sungguh di setiap kata yang Troy tuliskan, dan itu cukup membuatku takut.
"Oh Hana, kau belum pulang?" Gemma sudah kembali dari toilet dan masuk ke biliknya. Ia mengambil tas tangan mungil berwarna orange—sangat serasi dengan warna rambutnya—kemudian siap-siap pergi.
"Ini aku juga mau pulang." Aku tersenyum, berjalan bersisian dengannya sampai tiba di depan lift.
Tapi sialnya, lift yang sedang kami tunggu kebetulan dalam posisi menurun, sehingga aku tak mungkin bersikap egois untuk naik ke lantai 77 sendirian.
Baiklah, aku memutuskan untuk membiarkan semuanya turun ke lobby terlebih dahulu, kemudian baru menekan tombol lantai paling atas itu nanti.
Aku dan Gemma berjalan ke dalam lift yang ternyata sudah penuh banyak orang. Ini pemandangan biasa jika sedang jam pulang kerja ataupun dipagi hari. Saat melihat panel tombol, sudah kuduga semuanya akan turun di lobby.
"Seharusnya di lantai kita juga disediakan lebih banyak lift, ya kan Han?" Gemma merengut, berhimpit-himpitan dengan pegawai dari perusahaan lain. Pintu lift pun tertutup di belakangku dan mulai bergerak.
"What the hell?!"
"What happened with this fucking elevator?!"
Aku terperanjat saat orang-orang mulai berteriak dan menyumpah serapah ketika lift, bukannya turun sesuai sistem, melainkan bergerak ke atas secara stabil. Bahkan lift itu tidak terbuka meskipun orang-orang sudah menekan tombol emergency dengan panik.
KAMU SEDANG MEMBACA
Trapped by You [END]
Storie d'amoreSeries #2 Dark Romance by ATIKA 18+ Adult Story. PEMBACA DI BAWAH 17 TAHUN DILARANG MENDEKAT!!! Harap bijak memilih bacaan^^ ALERT 🔕 : Cerita ini memiliki tema CEO mainstream yang bakal bikin kalian baper. Yang gak suka cerita halu dgn khayalan ti...
![Trapped by You [END]](https://img.wattpad.com/cover/158169760-64-k67214.jpg)