7: How we start everything

1.6K 139 6
                                        

A week after Closing Ceremony

Dara balik lagi jadi orang kantoran di bagian kreatif. Otak kanannya bener bener bekerja sesuai tempatnya. Bikin konsep, proposal, ngajuin event-event kantor ke atasan, pokonya itu Dara banget.

Dara lagi duduk di mejanya sambil nyeduh kopi. Mumpung dia dateng kepagian, sementara dia belum sesibuk biasanya, nyempetin buat nyantai dulu. Anyway, jangan ngebayangin kalau Dara pakai span dan heels. Big no. Tim kreatif, apalagi Dara, gak pernah milih itu.

Dara sehari Hari cuma pakai kaos polos yang dimasukin ke celana bahan, dan outernya dia pakai jas. Pakaian itu identitas, Kan?

"DARA! DAR!" Teriak Sesa sambil berlari kecil kearah Dara dengan raut wajah yang heboh

Well, Sesa emang satu kantor sama Dara dari awal. Cuma, beda divisi. Cuma kalau dalam hal nge share berita terkini di kantor, Sesa gak pernah ketinggalan nge share ke Dara.

"Apa apa?" tanya Dara sambil menyuruh Sesa duduk

"Hhhh, guess what?!" Ucap Sesa

Dara memutar bola matanya malas, "tentang apa dulu sih, Ses?"

"Bintang iklan yang projectnya baru baru ini Kita kerjain!"

"Minuman isotonik? Hmmmm, oh!" Dara berfikir sebentar lalu menatap Sesa yang seperti menunjukkan bahwa mereka satu fikiran

"AQSA??!" ucap mereka bersamaan

Dara senang kepayang kalau misalnya beneran Aqsa. Probably, She already forget about him?

"Tapi, itu baru kandidat...dari info yang gue dapet" kata Sesa. Dara menghela nafas,

"Semoga aja sih, ya" kata Dara,

"Kandidat yang lain, siapa?" tanya Dara lagi,

"Nah, itu. Kayaknya sih Jojo, Dar"

Dara diam. Nope.Jonatan Christie? How can? How? How?

Setelahnya Dara ketawa, "hey hey, Sesa. Jonatan Christie is too busy with his turnament, right?"

Sekarang gantian Sesa yang memutar bola matanya malas, "oh hello, Janendra Jane. Aqsa juga possible buat sesibuk itu. Apalagi bolak-balik luar negri"

"Oh--iya ya" kata Dara.

Sesa mengangguk, dengan Dara yang masih sibuk dengan pikirannya.

"Emang kenapasih, Dar? Tell me. Kenapa kayaknya lo kaget banget kalau tentang Jojo?" Tanya Sesa

Dara mengedikkan bahunya, "gak tau. Mungkin soal issue waktu itu, terus punya beberapa momen yang gak enak lah! Malu pokoknya gue,"

Sesa ketawa kecil. "Kalau beneran, gimana? Lucu kan? Pertemuan gak sengaja ala novel?" Godanya

Dara mencibir kesal.

"Dara! Ke ruang meeting! Yang di confirm ternyata Jojo. Siapin ruangan ya!" Teriak atasannya.

Dara masih kaget gak percaya.

"Seka--rang? Sekarang banget?"

Well, ceritanya emang se-simple itu.

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Premonition | Jonatan ChristieStories to obsess over. Discover now