Bisa dibilang ini adalah pertandingan yang paling mengecewakan. Beberapa Kali saya merasa sangat kurang beruntung di poin-poin krusial. Saat tertinggal, saya tidak mau menyerah sama keadaan, sudah saya lakukan itu, untuk menyemangati diri sendiri dan saya bisa menyusul, tapi terakhirnya itu. Saya seperti tidak percaya bisa begini.
Bahu Dara melemas. Jadi, mungkin ini alasan kenapa dia mau fokus banget sampai gak ngabarin sama sekali. Mamanya aja enggak.
Yang pasti, niat pertama yang bakal Dara lakuin adalah, nanya kabarnya Jojo lewat Tari. Cuma itu jalan satu-satunya sekarang.
Jojo pasti down parah, sedih, buktinya sampai ada foto dia yang masih terduduk di lapangan walau match udah selesai. Dara sedih banget liatnya. Ditambah ngeliat hate comments bertebaran.
Emosi Dara udah diujung kepala. Mereka gak tau seberapa kerasnya Jojo usaha buat bertanding dengan bawa nama negara? Tekanannya kayak apa? Susah. Susah banget. Dara tau semuanya. Tapi enggak dengan mereka. Mereka tau apa, sih?
"Dar?" Sahut Tari di seberang sana
"Oh halo, kak, gimana--"
"Jojo? baru aja kita balik nih, Dar. Lagi di lift hotel, nanti aja ya," jawab Tari seakan ngerti apa yang baru aja Dara pengen tanyain dengan nada yang lembut
"I-iya, langsung lanjut ke french open, ya?" tanya Dara
"Enggak kok, Dar. Besok pagi pulang dulu,"
Dara menghela nafasnya lega, seenggaknya ada sedikit waktu.
"Okay, Flight jam berapa?" tanya Dara
"Pokoknya gue kabarin kalau Kita udah landing aja, ya?"
"Okay..."
"Dar,"
"Gapapa kok, tapi kalau lo khawatir gini, malah tambah banyak yang Jojo pikirin. It's okay, he's actually fine. Dia cuma butuh di kasih ruang sendiri. Sebentar aja, habis itu udah. Jojo gak sebegitunya waktu dikasih kekalahan" ucap Tari menenangkan. Yang cukup menjawab semua pertanyaan Dara saat ini
"Iya, kak. Kabarin aja besok ya,"
"Pasti, Dar. Jangan terlalu dipikirin ya, dia gapapa. Gue beneran. Semua itu gak boleh ngerubah hari-hari lo, ya? apalagi bikin lo gagal fokus gitu-- gak boleh.inget. gue tutup, ya?"
"Iya, kak, iya. Thanks for reminding me. Take care of him, ya. Hehe. Lo tau sendiri malem-malem gini liat berita kayak gitu...ya pokoknya sedih aja sih?"
"Iya, I feel you, Dar. Jangan lupa apa kata gue, pokoknya, okay?"
"Ok, makasih banyak kak,"
Setelah dialog singkat sama Tari, Dara kembali menghela nafasnya berat, sebegitunya Jojo kecewa? pasti masih susah buat nerimanya. Dan Karena Dara dengan otomatis sudah masuk ke dunianya, jadi, semua yang dirasain Jojo ikut berimbas bagi Dara. Ikut sedih, ikut ngerasain kekalahannya, semuanya bisa Dara rasain. Bahkan sejauh itu.
Tapi, setelahnya Dara tersenyum kecil, terlintas ide buat nge-stalk Instagram Jojo. Iseng aja, sih. Mau ngeliat comment comment centil para fans JoGan garis keras. Hiburan tersendiri sih.
Dara emang sekarang ngakuin. Kalau Jojo emang auranya lebih keliatan. Bisa-bisa dia lupa sama aktor drama Korea favoritnya. Dia lebih suka atlet sekarang, hehe.
Sampai dia lupa, banyak yang harus dibenahin dari kerjaannya sendiri, yang juga sebenarnya Dara butuh istirahat setelah banyak yang udah dia lewatin akhir-akhir ini.
YOU ARE READING
Premonition | Jonatan Christie
Fiksi RemajaIt was love at first sight, At last sight, at ever and ever sight.
