15

11.4K 907 48
                                        

Lisa menatap ragu bangunan di depannya. Menghela nafasnya lalu meyakinkan dirinya tapi tetap saja ia ragu haruskah? . Bukan hal yang berat memang tapi entahlah hatinya merasa gelisah ketika sudah menginjakan kaki di basmen Rumah Sakit Ternama di Seoul ini. Ia kembali mengecek ponselnya lalu membuka aplikasi chatnya.

"huhhh dia belum membalasnya " batin Lisa lirih

Raut wajahnya menjadi sangat muram ketika melihat pesan yang tak dibalas oleh Taehyung. ia selalu berfikir apa aku melakukan kesalahan? Lisa menghela nafasnya gusar.

Dilangkahkan kakinya memasuki rumah sakit tersebut, matanya terus melihat kesana kemari mencari ruangan yang ditujunya. Ah itu dia

Ceklek

Tangan Lisa membuka pintu tersebut, kemudian masuk dengan langkah tenangnya. Tersenyum lebar ketika melihat orang yang selama ini menghindarinya. Oh astaga mengapa rasanya bahagia sekali meski hanya melihat wajah yang kini telah sibuk dengan kertas kertas yang entah berisikan apa.

"Oppaa" panggil Lisa

Taehyung tersentak ketika mendengar suara yang sangat ia rindukan, ia mendongkak menatap Lisa dan tersenyum.

"kenapa kau kemari?" tanyanya seraya membereskan kertas kertas itu dimejanya.

"aku selalu kemari tapi kau selalu menghindar"

"siapa?"

"kau oppa" jawab Lisa

"aku? apa yang aku lakukan?" ucap Taehyung datar

"kau menghindariku seminggu ini, kenapa?"tanya Lisa seraya berdiri dihadapan Taehyung yang masih duduk di kursinya

"Tidak, mungkin hanya perasaanmu saja"

"Opp___"

"Aku ada operasi sekarang, aku pergi" ucap Taehyung yang langsung meninggalkan Lisa tanpa melihatnya.

"Oppa tunggu" Lisa mencekal tangan Taehyung

"Oppa jangan mengabaikanku, hatiku sakit oppa " lirih Lisa kemudian menunduk dengan air mata yang kini telah mengalir dalam diam

"lepaskan Lis, kau akan terbiasa tanpaku. Aku sibuk, aku pergi" ucap Taehyung melepaskan tangan Lisa. Siapa yang tak sakit hati ketika lamarannya ditolak?huhh bukan Taehyung tak ingin menerimanya tapi ia juga butuh waktu untuk mengontrol hatinya,menata kepingan hatinya yang telah runtuh. Taehyung tau ia egois karena mengabaikan Lisa belakangan ini, tapi ia juga tak bisa menyangkal kalau ia juga terluka.

"Oppa jangan seperti ini hiks" suara lirih Lisa dengan tangisan membuat langkah Taehyung terhenti. Oh Astaga jangan menangis Lisa batin Taehyung menjerit ketika tangis Lisa terdengar di telinganya. Rasanya pertahanan yang selama ia bangun untuk menghindarinya runtuh seketika ketika mendengar Lisa yang menangis. Kau tahu? bahkan rasa sayang dihatinya itu mengalahkan kekecewaan yang ada dihatinya itu kepada Lisa ,Taehyung menghela nafas dalam namun tetap terdiam, ia memikirkan apa yang harus ia lakukan? mengikuti hatinya yang menyuruh untuk memeluk Lisa atau mengikuti egonya untuk meninggalkan Lisa. Namun ternyata pilihan pertamanya yang dipilih Taehyung, ia melangkah mendekati Lisa lalu mendekapnya.

Lisa menangis ketika Taehyung memeluknya, tangannya terangkat untuk membalas pelukan pria yang sangat dirindukannya.

"Hiks oppa, aku tak bisa tanpamu hiks" lirih Lisa

"jangan menangis, aku tak suka melihat kau yang menangis seperti ini Lis" ucap Taehyung seraya mengelus punggung Lisa

"hiks oppa kenapa kau menghindariku hiks aku tak bisa "

Destiny -LalisaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang